Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 860
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
CV Sukses Jaya Abadi perusahaan produksi plastik yang berada di Wonoasri, Kab.Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Sejumlah mantan karyawan CV Sukses Jaya Abadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan ijazah mereka yang hingga kini masih ditahan pihak perusahaan. Dokumen tersebut sebelumnya dijadikan jaminan saat mereka diterima bekerja di perusahaan produksi plastik yang berlokasi di Jalan Raya Basuki Rahmat, Desa Wonosari.

Salah satu eks karyawan, Ina Vernanda, mengaku telah berulang kali berupaya mengambil ijazahnya sejak keluar dari perusahaan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Setiap saya tanya ke HRD, jawabannya selalu nanti. Sampai sekarang belum juga dikembalikan,” ujar Ina saat dikonfirmasi, Senin (21/4/2026).

Ina menjelaskan, saat awal bekerja ia diminta menandatangani surat serah terima dokumen jaminan yang berisi kesediaan menyerahkan ijazah selama masa kerja. Ia bekerja selama sekitar tujuh bulan sebelum memutuskan keluar karena merasa tidak nyaman dengan kondisi kerja.

“Saya keluar sebelum kontrak habis karena suasana kerja tidak baik. Sudah ajukan resign, tapi belum di-ACC, akhirnya keluar sendiri,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Alviyan Rizki Rahmadoni, mantan karyawan asal Kabupaten Ngawi. Ia mengaku ijazahnya telah ditahan hampir dua tahun. Menurutnya, perusahaan meminta sejumlah uang sebagai syarat pengambilan dokumen tersebut.

“Saya diminta menebus ijazah sebesar satu kali gaji, sekitar Rp2,5 juta. Karena dianggap melanggar aturan, totalnya jadi sekitar Rp3 juta. Saya tidak punya uang, jadi belum saya ambil sampai sekarang,” ujar Alviyan.

Sementara itu, mantan karyawan lainnya, Mohammad Rido, juga mengaku belum menerima ijazah meski telah mengajukan pengunduran diri beberapa bulan lalu. Ia menyebut komunikasi dengan pihak perusahaan terputus.

“Saya sudah kirim surat resign, tapi hanya dititipkan ke satpam. HRD tidak bisa ditemui, dan pesan saya tidak pernah dibalas,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak CV Sukses Jaya Abadi belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinaskerin) Kabupaten Madiun, Arifin, mengatakan kasus penahanan ijazah oleh perusahaan tersebut bukan kali pertama terjadi.

“Kasus seperti ini sudah sering. Pada 2025 lalu ada sekitar 80 laporan, dan 25 di antaranya berhasil diselesaikan melalui mediasi,” kata Arifin, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan, praktik penahanan ijazah oleh perusahaan tidak dibenarkan. Hal itu mengacu pada surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan serta Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 560/1486/012/2025 yang melarang penahanan dokumen pribadi milik pekerja.

“Penahanan ijazah itu tidak diperbolehkan. Jika memang diserahkan saat awal bekerja, seharusnya dikembalikan dalam waktu tertentu,” ujarnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan untuk menekan pengeluaran bahan bakar minyak (BBM), meningkatkan kesejahteraan aparatur, sekaligus mendongkrak kualitas layanan pendidikan. Kebijakan tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyerahan surat tugas […]

    Bagikan
  • Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Festival 3th Duren Nak’nan yang berlangsung di Lapangan Panekan, Kabupaten Magetan, Sabtu (22/2/2025) malah menjadi sasaran pelaku kejahatan. Bagaimana tidak, alih alih bawa pulang durian, sejumlah pengunjung acara malah jadi korban pencopetan. Kapolsek Panekan, AKP Iin Pelangi, dikonfirmasi pada Minggu (23/2/2025), membenarkan jika pihaknya menerima banyak laporan kehilangan, setelah acara […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Jadi Korban Penipuan Jual Beli Gabah, 10 Ton Raib

    Warga Madiun Jadi Korban Penipuan Jual Beli Gabah, 10 Ton Raib

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Kasus dugaan penipuan pembelian gabah terjadi di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jumat malam (21/11/2025). Marjoko, anak dari korban bernama Katiyem, membeberkan kronologi lengkap kejadian yang membuat gabah milik ibunya raib dibawa truk tanpa pembayaran. Menurut Marjoko, ibunya dijanjikan transaksi pembelian gabah oleh seseorang yang mengaku bernama Heru. Keduanya sempat […]

    Bagikan
  • Petani 67 Tahun di Magetan Ditemukan Anak Kandung Meninggal di Ladang

    Petani 67 Tahun di Magetan Ditemukan Anak Kandung Meninggal di Ladang

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani berusia 67 tahun, Wagiyo, ditemukan meninggal dunia di sebuah ladang di Dusun Gentong, Desa Ngaglik, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (8/9/2026) siang. Jasad Wagiyo pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, Wito, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Wito mencari keberadaan ayahnya yang sebelumnya berangkat ke ladang untuk […]

    Bagikan
  • Wagub Emil Minta Bulog Serap Hasil Panen Petani Secara Cepat 

    Wagub Emil Minta Bulog Serap Hasil Panen Petani Secara Cepat 

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan tanam dan panen raya padi di area persawahan Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/4/2025). Dalam kegiatan ini, Emil mengapresiasi capaian produktivitas pertanian Ponorogo yang disebutnya melampaui rata-rata Jawa Timur. Menurut Emil, rata-rata produktivitas padi di Jawa Timur saat ini berada di […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (12/06/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa dari lokasi Proklim, pengusaha, jajaran Perhutani dari KPH Lawu, […]

    Bagikan
expand_less