Dari Pesantren ke Teknologi: Wapres Gibran Ajak Santri Pacitan Melek AI
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 38
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Pacitan – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Kamis (30/04/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi santri agar siap menghadapi era digital berbasis teknologi.
Sejak tiba sekitar pukul 06.30 WIB, kedatangan Wapres disambut antusias oleh para santri serta jajaran pengasuh pondok pesantren. Turut mendampingi, utusan khusus presiden Raffi Ahmad, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Wakil Bupati Pacitan Gagarin.
Kunjungan ini dirangkai dalam agenda “Santri Innovation” bertajuk Membangun Generasi Santri Unggul di Era Teknologi. Dalam sambutannya, Wapres menegaskan pentingnya penguasaan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sebagai bekal masa depan.
“Saya berpesan kepada para santriwan dan santriwati untuk mengoptimalkan kehadiran Artificial Intelligence dalam kegiatan yang positif dan produktif, baik dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Wapres.
Selain itu, Wapres juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar tidak tertinggal dalam penguasaan teknologi. Ia berharap para guru mampu menguasai teknologi digital, bahkan melampaui kemampuan para muridnya.
“Terima kasih kepada para kyai dan bu nyai yang telah memberikan ruang bagi santri untuk belajar robotik, coding, maupun AI. Ini akan sangat berguna ke depan, terutama dalam dunia kerja,” tegasnya.
Selama kunjungan, Wapres juga meninjau langsung pameran teknologi dan robotik hasil karya santri. Salah satu yang menarik perhatian adalah mesin robotik produksi kopi berkapasitas tiga kilogram berbasis collaborative robot, hasil kolaborasi dengan Asosiasi Robotika dan Kecerdasan Artifisial Indonesia.
Menurut Wapres, perkembangan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat dan tidak bisa dibendung. Karena itu, masyarakat termasuk kalangan pesantren dituntut untuk mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi sebagai alat peningkatan produktivitas.
Sementara itu, Wakil Bupati Pacitan Gagarin mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan berbasis teknologi di lingkungan pesantren.
Usai kegiatan di Pondok Tremas, Wapres melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Trenggalek untuk meninjau Bendungan Bagong. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





