Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekda Magetan, Welly Kristanto mengatakan pemkab sedang menentukan langkah efisiensi yang akan diterapkan. (28/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tengah meninjau ulang alokasi anggaran perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia serta terbitnya surat edaran pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan kebijakan work from home (WFH).

Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan kajian terhadap besaran anggaran perjalanan dinas dalam APBD 2026 di masing-masing OPD. Kebijakan tersebut merujuk pada arahan pemerintah pusat yang mendorong pengurangan aktivitas yang berdampak pada konsumsi energi.

“Yang pertama terkait surat edaran WFH itu memang ada arahan dari pusat yang berkaitan dengan efisiensi energi. Di situ disebutkan ada pengurangan perjalanan dinas sebesar 50 persen,” ujar Welly, Selasa (28/4/2026).

Selain pengurangan perjalanan dinas, surat edaran tersebut juga mengatur pembatasan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan konsumsi energi, terutama di tengah dinamika global yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM nonsubsidi.

Welly menjelaskan, Pemkab Magetan saat ini masih menghitung total anggaran perjalanan dinas yang telah dialokasikan di tiap OPD. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah efisiensi yang akan diterapkan.

“Sekarang kami lihat dulu anggaran di OPD berapa. Nanti akan kami sampaikan, tidak akan hilang, tetapi masih dikaji,” jelasnya.

Ia menegaskan, anggaran hasil efisiensi tidak akan dihapus, melainkan dialihkan untuk program yang lebih berdampak langsung kepada masyarakat. Namun, besaran potensi penghematan masih menunggu hasil kajian menyeluruh.

Lebih lanjut, Welly menyebut rencana perjalanan dinas yang sudah disusun sebelumnya tetap akan disesuaikan dengan kondisi terbaru. Evaluasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas serta kemampuan anggaran daerah.

“Kalau sebelumnya satu OPD merencanakan perjalanan dinas sampai 10 kali dalam setahun, itu bisa dievaluasi kembali. Kami sudah mulai mengurangi, dan nanti masing-masing OPD akan menyesuaikan,” katanya.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Magetan dalam mendukung program efisiensi energi nasional sekaligus menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tekanan ekonomi global. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Absen 162 Hari, Bintara Polres Ponorogo Dipecat Tidak Hormat

    Absen 162 Hari, Bintara Polres Ponorogo Dipecat Tidak Hormat

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anggota Polres Ponorogo, BT, resmi diberhentikan secara tidak hormat dari institusi kepolisian setelah terbukti melakukan pelanggaran berat berupa desersi atau meninggalkan tugas dinas tanpa izin selama lebih dari lima bulan. Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap bintara berpangkat Brigadir Polisi itu digelar di halaman Mapolres Ponorogo, Kamis (15/5/2025). […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

    BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan. Pemantauan difokuskan pada kawasan dataran tinggi yang memiliki potensi longsor lebih besar. Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa wilayah rawan bencana kini terbagi menjadi dua zona besar, yaitu daerah bawah dengan risiko banjir, […]

    Bagikan
  • Okupansi Tembus 148 Persen, KA Bias Jadi Primadona Selama Nataru 2026

    Okupansi Tembus 148 Persen, KA Bias Jadi Primadona Selama Nataru 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tren penggunaan transportasi publik kereta api di wilayah Madiun Raya mengalami lonjakan drastis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat peningkatan layanan KA Lokal Bias (Bandara Adi Sumarmo) selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). ​Hingga penutupan periode libur pada 4 Januari 2026, total […]

    Bagikan
  • Atap Lapuk, Dua Ruang Kelas SDN 2 Singgahan Rawan Roboh

    Atap Lapuk, Dua Ruang Kelas SDN 2 Singgahan Rawan Roboh

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kerusakan parah terjadi pada dua ruang kelas di SDN 2 Singgahan, Desa Singgahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Atap kedua ruang kelas tersebut lapuk dan sebagian kayu penyangganya sudah terputus, sehingga berpotensi roboh sewaktu-waktu. Kondisi ini membuat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dipindahkan ke mushola sekolah sejak akhir pekan lalu. Pantauan di […]

    Bagikan
  • Jawaban Bupati Madiun Atas PU Fraksi DPRD Soal RPJMD 2025–2029, Fokus Investasi dan Pemberdayaan UMKM

    Jawaban Bupati Madiun Atas PU Fraksi DPRD Soal RPJMD 2025–2029, Fokus Investasi dan Pemberdayaan UMKM

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun kembali menggelar rapat paripurna pada Kamis (26/06/2025). Agenda utama rapat kali ini adalah mendengarkan jawaban dari Bupati Madiun Hari Wuryanto terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Madiun tahun […]

    Bagikan
  • Naker Fest 2025 Sediakan 2.058 Lowongan Kerja

    Naker Fest 2025 Sediakan 2.058 Lowongan Kerja

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar Naker Fest 2025 di GOR Wilis pada Selasa (30/09/2025) hingga Rabu (01/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan 26 perusahaan dari wilayah Madiun Raya. Perusahaan yang terlibat meliputi sektor pabrik hingga lembaga penyalur tenaga kerja ke luar negeri. Dalam Naker Fest ini tersedia 2.058 lowongan pekerjaan. Dari jumlah tersebut, […]

    Bagikan
expand_less