Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produsen miniatur Miniatur sound horeg warga Madiun kebanjiran pesanan, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah polemik fatwa haram terkait sound horeg yang dikeluarkan sejumlah pesantren di Jawa Timur, fenomena tersebut justru membawa berkah bagi Rafli Eko Nurcahyo (25), warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Ia tetap kebanjiran pesanan miniatur sound horeg yang ia produksi secara mandiri.

Rafli yang juga pemilik RQ Project, telah menekuni kerajinan pembuatan miniatur sound horeg selama satu tahun terakhir. Di bengkel kecil yang menyatu dengan rumahnya, Rafli tiap hari sibuk memotong papan kayu, menyolder kabel, merakit perangkat audio mini, hingga menguji volume suara hasil rakitannya.

“Waktu SMK saya sudah tertarik dengan dunia audio. Belajar secara otodidak, lalu saya kembangkan jadi usaha. Sekarang sudah satu tahun jalan,” ujar Rafli saat ditemui Rabu (09/07/2025) pagi.

Image Not Found
rodusen miniatur Miniatur sound horeg warga Madiun kebanjiran pesanan, Foto : Tova – Sinergia

Miniatur yang dibuat Rafli hadir dalam berbagai variasi, mulai dari sound gantung hingga truk sound system, dan seluruhnya dirakit sesuai permintaan konsumen. Menurutnya, usaha ini masih jarang digeluti di Madiun, sehingga memberikan peluang pasar tersendiri.

“Paling susah itu bagian variasi, karena harus detail dan sesuai selera pembeli. Tapi bahan-bahan mudah dicari, sebagian saya beli di toko online karena lebih murah,” jelasnya.

Konsumen Rafli kebanyakan berasal dari kalangan pelajar SMP dan SMA. Ia memasarkan produknya secara daring lewat marketplace, serta melayani pembelian langsung dari rumah.

Salah satu pembeli miniatur sound horeg, Sultan Nur Rahid pelajar asal Madiun, mengaku senang dan tertarik dengan miniatur sound horeg yang diproduksi Rafli. Selain itu fenomena sound horeg tengah viral ramai diperbincangkan di sosial media.

“Awalnya saya lihat dari tiktok lagi rame ada sound horeg, kemudian lihat lihat ada yang jual miniatur terus datang kesini untuk memesan. Pengen aja punya miniatur sound horeg buat disetel dirumah.” ucap Sultan.

Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp. 150 ribu hingga Rp. 500 ribu, tergantung model dan kerumitan variasi. Dalam sebulan, ia bisa menggarap hingga puluhan unit, bahkan pernah mengirim pesanan ke Kalimantan.

Menanggapi polemik fatwa haram terhadap sound horeg yang dikeluarkan dalam Forum Satu Muharram 1447 H di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Rafli menilai produknya tidak terdampak. Miniatur buatannya berukuran kecil dan digunakan sebatas hiburan di dalam rumah.

Tova Pradana – Sinergia

 

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pekerja di Madiun Tewas Tersetrum Saat Perbaiki Kabel Pompa Sawah 

    Dua Pekerja di Madiun Tewas Tersetrum Saat Perbaiki Kabel Pompa Sawah 

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dua pekerja bajak sawah di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat hendak memperbaiki sambungan kabel pompa submersible, Sabtu (21/2/2026). Peristiwa nahas itu menimpa Yoni Asmoro (45) dan Puji Utomo (47) warga setempat. Keduanya tewas di lokasi kejadian setelah tersetrum kabel yang diduga masih bertegangan […]

    Bagikan
  • Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

    Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun pada Senin (30/06/2025). Mereka menyampaikan protes atas carut-marutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA tahun ajaran 2025/2026. Mereka menilai sistem seleksi tahun ini tidak adil dan menyebabkan banyak siswa asal Kota Madiun tidak tertampung di […]

    Bagikan
  • Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

    Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW turut membawa dampak terhadap aktivitas perdagangan pisang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Memasuki bulan Maulid, permintaan pisang, khususnya pisang raja, meningkat karena banyak digunakan untuk keperluan genduren, selamatan, hingga berbagai acara adat masyarakat. Meningkatnya permintaan tersebut ikut mendorong harga pisang raja di tingkat pedagang. […]

    Bagikan
  • Tiga Tahun Bersengketa, PN Ponorogo Eksekusi Rumah dan Toko Hasil Lelang  

    Tiga Tahun Bersengketa, PN Ponorogo Eksekusi Rumah dan Toko Hasil Lelang  

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo melaksanakan eksekusi pengosongan rumah dan tanah yang masih dikuasai Arifin di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Rabu (21/10/2026). Eksekusi tersebut dilakukan setelah Yoga Turyanto selaku pemenang lelang mengajukan permohonan pengosongan atas objek yang dimenangkannya melalui lelang pada 2023. Pelaksanaan eksekusi sempat diwarnai penolakan dari Arifin […]

    Bagikan
  • Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang perempuan muda berusia 19 tahun ditemukan tewas di semak-semak pinggir Jalan Raya Saradan–Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (27/06/2025) pagi. Di dekat jasad korban, ditemukan sepeda motor jenis matik dalam kondisi rusak. Polisi menduga korban tewas akibat kecelakaan tunggal. Korban diketahui bernama Jepi Novia, warga Desa Durenan, Kecamatan Gemarang. […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo menilai RSUD dr. Harjono harus segera berbenah. Legislatif menegaskan bahwa rumah sakit daerah terbesar di kabupaten ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak profesional dan kemampuan manajerial yang kuat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menanggapi kekosongan posisi Direktur Utama RSUD dr. Harjono setelah […]

    Bagikan
expand_less