Berita Terkini
Trending Tags

Perhutani KPH Lawu Ds Bersama TNI, Polri, BPBD dan Warga Bangun Ilaran 4,5 Kilometer Cegah Karhutla di Gunung Lawu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
TNI, Polri, BPBD dan warga gotong royong buat sekat bakar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds menggandeng TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, dan warga melakukan aksi mitigasi di kawasan hutan Gunung Lawu masuk wilayah BKPH (Bagian Kesatuan Pemangku Hutan) Lawu Selatan, jalur pendakian Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan.

Sebanyak sekitar 125 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut untuk membuat ilaran atau sekat bakar sepanjang kurang lebih 4,5 kilometer. Ilaran berfungsi sebagai jalur pemutus api guna menghambat penyebaran kebakaran apabila sewaktu-waktu terjadi karhutla di kawasan hutan pegunungan.

Wakil Administratur KPH Lawu Ds, Hermawan, mengatakan langkah ini merupakan bentuk mitigasi dini menyusul prediksi musim kemarau yang lebih panjang berdasarkan informasi dari BMKG. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko kebakaran hutan, terutama di kawasan Gunung Lawu yang didominasi vegetasi mudah terbakar.

“Kegiatan hari ini merupakan mitigasi awal untuk mengantisipasi kebakaran hutan. Bersama Masyarakat Peduli Api, Polres, Kodim, BPBD, dan masyarakat kami membuat ilaran sebagai pemutus api apabila terjadi kebakaran,” ujarnya.

Hermawan menjelaskan, pengalaman kebakaran hebat pada tahun 2023 menjadi pelajaran penting. Saat itu, api tidak hanya menghanguskan kawasan hutan, tetapi juga merusak jaringan pipa yang mengalirkan air dari sumber mata air pegunungan kepada masyarakat.

Karena itu, seluruh elemen yang terlibat kini bergotong royong mengamankan kawasan mulai dari sumber mata air hingga jalur distribusi air agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pembuatan ilaran dibagi menjadi tiga kelompok kerja. Masing-masing kelompok mengerjakan jalur sepanjang sekitar 1,3 kilometer, sementara salah satu sektor terpanjang membentang dari titik penampungan air menuju Pos 2 Cemoro Sewu.

Image Not Found
Perhutani bangun ilaran 4,5 km cegah karhutla Gunung Lawu. Foto : Kus-Sinergia

Selain melakukan mitigasi fisik, Perhutani juga memperketat edukasi kepada para pendaki Gunung Lawu. Meski aktivitas pendakian melalui jalur Cemoro Sewu saat ini tidak terlalu ramai, petugas tetap mengingatkan seluruh pendaki agar tidak menyalakan api untuk menghangatkan tubuh selama berada di kawasan hutan.

Imbauan tersebut dinilai penting karena vegetasi di kawasan Gunung Lawu didominasi ilalang, tanaman kerinyu, dan hutan cemara. Dari ketiga jenis vegetasi tersebut, pohon cemara menjadi yang paling berisiko karena apabila terbakar membutuhkan waktu lebih lama untuk dipadamkan.

“Saat ini kondisi kerinyu masih hijau. Harapannya vegetasi tetap bertahan hingga musim hujan datang sehingga risiko kebakaran dapat ditekan,” kata Hermawan.

Sebagai langkah lanjutan, Perhutani memastikan patroli gabungan akan dilakukan secara rutin selama musim kemarau. Patroli melibatkan jajaran Perhutani, Polres Magetan, Kodim 0804 Magetan, BPBD, Masyarakat Peduli Api, relawan Cemoro Sewu, serta masyarakat sekitar kawasan hutan.

Melalui patroli berkala dan penguatan mitigasi sejak dini, Perhutani berharap potensi kebakaran hutan di Gunung Lawu dapat dicegah sehingga kelestarian ekosistem, sumber mata air, serta keselamatan masyarakat dan pendaki tetap terjaga sepanjang musim kemarau 2026. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Ingatkan Sekolah Negeri Tak Pungut Biaya Saat Pendaftaran

    Bupati Madiun Ingatkan Sekolah Negeri Tak Pungut Biaya Saat Pendaftaran

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Madiun masih berlangsung hingga akhir Juni 2025. Momentum ini menjadi sorotan Bupati Madiun Hari Wuryanto, yang menegaskan agar seluruh lembaga pendidikan mematuhi aturan yang berlaku. Hari Wuryanto, yang akrab […]

    Bagikan
  • 1 Paket Program IJD Mulai Berjalan, 2 Lainya Masih Tahap Pengusulan 

    1 Paket Program IJD Mulai Berjalan, 2 Lainya Masih Tahap Pengusulan 

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Madiun mulai direalisasikan. Saat ini, pengerjaan tengah berlangsung di ruas Mojopurno–Dimong dengan nilai kontrak sekitar Rp. 24 miliar. Seluruh proses pelaksanaan proyek ini ditangani langsung oleh pemerintah pusat. “Untuk program IJD sudah berjalan di ruas Mojopurno–Dimong, pelaksanaannya dilakukan oleh pusat,” kata Astutik […]

    Bagikan
  • Talud Jembatan Selorejo Longsor, BPBD Magetan Pasang Terpal dan Rambu Peringatan

    Talud Jembatan Selorejo Longsor, BPBD Magetan Pasang Terpal dan Rambu Peringatan

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Kawedanan pada Minggu (15/06/2025) sore mengakibatkan talud sayap Jembatan Selorejo di Dukuh Ponggok, Desa Selorejo, longsor. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan menyebabkan kerusakan cukup signifikan. Kepala Seksi Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Eka Wahyudi, menyampaikan bahwa longsor […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

    Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan menggeruduk kantor DPRD Magetan pada Rabu (3/6/2026). Mereka menyampaikan penolakan terhadap aktivitas tambang galian C yang beroperasi di wilayah Sayutan. Massa yang berasal dari Dukuh Jejeruk, Dukuh Geluk, dan Dukuh Meluk itu menilai keberadaan tambang telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Perkuat Integritas Pemerintahan Lewat Penerapan GRC

    Pemkab Madiun Perkuat Integritas Pemerintahan Lewat Penerapan GRC

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertema “Governance, Risk Management, and Compliance untuk Mewujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja”, yang diselenggarakan di Hotel Aston Madiun, Selasa (07/10/2025). Acara dibuka langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Gelar RAM Check Bus di Terminal Caruban, Pastikan Kendaraan Laik Jalan photo_camera 4

    Satlantas Polres Madiun Gelar RAM Check Bus di Terminal Caruban, Pastikan Kendaraan Laik Jalan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun menggelar pemeriksaan kelaikan kendaraan atau RAM Check terhadap kendaraan umum di Terminal Bus Purabaya, Caruban, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung pada 5–15 Februari 2026. Kasat Lantas Polres Madiun AKP Andrian Permana mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif […]

    Bagikan
expand_less