Berita Terkini
Trending Tags

Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung 2025, Simbol Persatuan Umat Hindu Nusantara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 245
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Piodalan, ribuan umat Hindu memadati Pura Mandara Giri Semeru Agung di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Lumajang – Suasana religius kembali menyelimuti kawasan kaki Gunung Semeru, Sabtu (19/07/2025), saat ribuan umat Hindu memadati Pura Mandara Giri Semeru Agung di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Kehadiran mereka adalah bagian dari perayaan Piodalan, yaitu upacara sakral ulang tahun pura yang digelar setiap 210 hari menurut kalender Bali.

Piodalan tahun ini berlangsung meriah dan khidmat. Meskipun tidak termasuk dalam siklus besar seperti Tawur Agung Panca Wali Krama yang terakhir digelar pada 2024, umat tetap menunjukkan antusiasme tinggi untuk menghaturkan bhakti dan doa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

“Ini adalah momen spiritual penting bagi kami. Walaupun bukan Panca Wali Krama, makna piodalan tetap dalam sebagai ungkapan syukur dan penyucian diri,” ujar Jero Mangku Ketut Sudarma, salah satu pemangku pura.

Rangkaian Upacara Berlangsung Sejak Awal Juli

Image Not Found
Piodalan tahun 2025 dengan prosesi puncak digelar sabtu pagi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Piodalan tahun 2025 diawali dengan ritual matur piuning, melasti ke Pantai Selatan, dan mupuk pedagingan. Prosesi puncak digelar Sabtu pagi, ditandai dengan persembahyangan akbar yang diikuti ribuan pemedek dari berbagai daerah, termasuk Bali, Banyuwangi, Jember, dan Pasuruan.

“Pura ini bukan hanya pusat ibadah, tapi simbol koneksi spiritual Gunung Semeru dengan Gunung Agung di Bali. Itu sebabnya setiap piodalan selalu menjadi daya tarik bagi umat Hindu lintas daerah,” jelas I Wayan Putra, umat dari Karangasem, Bali.

Sinergi Antarwilayah dan Dampak Ekonomi Warga

Image Not Found
Kehadiran umat dari luar daerah menjadi berkah Piodalan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Kehadiran umat dari luar daerah menjadi berkah tersendiri bagi warga Senduro. Homestay sederhana, warung makan, hingga kios oleh-oleh tampak dipadati pengunjung sejak beberapa hari terakhir.

“Sejak tiga hari lalu, rumah kami sudah penuh dengan tamu dari Bali. Mereka menginap, makan, dan belanja di sekitar pura,” ujar Sulastri, warga lokal yang juga pengelola penginapan rumahan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang turut memfasilitasi kelancaran acara dengan menyiagakan personel gabungan untuk pengaturan lalu lintas, kebersihan, dan pelayanan kesehatan di area pura.

Nilai Budaya dan Spiritualitas Tetap Dijaga

Piodalan bukan sekadar tradisi keagamaan, tapi juga wahana pelestarian budaya. Umat yang hadir mengenakan pakaian adat lengkap, membawa sesajen, dan mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

Sejumlah ritual simbolik juga dilaksanakan, seperti pembagian gelang Tridatu (merah-putih-hitam) sebagai pengingat kekuatan Tuhan dalam manifestasi Brahma, Wisnu, dan Siwa.

“Piodalan ini adalah pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan,” ungkap I Gusti Ayu Yuli, tokoh perempuan Hindu asal Situbondo.

Harmoni di Kaki Mahameru

Pura Mandara Giri Semeru Agung dibangun pada 1991 dan diresmikan pada 1992 sebagai tempat suci umat Hindu Jawa Timur yang mengacu pada kesucian Gunung Semeru sebagai Mahameru, pusat alam semesta menurut kepercayaan Hindu.

Di tengah situasi sosial yang kerap bergejolak, Piodalan menjadi ruang teduh bagi umat Hindu untuk merajut ketenangan, mempererat persaudaraan, dan merawat jati diri spiritual.

“Semeru tidak hanya gunung, tapi simbol keagungan dan ketenangan. Melalui piodalan, kami belajar kembali pada makna hidup yang seimbang,” pungkas Jero Mangku.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Warga Di Ponorogo Rusak Dihantam Plesengan Ambrol

    Rumah Warga Di Ponorogo Rusak Dihantam Plesengan Ambrol

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebuah plengsengan di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, ambrol pada Selasa (20/05/2025) dini hari dan menyebabkan kerusakan pada rumah milik warga. Sebelum kejadian, pemilik rumah telah melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Rumah milik Hariyanto (36), yang baru dibangun selama […]

    Bagikan
  • 41.577 Pelanggan Nikmati perjalanan dengan KA BIAS selama Libur Nataru

    41.577 Pelanggan Nikmati perjalanan dengan KA BIAS selama Libur Nataru

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kereta Api (KA) Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) rute Solo – Madiun PP menjadi KA favorit pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2024/2025 (Nataru) di Wilayah Daop 7 Madiun. Bagaimana tidak, pada periode 19 Desember 2024 – 5 Januari 2025 telah tercatat sebanyak 41.577 pelanggan menggunakan kereta api tersebut. Untuk keberangkatan […]

    Bagikan
  • Putusan PSU Pilkada Magetan, Timses Paslon 3 Sujatno – Ida Panaskan Mesin Pemenangan

    Putusan PSU Pilkada Magetan, Timses Paslon 3 Sujatno – Ida Panaskan Mesin Pemenangan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi memutuskan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Magetan, dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Senin (24/2/2025). Sebanyak 4 TPS yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi diantaranya 2 TPS di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, 1 TPS Desa Selotinatah,Kecamatan Ngariboyo, dan 1 TPS Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan […]

    Bagikan
  • DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

    DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun mendesak Dinas Sosial (Dinsos) setempat segera menuntaskan pemutakhiran data orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung. Langkah ini dinilai penting agar kondisi riil kasus pasung di Kabupaten Madiun bisa diketahui secara jelas. Desakan itu muncul setelah data Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyebut Kabupaten Madiun menempati posisi […]

    Bagikan
  • Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas nama Nur Wahid atau Gus Wahid terus menuai sorotan publik. Selain dianggap sarat nuansa politik pasca-Pilkada 2024, keputusan itu juga dinilai berpotensi mengikis marwah ke-NU-an di dalam tubuh PKB Magetan. Pengamat politik, Muries Subiyantoro menilai langkah […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
expand_less