Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keluarga menunggu kepulangan jenazah Sakti, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti keluarga Sakti Ramadhani Saputro (24), pekerja migran asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Sakti dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan kerja di Kota Kurume, Prefektur Fukuoka, Jepang.

Insiden tragis itu terjadi saat Sakti tengah membongkar sebuah bangunan dua lantai yang telah lama tak digunakan, tepatnya pada Selasa, 15 Juli 2025, sekitar pukul 13.40 waktu setempat. Bangunan tersebut tiba-tiba roboh dan menewaskan dua orang, termasuk Sakti. Korban lainnya adalah warga negara Jepang, Yoshinori Yoshitani (41), yang diduga merupakan manajer lapangan proyek.

“Sakti sudah dua tahun bekerja di Jepang. Selasa jam dua siang kami dapat kabar, katanya kecelakaan kerja karena bangunan ambruk,” ujar Siman, Kakek Korban, saat ditemui di rumah duka, Kamis (17/07/2025).

Siman mengaku tak memiliki firasat sebelum kabar duka itu datang.

“Firasat tidak ada, cuma kadang mimpi. Tapi ya namanya orang tua, anak satu-satunya kecelakaan di negeri orang, rasanya berat. Kami minta jenazah dipulangkan. Mau bagaimana pun, itu keluarga saya, meskipun tinggal jenazah,” tuturnya dengan suara bergetar.

Sakti merupakan anak semata wayang dari Lestariono (50) dan Susanti (42). Ia terakhir kali menghubungi keluarganya sepekan sebelum kejadian. Rencananya, Sakti akan pulang ke Indonesia tahun depan setelah masa kontrak kerjanya selesai.

Kepala Dusun Jalakan, Desa Wotan, Gunarto, turut membenarkan kabar meninggalnya Sakti. Menurut informasi awal dari perusahaan penyalur tenaga kerja, insiden tersebut diduga dipicu oleh ledakan gas yang menyebabkan bangunan roboh.

“Informasi dari PT, katanya ada ledakan gas, lalu bangunannya ambruk. Pihak perusahaan sempat menawarkan jenazah dimakamkan di sana, dengan opsi kremasi atau dibalsem. Tapi keluarga tetap meminta agar jenazah dipulangkan ke Indonesia,” jelas Gunarto.

Pihak Jepang memang merekomendasikan pemakaman dilakukan di negara setempat, namun permintaan itu ditolak tegas oleh keluarga. Mereka menginginkan jenazah Sakti dimakamkan di kampung halamannya di Ponorogo.

Hingga kini, proses administrasi pemulangan jenazah masih terus dilakukan, melibatkan pihak keluarga, perusahaan penyalur tenaga kerja, serta otoritas di Jepang. Keluarga besar di Ponorogo masih menanti dengan haru kedatangan jenazah Sakti di rumah duka.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak SPPG Belum Kantongi SLHS, Mitra Krajan Ajukan Dokumen ke Dinas Kesehatan Madiun

    Banyak SPPG Belum Kantongi SLHS, Mitra Krajan Ajukan Dokumen ke Dinas Kesehatan Madiun

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Yayasan Miftahul Ulum melalui mitra Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) Krajan satu dari puluhan SPPG di Kabupaten Madiun yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Menyikapi hal itu, pihaknya telah mengajukan dokumen persyaratan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun sejak dua pekan lalu. Agus Supriyanto, perwakilan mitra SPPG Krajan, mengatakan […]

    Bagikan
  • Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar apel pasukan dalam kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025 di halaman Mapolres pada Jumat (19/12/2025). Dalam kegiatan ini melibatkan personil TNI-Polri, Pemerintah Daerah, DPRD Kota Madiun, relawan hingga instansi terkait. Operasi ini menjadi awal dalam kesiapsiagaan aparat dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru […]

    Bagikan
  • Terbukti Edarkan 25 Paket Sabu, Dua Oknum Polisi di Madiun Divonis 9 Tahun Penjara

    Terbukti Edarkan 25 Paket Sabu, Dua Oknum Polisi di Madiun Divonis 9 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dua oknum anggota kepolisian yang terjerat kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Madiun dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Rabu (3/6/2026). Kedua terdakwa, Toni Hermawan dan Defi Purnawan, dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam peredaran sabu seberat 5,16 gram yang dikemas dalam […]

    Bagikan
  • ASN Pemkab Ponorogo Diperiksa KPK Secara Maraton di Kota Madiun

    ASN Pemkab Ponorogo Diperiksa KPK Secara Maraton di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyelidikan dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo semakin intensif. Sejak Senin (01/12/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulai rangkaian pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi. Seluruh proses pendalaman perkara tersebut dipusatkan di Gedung Bhara Daksa, Polres Madiun Kota. Terpantau Selasa (02/13/2025), para saksi tampak datang bergiliran memasuki […]

    Bagikan
  • ODGJ di Ponorogo 20 Tahun Dipasung, Evakuasi Sempat Ditolak Keluarga Play Button

    ODGJ di Ponorogo 20 Tahun Dipasung, Evakuasi Sempat Ditolak Keluarga

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kirno (60), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, dipasung oleh keluarganya selama hampir 20 tahun. Kasus ini mencuat ke publik setelah video kondisi Kirno viral di media sosial dan menyita perhatian luas. Sebelum mengalami gangguan jiwa, Kirno diketahui sempat menjalani kehidupan normal. Namun kondisi tersebut […]

    Bagikan
  • 18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

    18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 18,6 juta mata bibit tebu bersertifikat kepada petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan tanaman tebu di lahan seluas 310 hektare sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat target swasembada gula nasional. Bibit yang disalurkan merupakan bibit unggul yang telah mengantongi sertifikasi, […]

    Bagikan
expand_less