Jumat, 30 Okt 2026
Trending Tags

Serapan Anggaran Lambat, Pemkab Magetan Tunda TPP Puluhan OPD, Ini Sebabnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Magetan memutuskan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Lambannya realisasi anggaran belanja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juli 2025 berbuntut sanksi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memutuskan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi puluhan OPD dengan progres serapan anggaran yang dinilai minim.

Hingga pertengahan bulan ini, rata-rata realisasi belanja OPD baru mencapai kisaran 40 persen. Penjabat Sekda Magetan, Muchtar Wahid, menegaskan bahwa langkah penundaan TPP dilakukan sebagai bentuk evaluasi kinerja dan dorongan percepatan belanja.

“Kita ingin belanja APBD selesai tepat waktu dan sesuai aturan. Kalau progresnya lambat tanpa alasan yang jelas, tentu ada sanksi administratif,” ujar Muchtar, Rabu (16/07/2025).

Namun, di balik lambatnya eksekusi anggaran, terselip sejumlah persoalan teknis yang turut menghambat. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Magetan, Diah Muharini, mengungkapkan bahwa sejumlah OPD ragu mengeksekusi kegiatan karena kekhawatiran akan efisiensi anggaran.

“Tahun ini banyak efisiensi. OPD jadi khawatir kalau anggarannya dipangkas di tengah jalan. ATK, perjalanan dinas, hingga proyek fisik jadi serba hati-hati,” jelasnya, Kamis (17/07/2025).

Selain itu, perubahan sistem katalog elektronik nasional dari versi 5 ke versi 6 juga memperlambat proses pengadaan. Dalam versi baru, seluruh penyedia barang/jasa wajib mendaftar ulang ke sistem INAPROC.

“Transisi ini memakan waktu karena mekanismenya berubah. Penyedia harus adaptasi dulu, jadi dampaknya terasa ke percepatan belanja,” imbuh Diah.

Kendala lainnya datang dari sisi internal PBJ. Dari kebutuhan 31 pejabat fungsional pengadaan, saat ini baru tersedia 21 orang. Akibatnya, satu orang bisa menangani hingga empat OPD sekaligus. Lebih dari itu, belum semua personel memiliki sertifikat level 2 yang menjadi syarat utama dalam menjalankan tugas pengadaan secara mandiri.

“Sesuai aturan, kalau sudah lebih dari 50 persen pejabat fungsional tersedia, maka wajib ditangani mereka. Tapi faktanya, belum semua punya sertifikat. Itu jadi penghambat,” ujar Diah.

PBJ juga menegaskan bahwa proses tidak sepenuhnya macet di pihak mereka. Banyak OPD belum melengkapi dokumen pengadaan dengan benar, sehingga proses harus dikembalikan berulang kali.

“Kalau dokumen lengkap, kami cepat memproses. Tapi kenyataannya, banyak yang harus bolak-balik revisi, terutama untuk lelang dan pengadaan langsung,” tandas Diah.

Pemkab Magetan menyatakan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja OPD. Jika progres tetap lamban, sanksi administratif berupa penundaan TPP akan diberlakukan secara berkelanjutan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Madiun resmi dimulai pada Jumat (31/7/2026). Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, sekaligus menandai dimulainya operasional sekolah berasrama bagi ratusan siswa dari keluarga prasejahtera. Sebanyak 260 peserta didik yang […]

    Bagikan
  • Tambang Ilegal Makin Marak, Walhi Jatim Desak Penegakan Hukum Tegas

    Tambang Ilegal Makin Marak, Walhi Jatim Desak Penegakan Hukum Tegas

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aktivitas tambang ilegal di wilayah Magetan, Jawa Timur, masih menjadi sorotan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar aturan, terutama di kawasan Parang dan sekitarnya. Direktur Eksekutif Walhi Jatim, Wahyu Eka Setyawan, mengungkapkan bahwa kegiatan penambangan yang berlangsung tanpa […]

    Bagikan
  • Dua Pick Up Tabrakan di Parang, Hantam Warung dan Kandang Kambing

    Dua Pick Up Tabrakan di Parang, Hantam Warung dan Kandang Kambing

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Parang–Magetan, Selasa (19/08/2025). Dua mobil pick up Mitsubishi L300 terlibat tabrakan hingga menabrak rumah makan dan kandang kambing milik warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.20 WIB itu saat Pick up bernopol AE 8423 NJ yang dikemudikan Muhamad Faiz melaju […]

    Bagikan
  • Proses PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Kembali Berjalan, Masih Terkendala Administrasi

    Proses PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Kembali Berjalan, Masih Terkendala Administrasi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, kembali menunjukkan perkembangan setelah sebelumnya sempat terhenti. Surat permohonan PAW dari DPC PKB kembali masuk ke Sekretariat DPRD Magetan dan mulai dibahas pimpinan dewan pada Rabu (18/2/2026). Sekretaris DPRD Magetan, Endang Ambarwati, membenarkan bahwa […]

    Bagikan
  • Pemeliharaan Jalan Kota Madiun 2026 Dimulai, 29 Ruas Diperbaiki dengan Anggaran Rp15,56 Miliar

    Pemeliharaan Jalan Kota Madiun 2026 Dimulai, 29 Ruas Diperbaiki dengan Anggaran Rp15,56 Miliar

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai mengerjakan proyek pemeliharaan berkala jalan pada tahun 2026. Sebanyak 29 ruas jalan akan diperbaiki dengan total anggaran mencapai Rp15,56 miliar. Jalan protokol, kawasan Balai Kota, hingga akses menuju destinasi wisata menjadi prioritas dalam tahap awal pekerjaan. Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat Petugas Damkar tangani Kebakaran Toko Suku Cadang di Jiwan

    Gerak Cepat Petugas Damkar tangani Kebakaran Toko Suku Cadang di Jiwan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kebakaran terjadi di sebuah toko suku cadang motor milik Sulistyaningsih (68) yang berlokasi di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Selasa malam sekitar pukul 20.40 WIB. Beruntung, berkat laporan cepat dari warga dan respons sigap dari petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat. Menurut keterangan Heri Kusuma, Komandan Regu C Pos […]

    Bagikan
expand_less