Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Profesionalisme di Balik Prajurit Bermental Baja

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 264
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para Prajurit tampak semangat melakukan lari pagi bersama, Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Matahari baru saja muncul di ufuk timur ketika nyanyian lantang itu membelah kesunyian pagi. Jalan beraspal hitam kelam mulai dipijak derap kaki ratusan prajurit. Meski napas tersengal, namun tak ada satu pun yang mundur. Di antara mereka, terlihat sosok yang selalu memberi semangat prajurit-prajurit itu. Walau tubuhnya dibalut keringat, namun matanya menyala penuh semangat.

“Langkahmu adalah kehormatanmu!, tunjukkan semangat dan mental bajamu!” teriak sosok itu, Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo saat memimpin hanmars prajuritnya berkeliling Kota Madiun, Kamis (15/05/2025).

Bayu menyebut, hanmars sejauh 10 kilometer itu merupakan kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dan ketahanan jasmani prajurit.

“PSJM dengan metode Hanmars ini bertujuan untuk menguji dan menilai kemampuan dan ketahanan fisik prajurit. Di mana hal ini akan menjadi tolok ukur kesiapan jasmani dari setiap prajurit,” ujarnya.

Lebih dari itu, akunya, kegiatan yang dilakukan secara berkelompok seperti itu akan sangat baik untuk menumbuhkan dan meningkatkan soliditas. Ditanya tentang target dari hanmars yang harus dicapai, Pamen TNI AD itu menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan waktu tempuh yang ditentukan sesuai dengan kelompok usia.

Bayu juga menegaskan, hanmars yang dilakukan juga sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan satuannya dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

“Tantangan tugas ke depan tentunya tidaklah semakin mudah dan diperlukan kondisi fisik yang prima. Untuk itu tentunya kita harus profesional dan siap menghadapinya,” sebutnya.

Tak hanya hanmars, dalam PSJM yang dilakukan, nantinya para prajurit Kodim 0803/Madiun juga akan diuji kemampuan renang militernya.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sopir Truk Tewas Tertimbun Longsor Tambang, Keluarga Kehilangan Sosok Pekerja Keras

    Sopir Truk Tewas Tertimbun Longsor Tambang, Keluarga Kehilangan Sosok Pekerja Keras

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Suroso (55), warga Dusun Betok, Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Ia menjadi korban longsor tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, pada Sabtu (27/9/2025). Jenazah Suroso ditemukan tim gabungan sehari setelah kejadian, tepatnya Minggu (28/9/2025) siang. Proses pencarian dilakukan sejak Sabtu pagi dan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tindaklanjuti 4 Program Prioritas Presiden RI Prabowo Subianto

    Pemkot Madiun Tindaklanjuti 4 Program Prioritas Presiden RI Prabowo Subianto

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menindaklanjuti empat program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut diantaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih (KMP), serta pengelolaan sampah. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun (BP) usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) […]

    Bagikan
  • Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu. Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

    Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun mulai mempersiapkan calon jemaah haji yang masuk dalam estimasi keberangkatan 1448 H/2027 M. Sebanyak sekitar 385 calon jemaah mengikuti sosialisasi di Asrama Haji Kota Madiun, Selasa (14/7/2026). Kepala Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengatakan sosialisasi tersebut difokuskan pada persiapan sejak dini, terutama menyangkut […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Magetan Pasang Traffic Light Baru Dipasang di Perempatan Takeran

    Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Magetan Pasang Traffic Light Baru Dipasang di Perempatan Takeran

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya peningkatan keselamatan berkendara kembali dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan. Perempatan Takeran, yang sejak lama dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan, kini resmi dilengkapi traffic light baru. Titik tersebut berada tepat di depan Mapolsek Takeran dan Kantor Kecamatan Takeran, sekaligus menjadi jalur penghubung utama Magetan–Madiun. Pemasangan dan pengoperasian lampu […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
expand_less