Berita Terkini
Trending Tags

Atlet Porprov Diganjar Bonus Rp. 748 Juta, Kisah Fayi dari Jujitsu Raih Emas Setelah Gagal di 2022

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kontingen Jujitsu borong emas di Poprov Jatim 2025 dan mendapatkan reward dari Pemkab Ponorogo, Foto: Humas Jujitsu Ponorogo/Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menyerahkan bonus atau reward kepada atlet dan pelatih berprestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp. 748 juta, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mengharumkan nama daerah di kancah olahraga tingkat provinsi.

Dari jumlah itu, Rp. 605 juta dialokasikan untuk atlet, sementara Rp. 143 juta untuk pelatih. Besaran bonus bervariasi, sesuai pencapaian medali. Atlet peraih emas diganjar Rp. 45 juta, perak Rp. 10 juta, dan perunggu Rp. 5 juta. Sedangkan pelatih yang anak didiknya berhasil menyabet emas mendapat Rp. 5 juta, perak Rp. 4 juta, dan perunggu Rp. 3 juta.

Ketua Kontingen Porprov sekaligus Ketua Harian KONI Ponorogo, Sumani, menyampaikan rasa syukur atas torehan kontingen Ponorogo. Dari 143 atlet yang dikirim, mereka berhasil meraih total 38 medali. Rinciannya, 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

“Secara umum peringkatnya meningkat. Kalau sebelumnya Ponorogo di posisi 32, kini naik menjadi peringkat 27. Padahal kita hanya mengikuti 22 cabang olahraga dari total 88 cabor yang dipertandingkan. Ini sudah luar biasa,” kata Sumani.

Medali emas disumbangkan dari lima cabor, masing-masing tiga dari jujitsu, dua dari penthatlon, dua dari pencak silat, serta satu dari selam dan panjat tebing. Selain itu, atlet-atlet Ponorogo juga menorehkan perak dari cabor jujitsu (3), atletik (3), panjat tebing (2), selam (2), dan biliar (1). Sedangkan perunggu disumbang dari cabor jujitsu (3), penthatlon (2), biliar (2), petanque (2), kick boxing (2), serta masing-masing satu dari pencak silat, selam, atletik, balap sepeda, paralayang, renang, dan gantole.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa bonus bukanlah tujuan utama. Namun apresiasi itu diharapkan bisa menambah semangat para atlet muda.

“Hari ini ada reward. Memang tidak banyak, tapi cukup untuk memancing dan membuat anak-anak greget berlatih. Karena juara sesungguhnya bukanlah tujuan akhir. Yang penting olahraga ini maju, indah, masyarakat sehat, dan kalau bisa berprestasi serta memberi dampak ekonomi, itu bonus tambahan,” ujar Sugiri.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih, pengurus KONI, wali murid, hingga atlet yang sudah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membawa Ponorogo lebih baik di Porprov

“Mampu mengusung 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu, ini prestasi dahsyat. Mudah-mudahan ke depan jauh lebih bagus,” tambahnya.

Di balik gemerlap bonus ratusan juta, ada kisah personal yang menarik dari para atlet. Salah satunya datang dari Fayi’ Archika Faradia, mahasiswi Universitas Negeri Surabaya, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.

Perempuan 21 tahun asal Jl. Bangka, Tamanarum, Ponorogo itu sukses mempersembahkan medali emas di cabang jujitsu. Atas prestasi tersebut, Fayi berhak membawa pulang bonus Rp. 45 juta.

Namun, kemenangan itu bukanlah perjalanan yang instan. Fayi mengaku sudah mengikuti Porprov sejak 2022, tetapi gagal meraih medali karena cedera.

“Kalau Porprov baru dua kali, tahun 2022 dan 2025. Waktu 2022 saya tidak menang karena cedera,” kisahnya.

Perjuangan Fayi juga diwarnai rasa tidak percaya diri. Apalagi saat tampil di Kejurnas di Pacitan awal tahun ini, performanya sempat menurun.

