Berita Terkini
Trending Tags

Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu pedagang, Sringatun, menunggu jatah beras SPHP yang tak kunjung tiba, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Harga beras di Kabupaten Madiun terus mengalami kenaikan meski saat ini telah memasuki masa panen. Kondisi ini dikeluhkan warga yang terpaksa mengorbankan kebutuhan lainnya demi memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Pantauan di Pasar Tradisional Pagotan, Sabtu (26/07/2025), harga beras lokal tembus Rp14.000 per kilogram. Sementara, beras kualitas medium dijual Rp15.000 dan beras premium mencapai Rp17.000 per kilogram.

Ekawati, salah satu pembeli di pasar tersebut mengaku keberatan dengan lonjakan harga yang terus terjadi tanpa diimbangi dengan pasokan beras subsidi dari pemerintah.

“Setiap minggu harga naik. Kami terpaksa kurangi belanja lauk pauk demi bisa beli beras. Padahal ini kebutuhan pokok,” keluhnya.

Tak hanya konsumen, para pedagang juga mengaku bingung karena janji distribusi beras subsidi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) belum juga terealisasi.

Salah satu pedagang, Sringatun, mengungkapkan dirinya telah didata oleh petugas dan diminta mengisi formulir sebagai calon penerima jatah beras SPHP. Namun hingga kini, distribusi beras tersebut tak kunjung tiba.

“Sudah didata dan isi formulir dua bulan lalu, tapi sampai sekarang belum ada kabar. Padahal banyak pembeli cari beras SPHP,” ujar Sringatun kepada wartawan.

Selain pedagang dan pembeli di tingkat pasaran, pedagang beras setingkat agen pun juga belum menerima pasokan beras SPHP dari Bulog. Padahal beras SPHP dinilai mampu mengurangi beban biaya masyarakat untuk mendapatkan beras layak konsumsi, ditengah terus melambungnya harga beras dipasaran.

“Rata rata masyarakat carinya yang murah dari sekian beras yang murah selain beras lokal beras SPHP itu, tapi stok mya belum ada” ungkap Afinda Septianti, penjual agen beras di Pagotan. 

Belum turunnya beras SPHP ke pasaran memperparah beban masyarakat, terutama di tengah harga beras yang terus melonjak. Warga berharap pemerintah segera menyalurkan beras subsidi agar harga di pasaran bisa kembali stabil.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet PTKN IBCA MMA Kota Madiun Genjot Fisik Jelang Kejurprov Jatim

    Atlet PTKN IBCA MMA Kota Madiun Genjot Fisik Jelang Kejurprov Jatim

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 673
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka mempersiapkan kondisi fisik menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur, Divisi Olahraga Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) IBCA MMA Kota Madiun menggelar latihan fisik berupa jogging bersama, Minggu (5/4/2026) pagi di Kabupaten Magetan. Kegiatan dimulai dari Pasar Bunga Ngerong, Plaosan, Kabupaten Magetan, dengan rute menanjak menuju kawasan wisata Telaga Sarangan. Belasan […]

    Bagikan
  • Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) hingga kini masih menarik untuk dikulik. Sebagai komponen pendulang pendapatan asli desa, hadirnya Bumdes tidak harus dikomando orang pintar. Justru sosok pengurus berjiwa bisnis tinggi yang cukup pas menahkodai Bumdes. Pernyataan ini muncul dari seorang tenaga ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madiun, Deyisnil Fariadi […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, Kejari Magetan Periksa 15 Saksi

    Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, Kejari Magetan Periksa 15 Saksi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa di Ngariboyo, Kabupaten Magetan, kembali mencuat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kini memasuki babak baru pengusutan dalam perkara yang disebut sebagai Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, dengan total 15 saksi telah diperiksa. Hampir seluruh perangkat Desa Ngariboyo ikut dimintai keterangan oleh penyidik. “Perangkat Desa […]

    Bagikan
  • Becak Listrik dari Presiden RI, Pemkot Madiun Optimalkan Untuk Mendukung Transportasi Pariwisata

    Becak Listrik dari Presiden RI, Pemkot Madiun Optimalkan Untuk Mendukung Transportasi Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 200 tukang becak di Kota Madiun menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI, Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) pada Minggu (08/02/2026). Secara simbolis penyerahan bantuan becak listrik ini dilakukan oleh Nanik S. Deyang selaku perwakilan Yayasan GSN sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia dengan didampingi Plt Wali […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menegaskan isu dugaan pemerasan terhadap kepala desa se-Kabupaten Madiun oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun tidak terbukti. Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Saiful Bahri Siregar menyampaikan hasil klarifikasi yang dilakukan terhadap Kasi Intel Kejari Madiun, menyusul kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang sempat ramai diberitakan. “Berita […]

    Bagikan
  • Sidang Disiplin 43 Prajurit, Danlanud Iswahjudi : Judi Online Hancurkan Marwah TNI AU

    Sidang Disiplin 43 Prajurit, Danlanud Iswahjudi : Judi Online Hancurkan Marwah TNI AU

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tindakan tegas dilakukan TNI Angkatan Udara terhadap 43 personelnya yang tersandung kasus judi online. Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, memimpin langsung sidang disiplin yang berlangsung di Gedung Dewanto, Kamis (04/09/2025) kemarin. Dalam sidang tersebut, Muchtadi menegaskan bahwa judi online merupakan pelanggaran serius yang tidak dapat ditoleransi. “Perbuatan ini […]

    Bagikan
expand_less