Berita Terkini
Trending Tags

Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun pada Senin (30/06/2025). Mereka menyampaikan protes atas carut-marutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA tahun ajaran 2025/2026. Mereka menilai sistem seleksi tahun ini tidak adil dan menyebabkan banyak siswa asal Kota Madiun tidak tertampung di sekolah negeri.

Salah satu wali murid, Neti Puspitorini, warga Manisrejo, Kota Madiun, mengaku kecewa terhadap sistem seleksi yang berlaku. Ia mengungkapkan bahwa pada tahap ketiga pendaftaran, meskipun disebut menggunakan sistem zonasi berdasarkan domisili, nyatanya nilai akademis tetap menjadi pertimbangan utama.

“Anak saya daftar di SMA 4, 5, dan 6, tapi semuanya terlempar. Jarak rumah dekat, tapi karena nilai dan indeks sekolah anak saya rendah, jadi tidak masuk. Kami berharap anak-anak asli Kota Madiun bisa masuk sekolah negeri tanpa harus ke swasta,” keluh Neti.

Sementara, menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun, Didik Sugiyanto yang turut hadir di Cabdindik Jatim wilayah Madiun mengungkapkan pihaknya telah berkomunikasi dengan Cabdindik dan menunggu data resmi jumlah kuota atau pagu yang belum terpenuhi di sejumlah SMA negeri seperti SMA 1, 2, 4, 5, dan 6. Data tersebut baru akan tersedia pada 1 Juli 2025.

“Harapannya siswa yang belum tertampung di SMA bisa diberi kesempatan mendaftar ke SMK. Jalur nilai untuk SMK baru dibuka tanggal 2 dan 3 Juli. Tapi tentu tetap harus memperhatikan syarat-syarat khusus, seperti kondisi kesehatan dan lainnya,” jelas Didik.

Ia menambahkan, keterbatasan jumlah SMA negeri di Kota Madiun menjadi salah satu pemicu permasalahan ini. Saat ini terdapat 14 SMP negeri di Kota Madiun, namun hanya ada 5 SMA negeri yang tersedia. Belum lagi harus bersaingi dengan siswa dari sekolah lain setingkat SMP di Kota Madiun.

“Sebagian besar masyarakat kota masih berorientasi pada SMA karena ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Perbandingannya sekitar 70 persen memilih SMA, sisanya ke SMK. Sementara itu, dari Dinas Pendidikan Provinsi menyampaikan bahwa siswa yang tidak tertampung di negeri bisa melanjutkan ke sekolah swasta,” ujar Didik.

Namun, lanjutnya, solusi itu dinilai kurang berpihak pada kondisi ekonomi masyarakat. “Kalau diarahkan ke swasta, harus dipikirkan juga beban biayanya. Tidak semua orang tua mampu membayar. Apalagi setelah adanya keputusan MK soal pendidikan gratis dari SD sampai SMP. Di SMA swasta, konsep itu tidak berlaku,” pungkasnya.

Pihak DPRD Kota Madiun pun meminta Dinas Pendidikan Provinsi untuk mengevaluasi kembali sistem penerimaan yang berlaku dan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan warga Kota Madiun.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Madiun Jadi Korban Penipuan Jual Beli Gabah, 10 Ton Raib

    Warga Madiun Jadi Korban Penipuan Jual Beli Gabah, 10 Ton Raib

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Kasus dugaan penipuan pembelian gabah terjadi di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jumat malam (21/11/2025). Marjoko, anak dari korban bernama Katiyem, membeberkan kronologi lengkap kejadian yang membuat gabah milik ibunya raib dibawa truk tanpa pembayaran. Menurut Marjoko, ibunya dijanjikan transaksi pembelian gabah oleh seseorang yang mengaku bernama Heru. Keduanya sempat […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Asal Magetan Wafat di Tanah Suci, Kemenag Pastikan Ibadah Telah Tuntas

    Jemaah Haji Asal Magetan Wafat di Tanah Suci, Kemenag Pastikan Ibadah Telah Tuntas

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Hj. Sumi Amatredjo (78), meninggal dunia pada Jumat malam (07/06/2025) pukul 21.25 waktu Arab Saudi (WAS), atau Sabtu dini hari waktu Indonesia Barat (WIB). Almarhumah merupakan warga Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, dan tercatat dalam kloter 51 […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Tutup Jalur Magetan–Bendo Polsek dan BPBD Lakukan Evakuasi

    Pohon Tumbang Tutup Jalur Magetan–Bendo Polsek dan BPBD Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Magetan Minggu (26/10/2025) siang, mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang di Jalan Bupati Sudibyo, tepatnya masuk Desa Tambakrejo. Batang pohon yang tumbang melintang di jalur utama penghubung Magetan–Bendo sempat membuat arus lalu lintas terhenti sementara. Mendapat laporan warga, personel Polsek Magetan bersama tim […]

    Bagikan
  • Ini Sosok Indah Bekti Pertiwi yang Diduga Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo

    Ini Sosok Indah Bekti Pertiwi yang Diduga Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah sorotan publik atas kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, nama Indah Bekti Pertiwi kembali mencuat dengan kabar mengejutkan. Perempuan yang disebut-sebut sebagai teman dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, itu ternyata menggugat cerai suaminya. Gugatan tersebut teregistrasi dengan Nomor Perkara 1623/Pdt.G/2025/PA.PO dan […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memasuki libur sekolah tahun ajaran 2024/2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah penumpang kereta api jarak jauh. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyebutkan bahwa lonjakan jumlah penumpang mencapai sekitar 15 persen dibandingkan hari-hari normal. “Biasanya, volume harian […]

    Bagikan
  • Gapeka 2025 Diberlakukan, Daop 7 Operasikan 68 Perjalanan KA Penumpang

    Gapeka 2025 Diberlakukan, Daop 7 Operasikan 68 Perjalanan KA Penumpang

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Per 1 Februari 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Hal itu berdampak pada peningkatan frekuensi perjalanan KA di wilayah Daop 7 Madiun. Termasuk hadirnya KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasar Senen PP. “Dengan diberlakukannya Gapeka 2025, Daop 7 Madiun mengoperasikan 68 […]

    Bagikan
expand_less