Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Awas! Ngabuburit di Sekitar Rel Bisa Picu Kecelakaan dan Jerat Hukum

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas himbau warga agar tidak ngabuburit di sekitar jalur kereta api, Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur kereta api selama bulan Ramadan, khususnya saat ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas warga yang berkumpul di sekitar rel kereta, terutama selepas sahur dan menjelang berbuka, ditambah momentum libur sekolah awal dan akhir Ramadan.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menegaskan bahwa jalur kereta api merupakan zona berbahaya yang harus steril dari segala bentuk aktivitas masyarakat di luar kepentingan operasional perkeretaapian.

“Kami kembali mengingatkan bahwa jalur kereta api bukan tempat untuk beraktivitas selain untuk kepentingan operasional. Area tersebut adalah zona bahaya dan tidak boleh digunakan untuk berkumpul maupun kegiatan lainnya,” tegas Tohari dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026),

Image Not Found
Petugas himbau warga agar tidak ngabuburit di sekitar jalur kereta api, Foto : Istimewa

Tohari menekankan bahwa larangan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Dalam Pasal 181 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret atau memindahkan barang di atas rel, serta menggunakan jalur kereta untuk kepentingan lain di luar angkutan kereta api.

“Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenai sanksi pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp15 juta sebagaimana diatur dalam Pasal 199,” jelasnya.

Sebagai langkah preventif, KAI Daop 7 Madiun meningkatkan patroli keamanan di sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi berkumpul warga. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan kepada masyarakat sekitar jalur rel, sekolah-sekolah, dan komunitas.

KAI juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau berbahaya di sekitar rel. Menurut Tohari, peningkatan kewaspadaan ini penting mengingat frekuensi perjalanan kereta api akan bertambah menjelang masa Angkutan Lebaran.

“Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman tanpa mengambil risiko di jalur kereta. Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Keselamatan Semeru Polres Madiun Petakan 9 Prioritas Sasaran Pelanggar Lalin

    Operasi Keselamatan Semeru Polres Madiun Petakan 9 Prioritas Sasaran Pelanggar Lalin

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jelang bulan Ramadhan tahun 2025, Polres Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2025 di Lapangan Tri Brata Mapolres Madiun, Senin (10/2/2025). Ratusan personel kepolisian bersama instansi Pemkab Madiun dilibatkan dalam Operasi Keselamatan Semeru yang rencananya akan berlangsung mulai tanggal 10 hingga 23 Februari mendatang.  Kapolres Madiun, AKBP Mohammad […]

    Bagikan
  • Pangdam Mayjen Rudy Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk photo_camera 2

    Pangdam Mayjen Rudy Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau jembatan kabel pancang yang baru selesai dibangun di Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Kamis (5/3/2026). Ia menjelaskan, jembatan tersebut dibangun oleh TNI AD melalui program Jembatan Perintis Garuda. “Kami di TNI AD memiliki program Jembatan Perintis Garuda. Program ini merupakan perintah langsung dari […]

    Bagikan
  • Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena pernikahan dini di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius sepanjang 2025. Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun menunjukkan, kehamilan di luar nikah menjadi faktor dominan yang mendorong remaja mengajukan dispensasi nikah. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 63 anak mengikuti konseling dispensasi […]

    Bagikan
  • Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penghargaan terhadap jasa pemimpin masa lalu tak cukup hanya sebatas mengenang. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memilih langkah konkret dengan mengusulkan perubahan nama Gedung Terpadu di Jalan Basuki Rahmad menjadi Gedung Haji Amin. Nama Haji Amin dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Bupati Ponorogo yang menggagas pembangunan gedung enam lantai tersebut […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

    Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tengah meninjau ulang alokasi anggaran perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia serta terbitnya surat edaran pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan kebijakan work from home (WFH). Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, mengatakan saat ini pihaknya masih […]

    Bagikan
  • Kepala BKPSDM Kota Madiun Kosong, SK Plt Disebut Sudah Terbit

    Kepala BKPSDM Kota Madiun Kosong, SK Plt Disebut Sudah Terbit

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kekosongan kepemimpinan terjadi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun. Hingga Rabu (2/9/2026) siang, belum terlihat pejabat yang secara resmi menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM setelah Haris Rahmanudina purna tugas per 31 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat proses surat-menyurat maupun pemberkasan di lingkungan […]

    Bagikan
expand_less