Satu Tahun Kepemimpinan Bunda Nanik–Kang Suyat, Infrastruktur hingga Lingkungan Jadi Prioritas Pembangunan Magetan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 48
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Satu tahun kepemimpinan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama Wakil Bupati Suyatni Priasmoro diwarnai berbagai langkah pembangunan yang difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pengendalian banjir, penguatan sektor pertanian, hingga penataan lingkungan terus digenjot Pemerintah Kabupaten Magetan demi mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing.
Di bawah kepemimpinan Bunda Nanik dan Kang Suyat, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama guna memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Magetan melakukan peningkatan Jalan Bendo–Maospati sepanjang 3,668 kilometer dan pelebaran Jalan Maospati hingga batas Kota Magetan sepanjang 1,556 kilometer.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan. Infrastruktur yang baik akan mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan membuka akses antarwilayah,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada jalan, Pemkab Magetan juga memperkuat penanganan banjir dan infrastruktur pertanian. Berbagai langkah dilakukan, mulai pembangunan Embung Sidowayah di Kecamatan Panekan, penanganan banjir Kali Sundu di Sukowinangun, hingga peninggian tanggul di Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo.
Di sektor pertanian, rehabilitasi jaringan irigasi dilakukan di sejumlah daerah irigasi seperti DI Nitikan, DI Dokare, dan DI Ngrampu. Pemerintah daerah juga membangun sumur air tanah dalam di beberapa wilayah guna menjamin ketersediaan air bagi petani. Upaya tersebut berhasil meningkatkan indeks pertanaman dari 100 persen menjadi 300 persen.
“Kabupaten Magetan memiliki potensi pertanian yang besar. Karena itu kami terus berupaya memastikan petani mendapatkan dukungan infrastruktur yang memadai agar produktivitas mereka meningkat,” kata Nanik.

Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik juga diwujudkan melalui penambahan 206 titik penerangan jalan umum (PJU) baru di sejumlah kecamatan. Selain itu, pembangunan fasilitas traffic light di wilayah Takeran dan lampu pedestrian estetis di depan Kampus Unesa Magetan turut dilakukan untuk menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Di bidang lingkungan hidup, kepemimpinan Bunda Nanik–Kang Suyat juga mencatat capaian membanggakan. Kabupaten Magetan berhasil meraih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup pada Februari 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mentransformasi pengelolaan sampah berbasis desa dan masyarakat.
Selain itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Magetan pada tahun 2025 meningkat menjadi 73,79 dari sebelumnya 67,29 pada 2024. Peningkatan tersebut didorong melalui program Desa/Kelurahan Berseri dan Gerakan Indonesia ASRI yang terus digencarkan di berbagai wilayah.
“Persoalan lingkungan menjadi perhatian bersama. Kami terus mendorong budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah mandiri agar Magetan tetap asri dan nyaman,” tutur Nanik.
Sementara itu, di sektor sosial dan permukiman, Pemkab Magetan terus menggencarkan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan warga terdampak bencana. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 368 unit rumah berhasil direhabilitasi, sedangkan hingga Mei 2026 telah terselesaikan perbaikan 110 unit rumah tambahan.
Program unggulan “Guyub Rukun” berbasis RT juga terus berjalan sebagai bentuk penguatan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Melalui program tersebut, bantuan Rp3 juta hingga Rp5 juta diberikan kepada masing-masing RT guna mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembangunan lingkungan.
Bunda Nanik menegaskan, seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
“Kami akan terus bergerak bersama masyarakat untuk mewujudkan Magetan yang semakin maju, asri, berkepribadian, dan sejahtera,” pungkasnya. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





