Berita Terkini
Trending Tags

Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produsen miniatur Miniatur sound horeg warga Madiun kebanjiran pesanan, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah polemik fatwa haram terkait sound horeg yang dikeluarkan sejumlah pesantren di Jawa Timur, fenomena tersebut justru membawa berkah bagi Rafli Eko Nurcahyo (25), warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Ia tetap kebanjiran pesanan miniatur sound horeg yang ia produksi secara mandiri.

Rafli yang juga pemilik RQ Project, telah menekuni kerajinan pembuatan miniatur sound horeg selama satu tahun terakhir. Di bengkel kecil yang menyatu dengan rumahnya, Rafli tiap hari sibuk memotong papan kayu, menyolder kabel, merakit perangkat audio mini, hingga menguji volume suara hasil rakitannya.

“Waktu SMK saya sudah tertarik dengan dunia audio. Belajar secara otodidak, lalu saya kembangkan jadi usaha. Sekarang sudah satu tahun jalan,” ujar Rafli saat ditemui Rabu (09/07/2025) pagi.

Image Not Found
rodusen miniatur Miniatur sound horeg warga Madiun kebanjiran pesanan, Foto : Tova – Sinergia

Miniatur yang dibuat Rafli hadir dalam berbagai variasi, mulai dari sound gantung hingga truk sound system, dan seluruhnya dirakit sesuai permintaan konsumen. Menurutnya, usaha ini masih jarang digeluti di Madiun, sehingga memberikan peluang pasar tersendiri.

“Paling susah itu bagian variasi, karena harus detail dan sesuai selera pembeli. Tapi bahan-bahan mudah dicari, sebagian saya beli di toko online karena lebih murah,” jelasnya.

Konsumen Rafli kebanyakan berasal dari kalangan pelajar SMP dan SMA. Ia memasarkan produknya secara daring lewat marketplace, serta melayani pembelian langsung dari rumah.

Salah satu pembeli miniatur sound horeg, Sultan Nur Rahid pelajar asal Madiun, mengaku senang dan tertarik dengan miniatur sound horeg yang diproduksi Rafli. Selain itu fenomena sound horeg tengah viral ramai diperbincangkan di sosial media.

“Awalnya saya lihat dari tiktok lagi rame ada sound horeg, kemudian lihat lihat ada yang jual miniatur terus datang kesini untuk memesan. Pengen aja punya miniatur sound horeg buat disetel dirumah.” ucap Sultan.

Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp. 150 ribu hingga Rp. 500 ribu, tergantung model dan kerumitan variasi. Dalam sebulan, ia bisa menggarap hingga puluhan unit, bahkan pernah mengirim pesanan ke Kalimantan.

Menanggapi polemik fatwa haram terhadap sound horeg yang dikeluarkan dalam Forum Satu Muharram 1447 H di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Rafli menilai produknya tidak terdampak. Miniatur buatannya berukuran kecil dan digunakan sebatas hiburan di dalam rumah.

Tova Pradana – Sinergia

 

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

    Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tak biasa terjadi di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo. Rombongan pengantar jenazah terpaksa menyeberangi sungai berbatu karena dilarang melintasi jalan dan jembatan di depan rumah salah satu warga. Insiden ini terjadi pada Sabtu, 19 April 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, saat jenazah Mulyadi (38), warga Desa Wates, hendak dimakamkan di […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap rencana perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, […]

    Bagikan
  • Dari Gelandangan ke Petani, “Ladangku” di UPT RSBK Madiun Tumbuhkan Harapan Baru

    Dari Gelandangan ke Petani, “Ladangku” di UPT RSBK Madiun Tumbuhkan Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Lahan kosong seluas sekitar 1.000 meter persegi di belakang UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya (RSBK) Madiun kini tak lagi terbengkalai. Area itu disulap menjadi kebun produktif bernama “Ladangku”, tempat puluhan orang terlantar menanam harapan baru lewat pertanian. Program ini digagas sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan bagi sekitar 100 […]

    Bagikan
  • Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pohon pasang berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa hujan berintensitas ringan yang mengguyur wilayah Plaosan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Salurkan BLTD Bagi 2.104 Penerima Manfaat

    Pemkot Madiun Salurkan BLTD Bagi 2.104 Penerima Manfaat

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) triwulan I tahun 2026 secara serentak, Senin (23/2/2026). Seperti dalam penyerahan bantuan yang dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (PLT) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun kepada penerima manfaat di Kelurahan Oro Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo. Dalam keterangannya, F. Bagus Panuntun […]

    Bagikan
  • Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Longsornya tebing tambang batuan (galian C) di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2025) pagi, menelan korban jiwa. Suroso (55), sopir truk, meninggal dunia setelah tertimbun material tambang. Peristiwa tragis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Magetan untuk mengambil langkah tegas. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti yang meninjau langsung lokasi […]

    Bagikan
expand_less