Berita Terkini
Trending Tags

Serapan Anggaran Lambat, Pemkab Magetan Tunda TPP Puluhan OPD, Ini Sebabnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Magetan memutuskan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Lambannya realisasi anggaran belanja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juli 2025 berbuntut sanksi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memutuskan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi puluhan OPD dengan progres serapan anggaran yang dinilai minim.

Hingga pertengahan bulan ini, rata-rata realisasi belanja OPD baru mencapai kisaran 40 persen. Penjabat Sekda Magetan, Muchtar Wahid, menegaskan bahwa langkah penundaan TPP dilakukan sebagai bentuk evaluasi kinerja dan dorongan percepatan belanja.

“Kita ingin belanja APBD selesai tepat waktu dan sesuai aturan. Kalau progresnya lambat tanpa alasan yang jelas, tentu ada sanksi administratif,” ujar Muchtar, Rabu (16/07/2025).

Namun, di balik lambatnya eksekusi anggaran, terselip sejumlah persoalan teknis yang turut menghambat. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Magetan, Diah Muharini, mengungkapkan bahwa sejumlah OPD ragu mengeksekusi kegiatan karena kekhawatiran akan efisiensi anggaran.

“Tahun ini banyak efisiensi. OPD jadi khawatir kalau anggarannya dipangkas di tengah jalan. ATK, perjalanan dinas, hingga proyek fisik jadi serba hati-hati,” jelasnya, Kamis (17/07/2025).

Selain itu, perubahan sistem katalog elektronik nasional dari versi 5 ke versi 6 juga memperlambat proses pengadaan. Dalam versi baru, seluruh penyedia barang/jasa wajib mendaftar ulang ke sistem INAPROC.

“Transisi ini memakan waktu karena mekanismenya berubah. Penyedia harus adaptasi dulu, jadi dampaknya terasa ke percepatan belanja,” imbuh Diah.

Kendala lainnya datang dari sisi internal PBJ. Dari kebutuhan 31 pejabat fungsional pengadaan, saat ini baru tersedia 21 orang. Akibatnya, satu orang bisa menangani hingga empat OPD sekaligus. Lebih dari itu, belum semua personel memiliki sertifikat level 2 yang menjadi syarat utama dalam menjalankan tugas pengadaan secara mandiri.

“Sesuai aturan, kalau sudah lebih dari 50 persen pejabat fungsional tersedia, maka wajib ditangani mereka. Tapi faktanya, belum semua punya sertifikat. Itu jadi penghambat,” ujar Diah.

PBJ juga menegaskan bahwa proses tidak sepenuhnya macet di pihak mereka. Banyak OPD belum melengkapi dokumen pengadaan dengan benar, sehingga proses harus dikembalikan berulang kali.

“Kalau dokumen lengkap, kami cepat memproses. Tapi kenyataannya, banyak yang harus bolak-balik revisi, terutama untuk lelang dan pengadaan langsung,” tandas Diah.

Pemkab Magetan menyatakan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja OPD. Jika progres tetap lamban, sanksi administratif berupa penundaan TPP akan diberlakukan secara berkelanjutan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria bernama Kusnadi (40), warga Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga. Pelaku diduga memperdaya korban dengan mengaku sebagai “Tuhan kedua” dan menjanjikan kesembuhan bagi suami korban yang menderita stroke. Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Magetan […]

    Bagikan
  • Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polisi tidak hanya berhasil membekuk tiga pelaku utama pembobolan ATM BNI di Indomaret FL 71, Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, tetapi juga mengamankan beragam barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku. Peralatan Pembobolan ATM Barang bukti utama mencakup peralatan teknis berbahaya yang […]

    Bagikan
  • Kios Diberi Akses ke Dalam Terminal, Pendapatan Pedagang Meningkat

    Kios Diberi Akses ke Dalam Terminal, Pendapatan Pedagang Meningkat

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios yang sebelumnya berada di luar area Terminal Tipe A Purboyo Madiun kini telah diberi akses masuk ke dalam kawasan terminal. Langkah ini diambil sebagai upaya penataan sekaligus peningkatan kesejahteraan para pedagang. Ali Imron, Wasatpel Terminal Tipe A Purboyo Madiun, menjelaskan bahwa pemindahan kios ke dalam terminal dilakukan secara […]

    Bagikan
  • Gerbong Mutasi Lebih Besar, Maidi : OPD Tak Optimal Dievaluasi

    Gerbong Mutasi Lebih Besar, Maidi : OPD Tak Optimal Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi baru saja melakukan mutasi terhadap 5 pejabat pimpinan tinggi pratama pada Rabu (07/05/2025). Bahkan, 2 Kepala Dinas masuk “kotak” di posisi Staf Ahli. Rupanya, gerbong mutasi tidak ada berhenti disini saja. Maidi mengungkapkan bahwa perubahan struktur atau “gerbong” pemerintahan akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini, […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ponorogo Cek Takaran Minyakita, Harga Jual Diatas HET

    Satreskrim Polres Ponorogo Cek Takaran Minyakita, Harga Jual Diatas HET

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Ponorogo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap takaran minyak goreng merek Minyakita di Pasar Legi Rabu (12/3/2025). Langkah ini diambil menyusul viralnya isu di media sosial yang menyebutkan volume minyak dalam kemasan tidak sesuai dengan yang tertera di label. Kanit Tipidter Satreskrim Polres Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, menjadi pusat perhatian setelah tiga ekor sapi dilaporkan mati sejak awal September 2025. Kondisi ini membuat lebih dari separuh populasi sapi di desa tersebut terinfeksi. Para peternak pun tak punya banyak pilihan selain menjual […]

    Bagikan
expand_less