Berita Terkini
Trending Tags

Bentrokan Antar Suporter Bola, 1 Orang Mengalami Luka Luka

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
  • visibility 111
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bentrokan antar dua kelompok suporter sepak bola, Kab. Madiun, 24/1/2025, Foto : Tangkapan layar video amatir warga

Sinergia | Kab. Madiun – Bentrokan antar dua kelompok suporter sepak bola terjadi di jalan raya Madiun-Ngawi, tepatnya di pertigaan Temboro, Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, pada Jumat (24/1/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan suporter dari Kota Madiun dan suporter asal Ngawi. Dalam vidio amatir warga dua kelompok suporter saling lempar batu.

Menurut informasi yang beredar, warga melihat sekelompok orang bergerombol di sekitar pertigaan Temboro dengan mengendari sejumlah kendaraan roda empat. Setelah itu, rombongan suporter dari Ngawi melintasi di lokasi kejadian usai menyaksikan pertandingan di Nganjuk.

“Ya itu tadi langsung saling serang mas. Pakai batu ada yang pakai bambu juga. Warga tidak ada yang berani mendekat” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, dalam peristiwa ini, Polsek Mejayan berhasil mengamankan 2 orang dari kedua kubu. 1 orang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.

“Itu tadi 2 orang kita amankan dan 1 motor rusak parah sebagai barang bukti. Untuk motif bentrokan masih kita dalami” ujar Kapolsek Mejayan, Kompol Muslich Bawani

Dugaan sementara, bentrokan ini dipicu oleh saling ejek antar kedua kelompok suporter di media sosial. Hal itu merembet hingga terjadi bentrokan secara langsung.

“Ya ini polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari bentrokan ini. Kita juga akan memeriksa saksi-saksi yang terlibat dari kedua kubu” pungkas Kompol Muslich.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Emak-emak Hadang Bus Viral, Polisi Anugerahkan sebagai Duta Lalu Lintas Magetan 2026

    Aksi Emak-emak Hadang Bus Viral, Polisi Anugerahkan sebagai Duta Lalu Lintas Magetan 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi berani seorang pengendara sepeda motor yang viral di media sosial berujung apresiasi dari kepolisian. Sri, perempuan yang terekam menghadang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) karena diduga hendak menerobos lampu merah, kini dianugerahi gelar “Duta Lalu Lintas Polres Magetan 2026”. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat “Sore di Kabupaten” Session 2

    Pemkab Madiun Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat “Sore di Kabupaten” Session 2

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga terus mendorong ruang ekspresi bagi generasi muda kreatif lewat event “Sore di Kabupaten (SDK)” Session 2 yang resmi dibuka di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Jumat (24/4/2026). Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan. “SDK Session 2 ini kami rancang […]

    Bagikan
  • Sirkuit Suryo Magetan Didorong Jadi Arena Balap Berstandar dan Penggerak Ekonomi Daerah

    Sirkuit Suryo Magetan Didorong Jadi Arena Balap Berstandar dan Penggerak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai pembangunan Sirkuit Suryo di Kabupaten Magetan menunjukkan kemajuan pesat dan melampaui ekspektasi awal. Saat pertama kali ditinjau, kondisi lintasan dinilai belum memenuhi standar sirkuit, namun kini telah berkembang signifikan. “Kalau dibandingkan dengan peninjauan awal, progresnya sudah jauh lebih baik dan semakin mendekati standar sirkuit […]

    Bagikan
  • IRCC KAI Daop 7 Madiun Ramaikan Harlah IPARI, Gowes Bersama Forkopimda Jadi Magnet Warga

    IRCC KAI Daop 7 Madiun Ramaikan Harlah IPARI, Gowes Bersama Forkopimda Jadi Magnet Warga

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Suasana kebersamaan dan semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) di Kabupaten Madiun, Minggu (24/5/2026). Dalam momentum tersebut, komunitas sepeda PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Indonesia Railways Cycling Community (IRCC), turut ambil bagian melalui kegiatan Recovery Ride dan […]

    Bagikan
  • Perbuatan Haram Paman “Kumbang” Dilakukan Dua Kali Pada Keponakan Umur 4 Tahun

    Perbuatan Haram Paman “Kumbang” Dilakukan Dua Kali Pada Keponakan Umur 4 Tahun

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ngawi – Seorang paman nakal sebut saja Kumbang (62) tahun, warga Desa Pengkol, Kec Mantingan Ngawi harus mendekam di balik jeruji besi. Dengan bermodal permen ia tega berbuat tak senonoh pada keponakan sendiri yang masih berusia 4 tahun. Kelakuan paman Kumbang di ketahui saat orang tua korban mendapat keluhan dari korban yang […]

    Bagikan
  • SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di saat Negara tidak hadir, maka uluran tangan para dermawan sangat ditunggu. Kalimat ini dirasa cukup tepat menggambarkan kondisi SDN Sukosari, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun yang rusak parahnamun tidak kunjung mendapat perbaikan. Sekolah ini dihuni 30 murid berkebutuhan khusus. Pelajar yang sekolah di SDN Sukosari, merasa was-was. Mereka terpaksa belajar […]

    Bagikan
expand_less