Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Perhutani KPH Lawu Ds Bersama TNI, Polri, BPBD dan Warga Bangun Ilaran 4,5 Kilometer Cegah Karhutla di Gunung Lawu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
TNI, Polri, BPBD dan warga gotong royong buat sekat bakar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds menggandeng TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, dan warga melakukan aksi mitigasi di kawasan hutan Gunung Lawu masuk wilayah BKPH (Bagian Kesatuan Pemangku Hutan) Lawu Selatan, jalur pendakian Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan.

Sebanyak sekitar 125 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut untuk membuat ilaran atau sekat bakar sepanjang kurang lebih 4,5 kilometer. Ilaran berfungsi sebagai jalur pemutus api guna menghambat penyebaran kebakaran apabila sewaktu-waktu terjadi karhutla di kawasan hutan pegunungan.

Wakil Administratur KPH Lawu Ds, Hermawan, mengatakan langkah ini merupakan bentuk mitigasi dini menyusul prediksi musim kemarau yang lebih panjang berdasarkan informasi dari BMKG. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko kebakaran hutan, terutama di kawasan Gunung Lawu yang didominasi vegetasi mudah terbakar.

“Kegiatan hari ini merupakan mitigasi awal untuk mengantisipasi kebakaran hutan. Bersama Masyarakat Peduli Api, Polres, Kodim, BPBD, dan masyarakat kami membuat ilaran sebagai pemutus api apabila terjadi kebakaran,” ujarnya.

Hermawan menjelaskan, pengalaman kebakaran hebat pada tahun 2023 menjadi pelajaran penting. Saat itu, api tidak hanya menghanguskan kawasan hutan, tetapi juga merusak jaringan pipa yang mengalirkan air dari sumber mata air pegunungan kepada masyarakat.

Karena itu, seluruh elemen yang terlibat kini bergotong royong mengamankan kawasan mulai dari sumber mata air hingga jalur distribusi air agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pembuatan ilaran dibagi menjadi tiga kelompok kerja. Masing-masing kelompok mengerjakan jalur sepanjang sekitar 1,3 kilometer, sementara salah satu sektor terpanjang membentang dari titik penampungan air menuju Pos 2 Cemoro Sewu.

Image Not Found
Perhutani bangun ilaran 4,5 km cegah karhutla Gunung Lawu. Foto : Kus-Sinergia

Selain melakukan mitigasi fisik, Perhutani juga memperketat edukasi kepada para pendaki Gunung Lawu. Meski aktivitas pendakian melalui jalur Cemoro Sewu saat ini tidak terlalu ramai, petugas tetap mengingatkan seluruh pendaki agar tidak menyalakan api untuk menghangatkan tubuh selama berada di kawasan hutan.

Imbauan tersebut dinilai penting karena vegetasi di kawasan Gunung Lawu didominasi ilalang, tanaman kerinyu, dan hutan cemara. Dari ketiga jenis vegetasi tersebut, pohon cemara menjadi yang paling berisiko karena apabila terbakar membutuhkan waktu lebih lama untuk dipadamkan.

“Saat ini kondisi kerinyu masih hijau. Harapannya vegetasi tetap bertahan hingga musim hujan datang sehingga risiko kebakaran dapat ditekan,” kata Hermawan.

Sebagai langkah lanjutan, Perhutani memastikan patroli gabungan akan dilakukan secara rutin selama musim kemarau. Patroli melibatkan jajaran Perhutani, Polres Magetan, Kodim 0804 Magetan, BPBD, Masyarakat Peduli Api, relawan Cemoro Sewu, serta masyarakat sekitar kawasan hutan.

Melalui patroli berkala dan penguatan mitigasi sejak dini, Perhutani berharap potensi kebakaran hutan di Gunung Lawu dapat dicegah sehingga kelestarian ekosistem, sumber mata air, serta keselamatan masyarakat dan pendaki tetap terjaga sepanjang musim kemarau 2026. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

    Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Magetan tahun 2025 berada dalam tekanan. Hingga 10 Desember 2025, capaian PAD baru menyentuh 85,19 persen, menyisakan kekurangan sekitar Rp. 3 miliar dari target penuh Rp. 21,186 miliar. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan pun bergerak cepat untuk mengejar sisa waktu 21 hari di […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya Balita di Ketanggi Kecamatan Ngawi yang diduga menenggak bensin dan olie.   Balita 1 tahun 1 bulan itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr. Soeroto Ngawi. Perisitiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (02/07/2025) di rumahnya. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Dukung Swasembada Pangan

    Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengambil langkah nyata dalam mendukung program swasembada jagung guna mewujudkan kemandirian pangan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman benih jagung Bhayangkara secara serentak di 1 juta hektare lahan di seluruh Indonesia, Selasa (21/1/2025). Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan Polres Ponorogo menanam sebanyak 682 kilogram atau 6,8 […]

    Bagikan
  • Nahas, Cari Ikan di Jam Sekolah, Pelajar MTs di Ponorogo Tewas Tenggelam

    Nahas, Cari Ikan di Jam Sekolah, Pelajar MTs di Ponorogo Tewas Tenggelam

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Ponorogo ditemukan tewas tenggelam di Sungai Genting, Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kamis (13/2/2025). Insiden ini terjadi saat jam sekolah. Ketika itu, korban bersama teman-temannya pergi berburu ikan mabuk di sungai. Korban, Revaldo Novanda Putra (12), siswa kelas 1 MTs meninggalkan sekolah saat jam istirahat […]

    Bagikan
  • Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif, Kesaksian Imam Pejel dari Relawan hingga Soal Rekening Rp 7 Miliar

    Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif, Kesaksian Imam Pejel dari Relawan hingga Soal Rekening Rp 7 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta kontraktor Rochim Ruhdiyanto kembali bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (23/7/2026). Dalam agenda pemeriksaan saksi perhatian tertuju pada saksi Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel. Di hadapan majelis hakim, Imam […]

    Bagikan
  • Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, Dishub Madiun Fokus di Tiga Kecamatan

    Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, Dishub Madiun Fokus di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun mulai mengoperasikan layanan bus sekolah gratis pada Jumat (03/10/2025). Program ini ditujukan untuk menyediakan transportasi aman dan nyaman bagi pelajar sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kepala Dishub Kabupaten Madiun, Suryanto, menjelaskan layanan Bus Sekolah ini ada tiga tujuan, yakni uji coba, sosialisasi, serta memastikan […]

    Bagikan
expand_less