Berita Terkini
Trending Tags

Hardiknas 2026 Magetan, Aspirasi Siswa Minta Sekolah Ramah Anak hingga Fasilitas Digital

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 137
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hardiknas 2026 jadi ruang aspirasi pelajar untuk pendidikan Magetan. (25/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan tidak hanya diwarnai tari massal ribuan guru dan pelajar. Momentum tersebut juga menjadi panggung bagi para siswa untuk menyampaikan aspirasi terkait masa depan pendidikan kepada Pemerintah Kabupaten Magetan.

Dalam kegiatan yang digelar di Alun-Alun Magetan, Senin sore (25/5/2026), sejumlah perwakilan siswa dari tingkat SD hingga SMP menyampaikan surat terbuka yang menjadi harapan mereka secara langsung di hadapan Bupati Magetan dan jajaran Dinas Pendidikan.

Salah satu aspirasi datang dari perwakilan siswa sekolah dasar yang meminta terciptanya sekolah ramah anak di Kabupaten Magetan. Dalam penyampaiannya, siswa tersebut menilai sekolah bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi juga ruang untuk tumbuh, bermain dan membangun keberanian.

“Kami ingin sekolah dan lingkungan yang benar-benar ramah anak. Tempat yang membuat setiap anak merasa aman, nyaman, bahagia dan didengarkan,” ucapnya.

Ia juga berharap tidak ada lagi tekanan yang membuat anak takut dalam belajar. Menurutnya, lingkungan pendidikan yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat dan percaya diri.

Selain itu, siswa SD tersebut mengusulkan gerakan “Satu Anak Satu Mimpi” sebagai wadah bagi anak-anak untuk menuliskan cita-cita dan harapan mereka di sekolah maupun ruang publik.

“Saya yakin gerakan ini mampu menumbuhkan keberanian dalam meraih masa depan yang gemilang. Anak-anak akan merasa dihargai dan didengarkan,” katanya.

Aspirasi lain disampaikan Sifa Rosaira, siswi SMP Negeri 1 Nguntoronadi, yang menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas teknologi pendidikan di sekolah-sekolah.

Ia berharap pemerintah daerah meningkatkan sarana laboratorium komputer dan akses internet agar pelajar di Magetan mampu bersaing di era digital.

“Kami berharap adanya dukungan peningkatan fasilitas laboratorium komputer dan akses internet yang memadai agar kami siap menghadapi era digital,” ujar Sifa.

Tidak hanya itu, ia juga meminta pemerintah memperbanyak kompetisi non akademik di bidang sains, seni dan olahraga guna mendorong kreativitas siswa. Menurutnya, pengembangan potensi pelajar tidak cukup hanya melalui prestasi akademik.

Sifa juga berharap bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi dan kurang mampu dapat diperluas agar seluruh anak di Kabupaten Magetan memperoleh kesempatan pendidikan yang sama.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengaku terkesan dengan usulan yang disampaikan para pelajar, khususnya terkait penguatan digitalisasi pendidikan.

“Ya tadi sangat luar biasa, sangat bagus sekali. Seperti yang disampaikan siswa SMP yang meminta penguatan digitalisasi, nanti akan kami akomodir dan kami usahakan bersama dinas terkait,” kata Bupati Nanik.

Menurutnya, berbagai masukan dari pelajar menjadi perhatian pemerintah daerah untuk peningkatan kualitas pendidikan di Magetan.

“Sangat luar biasa usulan-usulannya tadi, khususnya dari anak SMP,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Magetan, Suhardi, menyebut surat terbuka dan aspirasi yang disampaikan siswa merupakan bentuk ketulusan sekaligus kepedulian anak-anak terhadap dunia pendidikan.

“Itu surat yang sangat tulus dari anak-anak kita. Tentu kami akan merespon karena tadi isinya bagus dan menjadi suara luar biasa bagi kami,” ujarnya.

Ia mengatakan Dinas Dikpora bersama jajaran akan melakukan pencermatan terhadap seluruh masukan yang telah disampaikan siswa untuk kemudian dirumuskan langkah tindak lanjutnya.

“Beserta jajaran nanti kami akan melakukan pencermatan lagi terkait surat itu dan akan kami rumuskan seperti apa tindak lanjutnya,” kata Suhardi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pergantian Direksi, Ini Catatan 5 Tahun Terakhir Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun

    Jelang Pergantian Direksi, Ini Catatan 5 Tahun Terakhir Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Taman Sari Kota Madiun mencatat peningkatan jumlah pelanggan, cakupan pelayanan, dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama periode 2021–2025. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator kinerja perusahaan daerah dalam memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat. Direktur Utama Perumdam Tirta Taman Sari […]

    Bagikan
  • Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ironi justru dirasakan tenaga pendidik di daerah. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar negeri Kabupaten Madiun mengaku hanya menerima upah Rp. 250 ribu per bulan. Pemerintah […]

    Bagikan
  • Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif

    Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Madiun mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Hal itu disampaikan usai peninjauan TKA di SMP Negeri 1 Madiun yang didampingi Cabdindik Madiun-Ngawi serta Dinas Pendidikan Kota Madiun pada Rabu (8/4/2026). Aries menilai kesiapan sarana dan pelaksanaan […]

    Bagikan
  • 6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun masih belum memenuhi persyaratan lingkungan dan kesehatan. Hal ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengendalian Pencemaran Air Limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun yang digelar di Gedung Krida Praja, Kamis (23/4/2026). Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus […]

    Bagikan
  • Viral! Empat Bocah Diduga Bobol Mushola dan Sekolah di Ngariboyo, Magetan

    Viral! Empat Bocah Diduga Bobol Mushola dan Sekolah di Ngariboyo, Magetan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jagat media sosial dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan empat orang bocah diduga membobol mushola dan ruang penyimpanan alat musik di SD Negeri 4 Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Keempatnya tertangkap basah oleh warga pada Sabtu sore (10/5/2025), setelah sebelumnya melihat gerak-gerik mereka mencurigakan. Dalam unggahan yang beredar, tertulis bahwa keempat […]

    Bagikan
  • Aparat Gabungan Intensifkan Patroli Malam di Magetan

    Aparat Gabungan Intensifkan Patroli Malam di Magetan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Stabilitas keamanan di Kabupaten Magetan terus dijaga ketat. Pada Selasa malam (2/9/2025), Polres Magetan bersama TNI dan Satpol PP menggelar patroli skala besar yang menyasar pusat kota, gedung perkantoran, hingga objek vital lainnya. Patroli dimulai sejak malam hingga larut, menggunakan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4). Langkah ini diambil […]

    Bagikan
expand_less