Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Atlet Porprov Diganjar Bonus Rp. 748 Juta, Kisah Fayi dari Jujitsu Raih Emas Setelah Gagal di 2022

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kontingen Jujitsu borong emas di Poprov Jatim 2025 dan mendapatkan reward dari Pemkab Ponorogo, Foto: Humas Jujitsu Ponorogo/Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menyerahkan bonus atau reward kepada atlet dan pelatih berprestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp. 748 juta, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mengharumkan nama daerah di kancah olahraga tingkat provinsi.

Dari jumlah itu, Rp. 605 juta dialokasikan untuk atlet, sementara Rp. 143 juta untuk pelatih. Besaran bonus bervariasi, sesuai pencapaian medali. Atlet peraih emas diganjar Rp. 45 juta, perak Rp. 10 juta, dan perunggu Rp. 5 juta. Sedangkan pelatih yang anak didiknya berhasil menyabet emas mendapat Rp. 5 juta, perak Rp. 4 juta, dan perunggu Rp. 3 juta.

Ketua Kontingen Porprov sekaligus Ketua Harian KONI Ponorogo, Sumani, menyampaikan rasa syukur atas torehan kontingen Ponorogo. Dari 143 atlet yang dikirim, mereka berhasil meraih total 38 medali. Rinciannya, 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

“Secara umum peringkatnya meningkat. Kalau sebelumnya Ponorogo di posisi 32, kini naik menjadi peringkat 27. Padahal kita hanya mengikuti 22 cabang olahraga dari total 88 cabor yang dipertandingkan. Ini sudah luar biasa,” kata Sumani.

Medali emas disumbangkan dari lima cabor, masing-masing tiga dari jujitsu, dua dari penthatlon, dua dari pencak silat, serta satu dari selam dan panjat tebing. Selain itu, atlet-atlet Ponorogo juga menorehkan perak dari cabor jujitsu (3), atletik (3), panjat tebing (2), selam (2), dan biliar (1). Sedangkan perunggu disumbang dari cabor jujitsu (3), penthatlon (2), biliar (2), petanque (2), kick boxing (2), serta masing-masing satu dari pencak silat, selam, atletik, balap sepeda, paralayang, renang, dan gantole.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa bonus bukanlah tujuan utama. Namun apresiasi itu diharapkan bisa menambah semangat para atlet muda.

“Hari ini ada reward. Memang tidak banyak, tapi cukup untuk memancing dan membuat anak-anak greget berlatih. Karena juara sesungguhnya bukanlah tujuan akhir. Yang penting olahraga ini maju, indah, masyarakat sehat, dan kalau bisa berprestasi serta memberi dampak ekonomi, itu bonus tambahan,” ujar Sugiri.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih, pengurus KONI, wali murid, hingga atlet yang sudah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membawa Ponorogo lebih baik di Porprov

“Mampu mengusung 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu, ini prestasi dahsyat. Mudah-mudahan ke depan jauh lebih bagus,” tambahnya.

Di balik gemerlap bonus ratusan juta, ada kisah personal yang menarik dari para atlet. Salah satunya datang dari Fayi’ Archika Faradia, mahasiswi Universitas Negeri Surabaya, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.

Perempuan 21 tahun asal Jl. Bangka, Tamanarum, Ponorogo itu sukses mempersembahkan medali emas di cabang jujitsu. Atas prestasi tersebut, Fayi berhak membawa pulang bonus Rp. 45 juta.

Namun, kemenangan itu bukanlah perjalanan yang instan. Fayi mengaku sudah mengikuti Porprov sejak 2022, tetapi gagal meraih medali karena cedera.

“Kalau Porprov baru dua kali, tahun 2022 dan 2025. Waktu 2022 saya tidak menang karena cedera,” kisahnya.

Perjuangan Fayi juga diwarnai rasa tidak percaya diri. Apalagi saat tampil di Kejurnas di Pacitan awal tahun ini, performanya sempat menurun.

“Target dari pelatih sebenarnya minimal bertahan sampai semifinal. Melihat performa terakhir, saya tidak berharap banyak. Tapi alhamdulillah bisa juara satu,” katanya sambil tersenyum.

