Berita Terkini
Trending Tags

Satu Tahun Kepemimpinan Bunda Nanik–Kang Suyat, Infrastruktur hingga Lingkungan Jadi Prioritas Pembangunan Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bunda Nanik dan Kang Suyat fokus benahi infrastruktur dan lingkungan Magetan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Satu tahun kepemimpinan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama Wakil Bupati Suyatni Priasmoro diwarnai berbagai langkah pembangunan yang difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pengendalian banjir, penguatan sektor pertanian, hingga penataan lingkungan terus digenjot Pemerintah Kabupaten Magetan demi mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing.

Di bawah kepemimpinan Bunda Nanik dan Kang Suyat, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama guna memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Magetan melakukan peningkatan Jalan Bendo–Maospati sepanjang 3,668 kilometer dan pelebaran Jalan Maospati hingga batas Kota Magetan sepanjang 1,556 kilometer. 

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan. Infrastruktur yang baik akan mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan membuka akses antarwilayah,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada jalan, Pemkab Magetan juga memperkuat penanganan banjir dan infrastruktur pertanian. Berbagai langkah dilakukan, mulai pembangunan Embung Sidowayah di Kecamatan Panekan, penanganan banjir Kali Sundu di Sukowinangun, hingga peninggian tanggul di Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo.

Di sektor pertanian, rehabilitasi jaringan irigasi dilakukan di sejumlah daerah irigasi seperti DI Nitikan, DI Dokare, dan DI Ngrampu. Pemerintah daerah juga membangun sumur air tanah dalam di beberapa wilayah guna menjamin ketersediaan air bagi petani. Upaya tersebut berhasil meningkatkan indeks pertanaman dari 100 persen menjadi 300 persen.

“Kabupaten Magetan memiliki potensi pertanian yang besar. Karena itu kami terus berupaya memastikan petani mendapatkan dukungan infrastruktur yang memadai agar produktivitas mereka meningkat,” kata Nanik.

Image Not Found
7 Misi Pembangunan Bunda Nanik dan Kang Suyat. Foto : Istimewa

Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik juga diwujudkan melalui penambahan 206 titik penerangan jalan umum (PJU) baru di sejumlah kecamatan. Selain itu, pembangunan fasilitas traffic light di wilayah Takeran dan lampu pedestrian estetis di depan Kampus Unesa Magetan turut dilakukan untuk menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Di bidang lingkungan hidup, kepemimpinan Bunda Nanik–Kang Suyat juga mencatat capaian membanggakan. Kabupaten Magetan berhasil meraih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup pada Februari 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mentransformasi pengelolaan sampah berbasis desa dan masyarakat.

Selain itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Magetan pada tahun 2025 meningkat menjadi 73,79 dari sebelumnya 67,29 pada 2024. Peningkatan tersebut didorong melalui program Desa/Kelurahan Berseri dan Gerakan Indonesia ASRI yang terus digencarkan di berbagai wilayah.

“Persoalan lingkungan menjadi perhatian bersama. Kami terus mendorong budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah mandiri agar Magetan tetap asri dan nyaman,” tutur Nanik.

Sementara itu, di sektor sosial dan permukiman, Pemkab Magetan terus menggencarkan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan warga terdampak bencana. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 368 unit rumah berhasil direhabilitasi, sedangkan hingga Mei 2026 telah terselesaikan perbaikan 110 unit rumah tambahan.

Program unggulan “Guyub Rukun” berbasis RT juga terus berjalan sebagai bentuk penguatan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Melalui program tersebut, bantuan Rp3 juta hingga Rp5 juta diberikan kepada masing-masing RT guna mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembangunan lingkungan.

Bunda Nanik menegaskan, seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Kami akan terus bergerak bersama masyarakat untuk mewujudkan Magetan yang semakin maju, asri, berkepribadian, dan sejahtera,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Mobil Ready, Satu Mangkrak, Ancaman Kebakaran Menghantui Warga Madiun di 15 Kecamatan

    Tiga Mobil Ready, Satu Mangkrak, Ancaman Kebakaran Menghantui Warga Madiun di 15 Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Warga di bumi kampung pesilat patut was was jika terjadi kebakaran. Pemicunya jumlah unit mobil pemadam kebakaran yang jauh dari kata ideal. Hingga saat ini Kabupaten Madiun hanya memiliki 4 unit mobil damkar, tragisnya salah satu di antaranya mangkrak dan mati pajak. Tiga unit mobil yang ready berada di sekitar […]

    Bagikan
  • Imbas Sidang MK, Pelantikan Bupati Madiun Diundur: Fokus Program 100 Hari

    Imbas Sidang MK, Pelantikan Bupati Madiun Diundur: Fokus Program 100 Hari

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Meski tidak ada agenda sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, namun jadwal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Madiun terpilih, ikut diundur bersama sejumlah daerah lainnya. Sebagaimana diketahui, Paslon Nomor Urut 2, Hari Wuryanto-dr Purnomo Hadi, ditetapkan KPU Kabupaten Madiun sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dalam Rapat […]

    Bagikan
  • Dampak Banjir Semarang, Belasan KA Memutar Melintasi Daop 7

    Dampak Banjir Semarang, Belasan KA Memutar Melintasi Daop 7

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dampak banjir di Semarang Jawa Tengah masih mempengaruhi perjalanan kereta api. Jalur antara Semarang dan Surabaya saat ini belum dapat dilalui. Hal itu berdampak pada perjalanan kereta api dari Surabaya dialihkan melalui Daop 7 Madiun. Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menjelaskan frekuensi perjalanan di wilayah PT KAI Daerah Operasi […]

    Bagikan
  • Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

    Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun melalui Komisi III memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun untuk mengklarifikasi proses perizinan pembangunan gedung baru RSI Siti Aisyah Madiun. Rapat dengar pendapat (RDP) digelar sebagai tindak lanjut aduan warga RT 59, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo beberapa waktu lalu. RDP dipimpin Armaya selaku […]

    Bagikan
  • Pendaftaran Ditutup, 9 Orang Berebut Direktur Perumda Sari Gunung

    Pendaftaran Ditutup, 9 Orang Berebut Direktur Perumda Sari Gunung

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pendaftaran calon Direktur dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung resmi ditutup. Antusiasme pendaftar dinilai cukup tinggi. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyebut jumlah pendaftar di luar dugaan. “Sangat banyak. Orang yang ingin memperbaiki kinerja Sari Gunung banyak sekali,” ungkapnya, Selasa (09/09/2025). Untuk posisi Dewan Pengawas, tercatat 5–7 […]

    Bagikan
  • Politeknik Negeri Madiun Gelar Job Fair 2026, 21 Perusahaan Buka Ratusan Lowongan

    Politeknik Negeri Madiun Gelar Job Fair 2026, 21 Perusahaan Buka Ratusan Lowongan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Politeknik Negeri Madiun kembali menggelar bursa kerja (job fair)  yang bertajuk Job Fair dan Internship Expo 2026 pada Selasa (29/9/2026) di Graha Vokasi Kampus II Politeknik Negeri Madiun. Sebanyak 21 perusahaan turut serta ambil bagian dengan membuka ratusan lowongan pekerjaan yang dapat diakses oleh para pencari kerja. Kegiatan ini menjadi […]

    Bagikan
expand_less