“Target dari pelatih sebenarnya minimal bertahan sampai semifinal. Melihat performa terakhir, saya tidak berharap banyak. Tapi alhamdulillah bisa juara satu,” katanya sambil tersenyum.

Mendapat bonus Rp. 45 juta tentu jumlah yang besar bagi seorang mahasiswa. Fayi mengaku belum memiliki rencana khusus memanfaatkan uang tersebut.

“Kalau sekarang masih kepikiran buat ditabung dulu. Belum ada pikiran dipakai apa. Mungkin yang dekat-dekat ini untuk bantu orang tua bayar kos di Surabaya,” ungkap mahasiswi semester tujuh itu.

Kisah Fayi menambah warna dalam catatan prestasi kontingen Ponorogo. Dari sekadar angka medali, ada cerita tentang kerja keras, bangkit dari cedera, hingga bagaimana bonus dari pemerintah bisa meringankan beban pendidikan atlet muda.

KONI Ponorogo berharap capaian ini menjadi awal kebangkitan olahraga di bumi reog. Dukungan dari pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat diyakini akan melahirkan atlet-atlet berprestasi di level yang lebih tinggi.

“Ponorogo sudah membuktikan bisa naik peringkat dengan jumlah cabor yang terbatas. Dengan dukungan lebih serius, ke depan bukan tidak mungkin Ponorogo bisa masuk jajaran 20 besar, bahkan lebih,” ujar Sumani optimistis.

Sementara itu, Fayi menegaskan dirinya akan terus berlatih untuk mempertahankan performa.

“Alhamdulillah ada pelatih senior yang menargetkan saya emas. Meski awalnya kurang percaya diri, ternyata bisa tercapai. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi salah satu program prioritas yang digaungkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tengah mematangkan tempat atau lokasi untuk pembangunan gedung KMP. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengungkapkan jika saat ini setiap kelurahan tengah menentukan titik lahan untuk program tersebut. […]

    Bagikan
  • Upacara Peringati HUT ke-80 RI Kecamatan Dagangan Berlangsung Khidmat

    Upacara Peringati HUT ke-80 RI Kecamatan Dagangan Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, berlangsung khidmat. Upacara bendera yang digelar di Lapangan Dagangan pada Minggu (17/08/2025) tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Inf Muslikin, Komandan Koramil 0803/14 Dagangan. Ribuan peserta hadir dalam upacara tersebut, mulai dari siswa SD, SMP, SMA sederajat, perangkat desa, […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap Penggelapan Motor Modus Janjikan Pekerjaan, Pelaku 24 Kali Beraksi

    Polres Madiun Ungkap Penggelapan Motor Modus Janjikan Pekerjaan, Pelaku 24 Kali Beraksi

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun membongkar kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor yang dilakukan dengan modus menjanjikan pekerjaan. Pelaku berinisial AW alias Aryo (39), warga Kabupaten Blora Jawa Tengah, tercatat telah melakukan aksinya di 24 lokasi di wilayah Madiun Raya dan sekitarnya. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sampaikan Jawaban PU Fraksi Soal Perubahan APBD 2025

    Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sampaikan Jawaban PU Fraksi Soal Perubahan APBD 2025

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Madiun atas pandangan umum tujuh fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di ruang paripurna DPRD, Rabu (16/07/2025). Dalam kesempatan itu, Bupati Madiun Hari […]

    Bagikan
  • Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan milik P. Gigih Bakti Laksana, warga Desa Mejayan RT 02/RW 01, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Kebakaran pada Minggu (04/01/2026) petan ini, tidak hanya membakar bangunan, namun sejumlah fasilitas pendukung dan persediaan peralatan ternak turut hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, […]

    Bagikan
  • 8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli, Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir. Satlantas Polres Ponorogo mencatat sebanyak 8.924 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung. Setidaknya ada 5.418 pelanggar hanya diberikan teguran, sementara 3.484 lainnya dikenai sanksi tilang. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan pelajar. “Jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu, […]

    Bagikan
expand_less