Mendapat bonus Rp. 45 juta tentu jumlah yang besar bagi seorang mahasiswa. Fayi mengaku belum memiliki rencana khusus memanfaatkan uang tersebut.

“Kalau sekarang masih kepikiran buat ditabung dulu. Belum ada pikiran dipakai apa. Mungkin yang dekat-dekat ini untuk bantu orang tua bayar kos di Surabaya,” ungkap mahasiswi semester tujuh itu.

Kisah Fayi menambah warna dalam catatan prestasi kontingen Ponorogo. Dari sekadar angka medali, ada cerita tentang kerja keras, bangkit dari cedera, hingga bagaimana bonus dari pemerintah bisa meringankan beban pendidikan atlet muda.

KONI Ponorogo berharap capaian ini menjadi awal kebangkitan olahraga di bumi reog. Dukungan dari pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat diyakini akan melahirkan atlet-atlet berprestasi di level yang lebih tinggi.

“Ponorogo sudah membuktikan bisa naik peringkat dengan jumlah cabor yang terbatas. Dengan dukungan lebih serius, ke depan bukan tidak mungkin Ponorogo bisa masuk jajaran 20 besar, bahkan lebih,” ujar Sumani optimistis.

Sementara itu, Fayi menegaskan dirinya akan terus berlatih untuk mempertahankan performa.

“Alhamdulillah ada pelatih senior yang menargetkan saya emas. Meski awalnya kurang percaya diri, ternyata bisa tercapai. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tipu Calon Jemaah Umroh dan Haji, Pemilik Ladima Tour Masuk Bui

    Tipu Calon Jemaah Umroh dan Haji, Pemilik Ladima Tour Masuk Bui

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 295
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Berhati-hatilah dalam memilih biro Umroh dan Haji. Penyidik Satreskrim Polres Madiun berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial J (42) asal Desa Wagirlor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo atas dugaan penipuan yang melibatkan biro perjalanan umroh dan haji yang dikelolanya, yakni Ladima Tour and Travel. Kasus penipuan ini terungkap usai tujuh calon jamaah haji melaporkan […]

    Bagikan
  • Tradisi Katam Qur’an Malam 27 Ramadan di Madiun Tetap Semarak Meski Diguyur Hujan

    Tradisi Katam Qur’an Malam 27 Ramadan di Madiun Tetap Semarak Meski Diguyur Hujan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun tak menyurutkan semangat warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, dalam menggelar tradisi Katam Qur’an pada malam ke-27 Ramadan, Senin (16/3/2026). Tradisi tahunan yang berlangsung di Musola Kendi Al Jabar itu tetap berjalan meriah. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa […]

    Bagikan
  • BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama BPBD Ponorogo menggelar simulasi kebencanaan di SMKN 2 Ponorogo pada Kamis (13/02/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana alam, terutama banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Simulasi dimulai dengan skenario gempa bumi. Saat sirine berbunyi, para siswa dan guru […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Tutup Akses Jalan di Stasiun Tulungagung untuk Tingkatkan Keselamatan KA

    KAI Daop 7 Madiun Tutup Akses Jalan di Stasiun Tulungagung untuk Tingkatkan Keselamatan KA

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan sterilisasi jalur dengan menutup akses jalan di emplasemen Stasiun Tulungagung, Kamis (9/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat di sekitar rel. Penutupan dilakukan di KM 156+5/6 pada petak jalan antara Stasiun Tulungagung (TA) dan Stasiun Sumbergempol […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun bahas Master Plan Smart City Tahun 2025-2030

    Pemkot Madiun bahas Master Plan Smart City Tahun 2025-2030

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun  – Pemerintah Kota Madiun terus meningkatkan efisiensi dan layanan publik dalam implementasi program Smart City. Hal itu menjadi pembahasan dalam Rapat Koordinasi Master Plan Smart City tahun 2025 – 2030 yang dibuka oleh Pj Walikota Madiun, Eddy Supriyanto dengan dihadiri DPRD Kota Madiun, Sekretaris Daerah hingga jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

    Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 90 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo akan menjalani pendidikan tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat permanen Madiun. Kebijakan tersebut ditempuh karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Ponorogo masih berlangsung. Para siswa dijadwalkan diberangkatkan secara serentak pada 14 Juli mendatang. Selain mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), […]

    Bagikan
expand_less