Berita Terkini
Trending Tags

Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kekecewaan Kartini yang diunggah ke media sosial, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Insiden ini terjadi pasca proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025. Kartini mengungkapkan bahwa anaknya telah mengikuti seluruh prosedur administrasi pendaftaran dan aktif mengikuti kegiatan sekolah, termasuk MPLS, sebelum akhirnya diberi tahu bahwa sang anak tidak tercatat sebagai siswa resmi.

“Semua berkas sudah saya lengkapi. Anaknya sudah dapat seragam, sudah ikut MPLS dan kegiatan belajar sejak Senin hingga Selasa (22/07). Tapi tiba-tiba dibilang tidak terdaftar,” ujar Kartini saat ditemui di rumahnya, Kamis (24/07).

Ia pun mempertanyakan kebijakan sekolah yang secara sepihak menyatakan anaknya tidak terdaftar, sementara di hari yang sama, siswa baru lain justru masuk ke kelas yang sebelumnya ditempati putranya, yakni kelas 7A.

“Kalau sebelum masuk sekolah diberitahu, saya bisa maklum. Tapi ini sudah masuk sekolah, anak saya sudah belajar, kok malah dikeluarkan. Saya sudah tanya ke kepala sekolah, tapi jawabannya tidak memuaskan,” tambahnya.

Kekecewaan Kartini sempat ia unggah ke media sosial. Unggahan itu sempat ramai diperbincangkan netizen, namun kemudian dihapus atas pertimbangan menjaga kondisi mental sang anak.

“Saya hapus sendiri, tidak ada yang menyuruh. Tapi sebelumnya saya juga sudah mengadu ke anggota DPRD,” ungkapnya.

Kini, putra Kartini telah diterima di SMP Negeri 1 Dagangan. Ia memutuskan untuk segera memindahkan anaknya agar tidak kehilangan waktu belajar selama setahun. “Saya tidak mau anak saya menunggu. Ini jalan terbaik bagi kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Dagangan, Nur Aini, enggan memberikan penjelasan mendalam. Saat dicoba dikonfirmasi awak media, Nur Aini tidak berada di sekolah. Ketika dihubungi via telepon dan pesan singkat, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ini hanya kesalahpahaman orang tua. Sudah kami selesaikan secara kekeluargaan dengan kedua orang tua,” ujar Nur Aini singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun belum memberikan tanggapan atas persoalan tersebut. Ketidakjelasan ini memunculkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas proses penerimaan siswa baru di wilayah tersebut.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Maidi Serahkan SK Pengangkatan 37 PPPK,  Ingatkan Soal Disiplin dan Evaluasi Kinerja

    Wali Kota Maidi Serahkan SK Pengangkatan 37 PPPK,  Ingatkan Soal Disiplin dan Evaluasi Kinerja

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 37 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada Kamis (19/09/2025). Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi di Gedung GCIO. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanuddin, menjelaskan bahwa total formasi PPPK 2024 mencapai 276. Penyerahan kali ini merupakan lanjutan dari formasi […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,1 kilogram penyelesaian perkara dari seorang terpidana. Barang bukti tersebut berasal dari perkara peredaran narkoba yang telah diputus pengadilan dan berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jaksa penuntut umum sebagai eksekutor putusan pengadilan. […]

    Bagikan
  • 158 Desa/Kelurahan Rampungkan AHU Koperasi Merah Putih, Target Tuntas 100 Persen 25 Juni

    158 Desa/Kelurahan Rampungkan AHU Koperasi Merah Putih, Target Tuntas 100 Persen 25 Juni

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Madiun menunjukkan progres signifikan. Hingga Jumat (20/06/2025) pagi, tercatat 158 desa dan kelurahan telah merampungkan proses pengesahan Administrasi Hukum Umum (AHU) melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum dan HAM. Dari total 206 desa dan kelurahan di wilayah tersebut, capaian ini […]

    Bagikan
  • Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS yang menjadi objek sengketa dalam Pilkada Magetan 2024. Terkait putusan tersebut, pengamat politik Nuryanto, memberikan pandangannya tentang dinamika yang akan terjadi pada tahap lanjutan pemilihan ini. “Mencermati bahwa PSU di empat TPS tersebut akan sangat mempengaruhi […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memadati layanan penukaran uang baru yang digelar Bank Indonesia melalui mobil kas keliling di halaman Masjid Agung Ponorogo, Selasa (24/2/2026). Meski Lebaran masih beberapa waktu lagi, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru sudah terlihat sejak awal Ramadan. Sejak pagi hari, warga yang didominasi kaum […]

    Bagikan
  • Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

    Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur sipil negara di Kabupaten Magetan memasuki fase penting jelang akhir 2025. Ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan, sementara masyarakat masih bertanya-tanya soal kapan formasi CPNS 2026 akan dibuka. Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, tahun anggaran 2025 memuat […]

    Bagikan
expand_less