Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KA Bias tujuan tengah melintas di Stasiun Barat Magetan, Foto : Istiemewa

Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang yang naik dan turun di stasiun ini terus menunjukkan tren peningkatan.

Tak hanya melayani perjalanan kereta jarak jauh, Stasiun Magetan juga menjadi titik vital untuk layanan kereta lokal, terutama KA Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS). Kereta ini telah menjadi solusi mobilitas harian yang praktis dan terjangkau bagi warga Magetan menuju wilayah sekitar, termasuk akses ke Bandara Solo.

Dari data yang dihimpun PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, tingkat okupansi penumpang di Stasiun Magetan terus mengalami peningkatan signifikan. Sejak KA BIAS resmi berhenti di stasiun ini pada akhir 2024, tercatat terjadi lonjakan penumpang yang cukup menggembirakan.

“Sejak KA BIAS beroperasi dari dan ke Stasiun Madiun, jumlah penumpang di Stasiun Magetan cukup tinggi. Untuk periode November hingga Desember 2024, tercatat sebanyak 3.224 penumpang naik dan 3.088 penumpang turun,” ungkap Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rabu (25/06/2025).

Lebih lanjut, tren positif tersebut terus berlanjut sepanjang awal tahun 2025. Pada periode Januari hingga Mei 2025, sebanyak 6.481 penumpang naik dari Stasiun Magetan dan 8.938 penumpang turun.

“Ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, khususnya KA BIAS yang kini menjadi tulang punggung perjalanan harian warga Magetan,” tambah Zainul.

Dengan bertambahnya jumlah perjalanan kereta yang berhenti di Stasiun Magetan, PT KAI optimistis peran stasiun ini akan semakin besar, tidak hanya dalam aspek transportasi, tetapi juga dalam mendorong sektor lain seperti pariwisata dan ekonomi lokal.

“Kami berharap, bertambahnya layanan kereta di Stasiun Magetan akan semakin membuka aksesibilitas warga terhadap transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Ini juga menjadi bagian dari komitmen KAI untuk mendukung pembangunan daerah melalui layanan massal yang andal,” tegas Zainul.

Ke depan, Stasiun Magetan diharapkan tak hanya menjadi tempat singgah, tapi juga motor penggerak konektivitas kawasan Barat, Magetan menghubungkan masyarakat dengan pusat ekonomi, pendidikan, dan pariwisata yang lebih luas.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tender Penataan Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPRD Soroti Risiko Kualitas Proyek

    Tender Penataan Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPRD Soroti Risiko Kualitas Proyek

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penawaran proyek penataan lanskap Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun yang turun sekitar 20 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mendapat perhatian DPRD. CV BJ selaku pemenang lelang mengajukan penawaran Rp 638,12 juta, jauh di bawah HPS yang ditetapkan sebesar Rp 797,65 juta. Selisih nilai penawaran tersebut mencapai sekitar Rp […]

    Bagikan
  • Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang […]

    Bagikan
  • Komisi B DPRD Magetan Sidak Lokasi Pasar Hewan Pahingan, Warga Terancam Tergusur

    Komisi B DPRD Magetan Sidak Lokasi Pasar Hewan Pahingan, Warga Terancam Tergusur

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Pasar Hewan Pahingan Maospati, Selasa (27/05/2025), menyusul aduan warga terkait rencana relokasi pasar ke lahan baru di belakang Puskesmas Maospati. Sidak ini mengungkap sederet persoalan, mulai penolakan sebagian warga, hingga potensi dampak lingkungan di area fasilitas publik. Langkah relokasi […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Anies Djaka Lolos Assessment, Masih Bertahan dalam Perebutan Kursi Direktur RSDH Ponorogo

    Anies Djaka Lolos Assessment, Masih Bertahan dalam Perebutan Kursi Direktur RSDH Ponorogo

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Persaingan memperebutkan kursi Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo (RSDH) memasuki tahapan berikutnya. Salah satu peserta yang masih bertahan adalah Anies Djaka Karyawan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. Anies menjadi satu-satunya peserta dari luar daerah Ponorogo yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Ponorogo tahun 2026. Namanya kembali tercantum […]

    Bagikan
  • Gaji ke-13 ASN Kota Madiun Cair Hari Ini, Rp 18 Miliar Langsung Masuk Rekening 4.814 Pegawai

    Gaji ke-13 ASN Kota Madiun Cair Hari Ini, Rp 18 Miliar Langsung Masuk Rekening 4.814 Pegawai

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota Madiun resmi mulai mencairkan gaji ke-13 pada Jumat (5/6/2026). Total anggaran untuk gaji ke-13 mencapai Rp 18,02 miliar. Pencairan tersebut mencakup ASN, kepala daerah, anggota DPRD, hingga penerima hak lainnya sesuai ketentuan pemerintah pusat. Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan dan Aset Daerah […]

    Bagikan
expand_less