Berita Terkini
Trending Tags

Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kekecewaan Kartini yang diunggah ke media sosial, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Insiden ini terjadi pasca proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025. Kartini mengungkapkan bahwa anaknya telah mengikuti seluruh prosedur administrasi pendaftaran dan aktif mengikuti kegiatan sekolah, termasuk MPLS, sebelum akhirnya diberi tahu bahwa sang anak tidak tercatat sebagai siswa resmi.

“Semua berkas sudah saya lengkapi. Anaknya sudah dapat seragam, sudah ikut MPLS dan kegiatan belajar sejak Senin hingga Selasa (22/07). Tapi tiba-tiba dibilang tidak terdaftar,” ujar Kartini saat ditemui di rumahnya, Kamis (24/07).

Ia pun mempertanyakan kebijakan sekolah yang secara sepihak menyatakan anaknya tidak terdaftar, sementara di hari yang sama, siswa baru lain justru masuk ke kelas yang sebelumnya ditempati putranya, yakni kelas 7A.

“Kalau sebelum masuk sekolah diberitahu, saya bisa maklum. Tapi ini sudah masuk sekolah, anak saya sudah belajar, kok malah dikeluarkan. Saya sudah tanya ke kepala sekolah, tapi jawabannya tidak memuaskan,” tambahnya.

Kekecewaan Kartini sempat ia unggah ke media sosial. Unggahan itu sempat ramai diperbincangkan netizen, namun kemudian dihapus atas pertimbangan menjaga kondisi mental sang anak.

“Saya hapus sendiri, tidak ada yang menyuruh. Tapi sebelumnya saya juga sudah mengadu ke anggota DPRD,” ungkapnya.

Kini, putra Kartini telah diterima di SMP Negeri 1 Dagangan. Ia memutuskan untuk segera memindahkan anaknya agar tidak kehilangan waktu belajar selama setahun. “Saya tidak mau anak saya menunggu. Ini jalan terbaik bagi kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Dagangan, Nur Aini, enggan memberikan penjelasan mendalam. Saat dicoba dikonfirmasi awak media, Nur Aini tidak berada di sekolah. Ketika dihubungi via telepon dan pesan singkat, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ini hanya kesalahpahaman orang tua. Sudah kami selesaikan secara kekeluargaan dengan kedua orang tua,” ujar Nur Aini singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun belum memberikan tanggapan atas persoalan tersebut. Ketidakjelasan ini memunculkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas proses penerimaan siswa baru di wilayah tersebut.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan

    Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menetapkan Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo, Fuad Safrowi (FS), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026. Usai ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (4/8/2026), Fuad langsung ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Ponorogo selama 20 hari. […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satu pemandangan tidak biasa muncul dalam Rapat Paripurna DPRD Magetan pada Senin siang (29/12/2025). Di tengah proses pengambilan keputusan atas Raperda Perumda Air Minum Lawu Tirta, sebuah kursi yang semestinya diisi perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan justru dibiarkan kosong. Paripurna yang umumnya dihadiri lengkap unsur Forkopimda itu tetap diikuti oleh Pengadilan […]

    Bagikan
  • Petani di Magetan Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air Sawah

    Petani di Magetan Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air Sawah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di area persawahan miliknya di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Sabtu (6/6/2026) pagi. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik saat melakukan perbaikan pompa air yang digunakan untuk mengairi sawah. Korban diketahui bernama Subari (65), warga setempat yang ditemukan dalam […]

    Bagikan
  • Berkas Korupsi Pokir DPRD Magetan P21, Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    Berkas Korupsi Pokir DPRD Magetan P21, Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menyatakan penyidikan perkara dugaan korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020–2024 telah rampung. Berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 dan segera memasuki tahap penuntutan. Kejari Magetan menjadwalkan pelimpahan tahap II berupa tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kamis (20/8/2026). Setelah […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit kini menyentuh angka Rp. 68 ribu per kilogram, naik signifikan dari sebelumnya Rp. 45 ribu. Kondisi ini membawa angin segar bagi para petani cabai, salah satunya Dana Raditya […]

    Bagikan
  • Proyek BTT Jembatan Mojopurno Disidak Komisi D DPRD

    Proyek BTT Jembatan Mojopurno Disidak Komisi D DPRD

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek jembatan Mojopurno di Desa Mojopurno Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun disidak oleh jajaran Komisi D DPRD setempat. Fokus inspeksi mendadak (Sidak) kali ini, jajaran legislatif ingin memastikan mutu dan progres pekerjaan sesuai harapan masyarakat.  Ketua Komisi D Lely Hardyarini  mengatakan sidak ini dilakukan untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai jadwal […]

    Bagikan
expand_less