Berita Terkini
Trending Tags

Manfaatkan Pekarangan, Pasutri di Magetan Sukses Budidayakan Cabai Rawit

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wawan Mariadi menyulap lahan kosong menjadi kebun cabai rawit menggunakan metode greenhouse (rumah tanaman), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah upaya pemerintah mendorong program ketahanan dan swasembada pangan nasional, pasangan suami istri di Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berhasil membudidayakan tanaman cabai rawit secara mandiri. Budidaya dilakukan di lahan pekarangan rumah yang sebelumnya tak produktif.

Pasangan Wawan Mariadi dan Fitri Rahmawati awalnya prihatin melihat lingkungan sekitar yang banyak dibiarkan terbengkalai. Beberapa kebun milik warga tampak seperti lahan tidur, dipenuhi semak belukar hingga tumpukan sampah.

Berangkat dari keprihatinan itu, mereka berinisiatif mengajak warga sekitar untuk bergotong royong membersihkan dan mengolah pekarangan tidak terpakai. Lahan tersebut kemudian disulap menjadi kebun cabai rawit menggunakan metode greenhouse (rumah tanaman).

“Dulunya di sini itu lahan kosong, banyak semak dan juga jadi tempat buang sampah. Akhirnya kami ajak warga kerja bakti untuk membersihkan. Kami olah lahannya, awalnya tanam terong, lalu beralih ke cabai rawit. Lalu kami bangun green house dengan bantuan dari kas RT dan pemerintah desa,” ujar Wawan Mariadi.

Image Not Found
Fitri Rahmawati, menyiram tanaman cabai. Foto : Kusnanto – Sinergia

Menurut Wawan, metode green house terbukti mampu menekan risiko serangan hama dan penyakit tanaman seperti jamur. Cabai yang ditanam pun tumbuh lebih sehat dan produktif. Meski luas lahannya terbatas, setiap panen yang dilakukan tiga hari sekali mampu menghasilkan 2,5 hingga 3 kilogram cabai.

Dengan harga cabai rawit yang saat ini melambung tinggi, keuntungan yang didapat pun kian terasa. Di tingkat petani, harga cabai rawit bisa mencapai Rp. 50 ribu hingga Rp. 55 ribu per kilogram. Sementara di pasar, harga bisa menyentuh Rp. 60 ribu hingga Rp. 65 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah, harganya sekarang lumayan. Selain bisa menambah penghasilan harian, hasil panen juga kami gunakan untuk kas lingkungan,” tambah Wawan.

Kisah sukses Wawan dan Fitri tak hanya berdampak secara ekonomi, tapi juga menginspirasi warga sekitar untuk mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah masing-masing. Di tengah melonjaknya harga pangan dan dorongan pemerintah terhadap swasembada pangan, upaya pasangan ini menjadi contoh nyata bagaimana ketahanan pangan bisa dimulai dari rumah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun dengan didampingi OPD Pemkab Madiun melakukan pengecekan stok dan harga bahan pokok pada Rabu (12/3/2025). Pengecekan dilakukan di 2 pasar tradisional yakni Pasar Pagotan dan Pasar Besar Caruban. Monitoring ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, termasuk harga yang terjangkau. […]

    Bagikan
  • Putusan PSU Pilkada Magetan, Timses Paslon 3 Sujatno – Ida Panaskan Mesin Pemenangan

    Putusan PSU Pilkada Magetan, Timses Paslon 3 Sujatno – Ida Panaskan Mesin Pemenangan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi memutuskan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Magetan, dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Senin (24/2/2025). Sebanyak 4 TPS yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi diantaranya 2 TPS di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, 1 TPS Desa Selotinatah,Kecamatan Ngariboyo, dan 1 TPS Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan […]

    Bagikan
  • Kreatif! Warga Pandean Sulap Sampah Plastik Jadi Lampion Merah Putih untuk HUT RI

    Kreatif! Warga Pandean Sulap Sampah Plastik Jadi Lampion Merah Putih untuk HUT RI

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, punya cara unik memeriahkan suasana. Mereka memanfaatkan sampah plastik bekas menjadi lampion bernuansa merah putih yang menghiasi lingkungan tempat tinggal. Kegiatan ini digagas oleh Rodiyah (45), warga setempat yang juga anggota Bank Sampah Pandean. Bersama puluhan […]

    Bagikan
  • 56 Perguruan Tinggi Ramaikan Pameran Pendidikan MGBK SMA 2025

    56 Perguruan Tinggi Ramaikan Pameran Pendidikan MGBK SMA 2025

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan pelajar SMA/SMK sederajat di Kota Madiun meramaikan pameran Pendidikan Kota Madiun 2025 yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA pada Senin (13/1/2025) di Asrama Haji Kota Madiun. 56 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang turut serta memamerkan program studi unggulannya. Hal ini guna memberikan referensi bagi para […]

    Bagikan
  • Marbot Masjid Meninggal Dunia, PJ Walikota Madiun Serahkan Santunan JKM Rp. 42 Juta kepada Ahli Waris

    Marbot Masjid Meninggal Dunia, PJ Walikota Madiun Serahkan Santunan JKM Rp. 42 Juta kepada Ahli Waris

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (JKK-JKM) dinilai dapat dirasakan kemanfaatannya. Jaminan sosial oleh Pemerintah Kota Madiun dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan tersebut sudah melindungi puluhan ribu pekerja di Kota Madiun. Tidak hanya dibiayai melalui APBD Kota Madiun, namun program ini juga dibiayai melalui CSR PDAM Tirta Taman Sari Kota […]

    Bagikan
  • DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Meski memberikan apresiasi atas capaian tersebut, DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terlena. […]

    Bagikan
expand_less