Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu pedagang, Sringatun, menunggu jatah beras SPHP yang tak kunjung tiba, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Harga beras di Kabupaten Madiun terus mengalami kenaikan meski saat ini telah memasuki masa panen. Kondisi ini dikeluhkan warga yang terpaksa mengorbankan kebutuhan lainnya demi memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Pantauan di Pasar Tradisional Pagotan, Sabtu (26/07/2025), harga beras lokal tembus Rp14.000 per kilogram. Sementara, beras kualitas medium dijual Rp15.000 dan beras premium mencapai Rp17.000 per kilogram.

Ekawati, salah satu pembeli di pasar tersebut mengaku keberatan dengan lonjakan harga yang terus terjadi tanpa diimbangi dengan pasokan beras subsidi dari pemerintah.

“Setiap minggu harga naik. Kami terpaksa kurangi belanja lauk pauk demi bisa beli beras. Padahal ini kebutuhan pokok,” keluhnya.

Tak hanya konsumen, para pedagang juga mengaku bingung karena janji distribusi beras subsidi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) belum juga terealisasi.

Salah satu pedagang, Sringatun, mengungkapkan dirinya telah didata oleh petugas dan diminta mengisi formulir sebagai calon penerima jatah beras SPHP. Namun hingga kini, distribusi beras tersebut tak kunjung tiba.

“Sudah didata dan isi formulir dua bulan lalu, tapi sampai sekarang belum ada kabar. Padahal banyak pembeli cari beras SPHP,” ujar Sringatun kepada wartawan.

Selain pedagang dan pembeli di tingkat pasaran, pedagang beras setingkat agen pun juga belum menerima pasokan beras SPHP dari Bulog. Padahal beras SPHP dinilai mampu mengurangi beban biaya masyarakat untuk mendapatkan beras layak konsumsi, ditengah terus melambungnya harga beras dipasaran.

“Rata rata masyarakat carinya yang murah dari sekian beras yang murah selain beras lokal beras SPHP itu, tapi stok mya belum ada” ungkap Afinda Septianti, penjual agen beras di Pagotan. 

Belum turunnya beras SPHP ke pasaran memperparah beban masyarakat, terutama di tengah harga beras yang terus melonjak. Warga berharap pemerintah segera menyalurkan beras subsidi agar harga di pasaran bisa kembali stabil.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Gamelan Magetan Dituntut 1,5 Tahun Penjara

    Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Gamelan Magetan Dituntut 1,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan Tahun Anggaran 2019 di lingkungan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jumat (13/2/2026). Agenda persidangan kali ini adalah pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Magetan terhadap dua terdakwa Y. Sulistyo […]

    Bagikan
  • Akses Vital Warga, Menanti Rencana Perbaikan Jembatan di Desa Ngale dan Desa Sugihwaras

    Akses Vital Warga, Menanti Rencana Perbaikan Jembatan di Desa Ngale dan Desa Sugihwaras

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Banjir bandang yang terjadi di akhir bulan Januari lalu,  sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat di Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan dan di Dusun/Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Rusaknya infrastruktur yang selama ini dijadikan akses jalan warga tersebut tak luput dari perhatian Legislatif.  Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Baru Bebas, Residivis di Ngawi Kembali Beraksi Curi Truk, Dihadiahi Timah Panas

    Baru Bebas, Residivis di Ngawi Kembali Beraksi Curi Truk, Dihadiahi Timah Panas

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polisi menembak kaki seorang residivis kasus pencurian dan penggelapan setelah pelaku kembali beraksi mencuri sebuah truk di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pelaku bernama Ridwan Mahmudi (29), warga Desa Widodaren, Kecamatan Gerih, terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Ridwan ditangkap Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi pada Kamis (27/8/2026) […]

    Bagikan
  • Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran Kota Madiun saat kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (19/4/2026) lalu menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) […]

    Bagikan
  • Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Madiun, PJU hingga Pohon Roboh Timpa Pos Security PLN

    Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Madiun, PJU hingga Pohon Roboh Timpa Pos Security PLN

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Madiun pada Sabtu (4/4/2026) sore. Dampaknya, sejumlah pohon tumbang dan fasilitas umum roboh di beberapa lokasi. Peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun bersama Dinas Perumahan dan Kawasan […]

    Bagikan
  • Empat Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Perambahan Hutan Pendidikan UGM di Ngawi, Dua Excavator Disita

    Empat Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Perambahan Hutan Pendidikan UGM di Ngawi, Dua Excavator Disita

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara bersama aparat gabungan berhasil mengungkap dugaan perambahan kawasan hutan negara di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklathut Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Dalam operasi gabungan yang melibatkan Korwas Polda Jawa […]

    Bagikan
expand_less