Berita Terkini
Trending Tags

Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 771
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
CV Sukses Jaya Abadi perusahaan produksi plastik yang berada di Wonoasri, Kab.Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Sejumlah mantan karyawan CV Sukses Jaya Abadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan ijazah mereka yang hingga kini masih ditahan pihak perusahaan. Dokumen tersebut sebelumnya dijadikan jaminan saat mereka diterima bekerja di perusahaan produksi plastik yang berlokasi di Jalan Raya Basuki Rahmat, Desa Wonosari.

Salah satu eks karyawan, Ina Vernanda, mengaku telah berulang kali berupaya mengambil ijazahnya sejak keluar dari perusahaan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Setiap saya tanya ke HRD, jawabannya selalu nanti. Sampai sekarang belum juga dikembalikan,” ujar Ina saat dikonfirmasi, Senin (21/4/2026).

Ina menjelaskan, saat awal bekerja ia diminta menandatangani surat serah terima dokumen jaminan yang berisi kesediaan menyerahkan ijazah selama masa kerja. Ia bekerja selama sekitar tujuh bulan sebelum memutuskan keluar karena merasa tidak nyaman dengan kondisi kerja.

“Saya keluar sebelum kontrak habis karena suasana kerja tidak baik. Sudah ajukan resign, tapi belum di-ACC, akhirnya keluar sendiri,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Alviyan Rizki Rahmadoni, mantan karyawan asal Kabupaten Ngawi. Ia mengaku ijazahnya telah ditahan hampir dua tahun. Menurutnya, perusahaan meminta sejumlah uang sebagai syarat pengambilan dokumen tersebut.

“Saya diminta menebus ijazah sebesar satu kali gaji, sekitar Rp2,5 juta. Karena dianggap melanggar aturan, totalnya jadi sekitar Rp3 juta. Saya tidak punya uang, jadi belum saya ambil sampai sekarang,” ujar Alviyan.

Sementara itu, mantan karyawan lainnya, Mohammad Rido, juga mengaku belum menerima ijazah meski telah mengajukan pengunduran diri beberapa bulan lalu. Ia menyebut komunikasi dengan pihak perusahaan terputus.

“Saya sudah kirim surat resign, tapi hanya dititipkan ke satpam. HRD tidak bisa ditemui, dan pesan saya tidak pernah dibalas,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak CV Sukses Jaya Abadi belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinaskerin) Kabupaten Madiun, Arifin, mengatakan kasus penahanan ijazah oleh perusahaan tersebut bukan kali pertama terjadi.

“Kasus seperti ini sudah sering. Pada 2025 lalu ada sekitar 80 laporan, dan 25 di antaranya berhasil diselesaikan melalui mediasi,” kata Arifin, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan, praktik penahanan ijazah oleh perusahaan tidak dibenarkan. Hal itu mengacu pada surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan serta Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 560/1486/012/2025 yang melarang penahanan dokumen pribadi milik pekerja.

“Penahanan ijazah itu tidak diperbolehkan. Jika memang diserahkan saat awal bekerja, seharusnya dikembalikan dalam waktu tertentu,” ujarnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

    Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah perusahaan produsen alat mesin pertanian (alsintan) asal Madiun terpaksa menyerahkan empat unit mesin panen atau combine harvester sebagai jaminan tunggakan pajak. Ironisnya, mesin tersebut merupakan bagian dari ribuan unit alsintan yang pernah dijanjikan dibeli masa Presiden RI ke-7 Joko Widodo, namun hingga kini tak kunjung terwujud. Empat unit combine harvester […]

    Bagikan
  • Ratusan Siswa Serbu Stasiun! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Cetak “Duta Keselamatan Cilik”

    Ratusan Siswa Serbu Stasiun! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Cetak “Duta Keselamatan Cilik”

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan siswa dari berbagai sekolah di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengikuti program edukasi perkeretaapian yang digelar PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kegiatan ini berlangsung di sejumlah stasiun, seperti Stasiun Madiun, Stasiun Jombang, Stasiun Ngawi, Stasiun Magetan, dan Stasiun Caruban. Program bertajuk Eduspoor dan Fun Trip With BIAS tersebut bertujuan […]

    Bagikan
  • Kapolres Ponorogo Tuntaskan 3 Jembatan Presisi, Akses Warga Dipastikan Aman

    Kapolres Ponorogo Tuntaskan 3 Jembatan Presisi, Akses Warga Dipastikan Aman

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, memastikan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di sejumlah titik telah berjalan sesuai target. Dari empat lokasi yang direncanakan, tiga jembatan kini telah rampung dan siap digunakan masyarakat. AKBP Andin menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Polres Ponorogo dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Program ini difokuskan […]

    Bagikan
  • Viral! Maling Bertopeng Plastik Bobol Minimarket di Ngawi, Rokok Rp30 Juta Raib

    Viral! Maling Bertopeng Plastik Bobol Minimarket di Ngawi, Rokok Rp30 Juta Raib

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pembobolan minimarket kembali terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kali ini pelaku menjalankan aksinya dengan cara tak biasa, yakni menutupi kepala menggunakan tas atau kantong plastik hitam untuk menghindari identifikasi kamera pengawas (CCTV). Peristiwa tersebut terjadi di sebuah minimarket di Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 23.51 […]

    Bagikan
  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
  • Polres Magetan dan Ojol Gelar Sholat Ghoib untuk Korban Unjuk Rasa Jakarta

    Polres Magetan dan Ojol Gelar Sholat Ghoib untuk Korban Unjuk Rasa Jakarta

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan bersama komunitas ojek online (Ojol) melaksanakan sholat ghoib di Masjid Shiratal Mustaqim, Jumat (29/8/2025). Ibadah ini ditujukan untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, korban meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada 28 Agustus 2025. Suasana khidmat tampak mewarnai jalannya kegiatan. Anggota Polres Magetan dan para pengemudi ojol larut […]

    Bagikan
expand_less