Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya Balita di Ketanggi Kecamatan Ngawi yang diduga menenggak bensin dan olie.
Balita 1 tahun 1 bulan itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr. Soeroto Ngawi. Perisitiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (02/07/2025) di rumahnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Ngawi, AKP Aris Gunadi, menyatakan pihaknya telah menerima laporan kejadian dan melakukan penyelidikan awal. Beberapa saksi, termasuk orang tua korban, WL (24) dan NP (23), telah diperiksa untuk dimintai keterangan.
“Kami sedang mendalami kasus ini dan sudah memulai proses penyelidikan. Sejumlah saksi, termasuk orang tua korban, telah kami panggil,” ujar AKP Aris.
Dari keterangan dokter jaga IGD, dr. Luthfy, tim medis langsung memberikan tindakan darurat, namun nyawa bocah tersebut tak berhasil diselamatkan.
“Pasien datang dalam kondisi tidak sadar. Kami lakukan bilas lambung, pemberian obat muntah, dan terapi anti pendarahan. Namun kondisinya terus memburuk dan sempat mengalami pendarahan dari hidung serta gangguan pernapasan,” jelas dr. Luthfy.
Saat ini, jenazah korban telah diautopsi oleh tim medis dengan didampingi aparat kepolisian. Hasil lengkap dari autopsi dan penyelidikan masih menunggu proses lebih lanjut.
“Kami masih menunggu hasil resmi dari tim medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” pungkas AKP Aris.
Kusnanto – Sinergia
- Penulis: Kusnanto


