Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekda Magetan, Welly Kristanto mengatakan pemkab sedang menentukan langkah efisiensi yang akan diterapkan. (28/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tengah meninjau ulang alokasi anggaran perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia serta terbitnya surat edaran pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan kebijakan work from home (WFH).

Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan kajian terhadap besaran anggaran perjalanan dinas dalam APBD 2026 di masing-masing OPD. Kebijakan tersebut merujuk pada arahan pemerintah pusat yang mendorong pengurangan aktivitas yang berdampak pada konsumsi energi.

“Yang pertama terkait surat edaran WFH itu memang ada arahan dari pusat yang berkaitan dengan efisiensi energi. Di situ disebutkan ada pengurangan perjalanan dinas sebesar 50 persen,” ujar Welly, Selasa (28/4/2026).

Selain pengurangan perjalanan dinas, surat edaran tersebut juga mengatur pembatasan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan konsumsi energi, terutama di tengah dinamika global yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM nonsubsidi.

Welly menjelaskan, Pemkab Magetan saat ini masih menghitung total anggaran perjalanan dinas yang telah dialokasikan di tiap OPD. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah efisiensi yang akan diterapkan.

“Sekarang kami lihat dulu anggaran di OPD berapa. Nanti akan kami sampaikan, tidak akan hilang, tetapi masih dikaji,” jelasnya.

Ia menegaskan, anggaran hasil efisiensi tidak akan dihapus, melainkan dialihkan untuk program yang lebih berdampak langsung kepada masyarakat. Namun, besaran potensi penghematan masih menunggu hasil kajian menyeluruh.

Lebih lanjut, Welly menyebut rencana perjalanan dinas yang sudah disusun sebelumnya tetap akan disesuaikan dengan kondisi terbaru. Evaluasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas serta kemampuan anggaran daerah.

“Kalau sebelumnya satu OPD merencanakan perjalanan dinas sampai 10 kali dalam setahun, itu bisa dievaluasi kembali. Kami sudah mulai mengurangi, dan nanti masing-masing OPD akan menyesuaikan,” katanya.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Magetan dalam mendukung program efisiensi energi nasional sekaligus menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tekanan ekonomi global. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi ke-529 Ponorogo Diwarnai Panggung Budaya dan Kreativitas Pelajar Hidupkan Kota

    Hari Jadi ke-529 Ponorogo Diwarnai Panggung Budaya dan Kreativitas Pelajar Hidupkan Kota

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo memasuki malam kedua dengan suguhan seni yang menyala di dua titik pusat kota, Senin malam (04/08/2025). Dari panggung utama Alun-alun hingga Jalan Alun-alun Timur, budaya dan kreativitas pelajar tampil menyatu dalam semarak identitas Bumi Reog. Di Alun-alun, pentas Teatrikal Babad Ponorogo memikat perhatian penonton. […]

    Bagikan
  • Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penghargaan terhadap jasa pemimpin masa lalu tak cukup hanya sebatas mengenang. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memilih langkah konkret dengan mengusulkan perubahan nama Gedung Terpadu di Jalan Basuki Rahmad menjadi Gedung Haji Amin. Nama Haji Amin dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Bupati Ponorogo yang menggagas pembangunan gedung enam lantai tersebut […]

    Bagikan
  • Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

    Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap BA (14), pelajar SMP di Magetan, memasuki fase baru. Hal itu setelah muncul kabar bahwa ayah korban, Sutrisno (40), merasa takut untuk membuat laporan resmi ke polisi. Padahal, video penganiayaan yang dialami anaknya telah beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kemarahan warganet. Korban dipukuli, diikat, hingga […]

    Bagikan
  • Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi dan mendeskripsi spesies baru cecak jarilengkung genus Cyrtodactylus dari Jawa Timur. Cecak itu diberi nama Cyrtodactylus pecelmadiun lantaran terinspirasi dari kuliner pecel Madiun di Jawa Timur. Hal itu tak lepas karena spesies ini ditemukan di sekitar Madiun, yakni di Maospati dan Mojokerto.  Dikutip dari siaran pers […]

    Bagikan
  • Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Tim SAR gabungan berhasil menemukan M. Maulana Rifai (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore setelah dua hari proses pencarian dilakukan. Korban yang merupakan santri Pondok Pesantren […]

    Bagikan
  • 65 Anggota Paskibraka Kota Madiun Resmi Dikukuhkan

    65 Anggota Paskibraka Kota Madiun Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 65 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Madiun resmi dikukuhkan, Jumat (15/08/2025). Mereka akan mengemban tugas penting mengibarkan sekaligus menurunkan bendera dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Satu per satu anggota Paskibraka mengucapkan ikrar dan mencium sang Merah […]

    Bagikan
expand_less