Berita Terkini
Trending Tags

Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kekecewaan Kartini yang diunggah ke media sosial, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Insiden ini terjadi pasca proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025. Kartini mengungkapkan bahwa anaknya telah mengikuti seluruh prosedur administrasi pendaftaran dan aktif mengikuti kegiatan sekolah, termasuk MPLS, sebelum akhirnya diberi tahu bahwa sang anak tidak tercatat sebagai siswa resmi.

“Semua berkas sudah saya lengkapi. Anaknya sudah dapat seragam, sudah ikut MPLS dan kegiatan belajar sejak Senin hingga Selasa (22/07). Tapi tiba-tiba dibilang tidak terdaftar,” ujar Kartini saat ditemui di rumahnya, Kamis (24/07).

Ia pun mempertanyakan kebijakan sekolah yang secara sepihak menyatakan anaknya tidak terdaftar, sementara di hari yang sama, siswa baru lain justru masuk ke kelas yang sebelumnya ditempati putranya, yakni kelas 7A.

“Kalau sebelum masuk sekolah diberitahu, saya bisa maklum. Tapi ini sudah masuk sekolah, anak saya sudah belajar, kok malah dikeluarkan. Saya sudah tanya ke kepala sekolah, tapi jawabannya tidak memuaskan,” tambahnya.

Kekecewaan Kartini sempat ia unggah ke media sosial. Unggahan itu sempat ramai diperbincangkan netizen, namun kemudian dihapus atas pertimbangan menjaga kondisi mental sang anak.

“Saya hapus sendiri, tidak ada yang menyuruh. Tapi sebelumnya saya juga sudah mengadu ke anggota DPRD,” ungkapnya.

Kini, putra Kartini telah diterima di SMP Negeri 1 Dagangan. Ia memutuskan untuk segera memindahkan anaknya agar tidak kehilangan waktu belajar selama setahun. “Saya tidak mau anak saya menunggu. Ini jalan terbaik bagi kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Dagangan, Nur Aini, enggan memberikan penjelasan mendalam. Saat dicoba dikonfirmasi awak media, Nur Aini tidak berada di sekolah. Ketika dihubungi via telepon dan pesan singkat, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ini hanya kesalahpahaman orang tua. Sudah kami selesaikan secara kekeluargaan dengan kedua orang tua,” ujar Nur Aini singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun belum memberikan tanggapan atas persoalan tersebut. Ketidakjelasan ini memunculkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas proses penerimaan siswa baru di wilayah tersebut.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Lansia dan Ibu Muda di Pangongangan Diwisuda Usai Ikuti Program Sekolah Tangguh

    Puluhan Lansia dan Ibu Muda di Pangongangan Diwisuda Usai Ikuti Program Sekolah Tangguh

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan lansia dan ibu muda di Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, diwisuda pada Selasa pagi (30/09/2025). Mereka dinyatakan lulus setelah menyelesaikan program Sekolah Lansia Tangguh dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Lurah Pangongangan, Eva Anjarika Rahmawati, menjelaskan bahwa Sekolah Orang Tua Hebat merupakan program dari Dinas Kesehatan Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian yang mencapai 260 ton per hari. Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap instruksi pemerintah pusat yang menyoroti meningkatnya ancaman darurat sampah di berbagai daerah. Program ini menekankan kewajiban warga untuk memisahkan sampah organik dan […]

    Bagikan
  • Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

    Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo masih menemukan sejumlah sekolah yang belum menerapkan Peraturan Daerah (Perda) No. 4/2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Padahal, regulasi tersebut telah disahkan oleh DPRD dan Pemkab Ponorogo sejak Juli 2024 lalu. Plt Sekretaris Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini menjelaskan 86 persen lembaga pendidikan di Bumi Reog telah […]

    Bagikan
  • Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan. Sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan dengan lebar retakan mencapai 10 hingga 15 sentimeter. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Morosowo dan Mendak membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Gudang Penyimpanan Ludes

    Kebakaran Pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Gudang Penyimpanan Ludes

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu PT. Dwi Prima Sentosa yang berada di Desa Karangtengah Prandon, Kec/Kabupaten Ngawi pada Minggu (06/07/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Kobaran api melahap bagian gudang penyimpanan sepatu dan sandal. Diduga api berasal dari korsleting listrik pada Air Conditioner (AC). Riki Hidayat, petugas keamanan pabrik saat dikonfirmasi mengaku sempat […]

    Bagikan
  • Paramotor Siap Terbang di Langit Madiun, TPA Winongo Siap Jadi Destinasi Wisata Udara

    Paramotor Siap Terbang di Langit Madiun, TPA Winongo Siap Jadi Destinasi Wisata Udara

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Langit Kota Madiun akan segera dihiasi wahana baru yang menantang adrenalin yakni paramotor. Bertempat di kawasan Kebun Buah Piramida TPA Winongo, uji coba perdana wahana udara ini berlangsung sukses. Hal itu membuka peluang besar menjadikan TPA Winongo sebagai magnet baru wisata petualangan. Tiga unit paramotor diuji terbang untuk menilai kelayakan […]

    Bagikan
expand_less