Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekda Magetan, Welly Kristanto mengatakan pemkab sedang menentukan langkah efisiensi yang akan diterapkan. (28/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tengah meninjau ulang alokasi anggaran perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia serta terbitnya surat edaran pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan kebijakan work from home (WFH).

Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan kajian terhadap besaran anggaran perjalanan dinas dalam APBD 2026 di masing-masing OPD. Kebijakan tersebut merujuk pada arahan pemerintah pusat yang mendorong pengurangan aktivitas yang berdampak pada konsumsi energi.

“Yang pertama terkait surat edaran WFH itu memang ada arahan dari pusat yang berkaitan dengan efisiensi energi. Di situ disebutkan ada pengurangan perjalanan dinas sebesar 50 persen,” ujar Welly, Selasa (28/4/2026).

Selain pengurangan perjalanan dinas, surat edaran tersebut juga mengatur pembatasan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan konsumsi energi, terutama di tengah dinamika global yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM nonsubsidi.

Welly menjelaskan, Pemkab Magetan saat ini masih menghitung total anggaran perjalanan dinas yang telah dialokasikan di tiap OPD. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah efisiensi yang akan diterapkan.

“Sekarang kami lihat dulu anggaran di OPD berapa. Nanti akan kami sampaikan, tidak akan hilang, tetapi masih dikaji,” jelasnya.

Ia menegaskan, anggaran hasil efisiensi tidak akan dihapus, melainkan dialihkan untuk program yang lebih berdampak langsung kepada masyarakat. Namun, besaran potensi penghematan masih menunggu hasil kajian menyeluruh.

Lebih lanjut, Welly menyebut rencana perjalanan dinas yang sudah disusun sebelumnya tetap akan disesuaikan dengan kondisi terbaru. Evaluasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas serta kemampuan anggaran daerah.

“Kalau sebelumnya satu OPD merencanakan perjalanan dinas sampai 10 kali dalam setahun, itu bisa dievaluasi kembali. Kami sudah mulai mengurangi, dan nanti masing-masing OPD akan menyesuaikan,” katanya.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Magetan dalam mendukung program efisiensi energi nasional sekaligus menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tekanan ekonomi global. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Siaga Loyalis PSHT Pusat Madiun, Soroti Hasil Munas IPSI hingga Dukungan ke Ketum R. Moerdjoko

    Apel Siaga Loyalis PSHT Pusat Madiun, Soroti Hasil Munas IPSI hingga Dukungan ke Ketum R. Moerdjoko

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Ribuan pesilat memadati Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota Madiun, Sabtu (2/5/2026). Massa yang datang dari berbagai ranting di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun tersebut mengikuti Apel Siaga Loyalis PSHT Pusat Madiun menjelang bulan Suro atau Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang […]

    Bagikan
  • Polisi Ungkap Tabrak Lari di Magetan, Pelaku Diamankan Kurang dari 12 Jam

    Polisi Ungkap Tabrak Lari di Magetan, Pelaku Diamankan Kurang dari 12 Jam

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tabrak lari yang menewaskan satu pejalan kaki di Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Rabu (18/6/2025) pukul 04.45 WIB berhasil diungkap kurang dari 12 jam oleh Satlantas Polres Magetan. Korban atas nama GN (73), warga Dusun Genggong, Desa Randugede meninggal dunia dalam peristiwa itu. Sementara SYN (65), warga […]

    Bagikan
  • Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Angka insiden di perlintasan sebidang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih tergolong tinggi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan kejadian sepanjang 2025 hingga awal 2026, yang sebagian besar dipicu rendahnya disiplin pengguna jalan. Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun, sepanjang 2025 terjadi 24 insiden di […]

    Bagikan
  • 100 Rumah di Kota Madiun Masuk dalam Program RTLH Tahun Ini

    100 Rumah di Kota Madiun Masuk dalam Program RTLH Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penataan kawasan kumuh menjadi salah satu program yang dari Pemerintah Kota Madiun. Tahun 2026 ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun mencatat rumah yang masuk basis data peningkatan kualitas hunian sekitar 367 unit. Namun, backlog kebutuhan rehabilitasi rumah secara keseluruhan dikisaran 800-864 unit. Plt Kepala Disperkim Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Pasutri Tewas Usai Terseret Truk, Selendang Masuk Gear Jadi Pemicu

    Pasutri Tewas Usai Terseret Truk, Selendang Masuk Gear Jadi Pemicu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Ngrambe KM 34–35, tepatnya di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Rabu (17/09/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Sepasang suami istri meninggal dunia di tempat setelah motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan truk. Korban adalah Sarno (50) dan istrinya Sarweni, warga Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe. […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

    Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengusulkan hanya 11 formasi dalam rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026. Jumlah itu merosot tajam dibandingkan rekrutmen sebelumnya yang membuka sekitar 1.250 formasi, terdiri atas 1.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 250 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kebijakan tersebut diambil bukan karena kebutuhan […]

    Bagikan
expand_less