Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA MADIUN – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi sangat meresahkan para peternak di berbagai daerah. Tidak sedikit ternak sapi yang akhirnya mati akibat PMK tersebut. Berbagai cara dilakukan guna mengatasi sapi yang terserang virus PMK.

Seperti yang dilakukan di kandang Putra Lembu Farm yang berada di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun ini. Penanganan yang dilakukan mulai dari menjaga kebersihan kandang yang setiap hari dibersihkan.

“Kami tiap harus membersihkan kandang serta menyemprotkan obat anti lalat. Kalau kondisi kandang bersih sapi nyaman dan lingkungan sekitar juga tidak bau” ujar Heri Prasetyo, Pemilik Putra Lembu Farm Sabtu (04/01/25).

Lanjut Heri, penanganan berikutnya bagi sapi yang terjangkit PMK yakni dengan menjaga asupan makanan. Selain itu, kondisi mulut sapi juga harus selalu dibersihkan serta disemprot campuran iodine atau betadine dengan air. Hal itu agar sakit di bagian mulut dapat sembuh.

“Kemudian saya berikan vitamin B kompleks kapsul per ekor biasanya 20 butir per hari. Saya pakai buah pisang kemudian saya bantu buat masukan ke mulut. Ini untuk menjaga asupan makan pada sapi. Karena sapi yang mati itu salah satunya tidak mau makan” terangnya.

Tidak berhenti disitu, untuk menjaga kondisi sapi baik yang terjangkit PMK maupun tidak, Heri juga memberikan ramuan khusus. Yakni ramuan rebusan daun jeruk purut, daun salam, daun pandan dan daun suruh.

” Semua daun itu direbus setelah mendidih dan airnya dingin dicekokkan ke sapi secara rutin. Sisa daun yang direbus tadi bisa diblender lalu diberikan ke kaki sapi yang terluka agar sembuh dan kering” kata Heri.

Untuk menjaga nafsu makan, sapi juga diberikan minuman dari campuran bubuk jahe, kunyit, lengkuas hingga gula merah. Pemberian racikan itu dapat dilakukan dengan cara di combor.

” Saat mencombor jangan pakai bambu karena mulut yang PMK biasanya sariawan. Jadi bisa pakai botol kaca dan diberikan saat malam hari” tandasnya.

Heri mengaku sapi yang terkena PMK harus dirawat secara telaten dan dilakukan pemantauan. Selain itu, juga dapat diberikan vaksinasi sesuai anjuran dokter hewan.

” Ya semoga PMK ini bisa segera lewat dan harga sapi tidak lagi anjlok dan kembali normal. Saya berharap peternak lain bisa mengatasi kondisi ini” harapnya.

D.Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Becak Listrik Dibagikan di Madiun, Diprioritaskan untuk Tukang Becak Lansia

    Ratusan Becak Listrik Dibagikan di Madiun, Diprioritaskan untuk Tukang Becak Lansia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan becak listrik kembali diserahkan kepada tukang becak di Kabupaten Madiun oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Minggu (8/2/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan pekerjaan para pengemudi becak, khususnya yang telah berusia lanjut. Penyerahan dilakukan di Pendopo Ronggo Djumeno dan dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Forkopimda. Becak listrik […]

    Bagikan
  • DPUPR Magetan Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak di Desa Tanjungsepreh

    DPUPR Magetan Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak di Desa Tanjungsepreh

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kondisi Jalan Cempaka di Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan rusak parah. Warga menilai kerusakan disebabkan oleh lalu lalang truk bermuatan tanah urug yang Over Dimension Over Loading (ODOL). Terkait hal itu, warga sempat menggelar aksi blockade jalan pada Rabu (04/06/2025) lalu. Jalan yang memiliki lebar sekitar 4 meter dan […]

    Bagikan
  • Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi kembali mengungkap perkembangan baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris, Nafiatur Rohmah (43), resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Nafiatur diduga terlibat dalam manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proses pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik mainan […]

    Bagikan
  • Sekitar 20 Persen Masyarakat Kab Madiun Belum Tersentuh Layanan BPJS

    Sekitar 20 Persen Masyarakat Kab Madiun Belum Tersentuh Layanan BPJS

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Meski kabupaten Madiun menyandang status Universal Health Coverage (UHC). Namun tidak serta merta masyarakat setempat bisa mendapatkan pelayanan BPJS kesehatan. Ternyata ada 20 persen dari jumlah masyarakat tersebut keikutsertaan dalam BPJS kesehatan bisa di aktifkan dan non-aktifkan untuk menekan budget anggaran. Hal ini baru diketahui, setelah anggota dewan dari gabungan […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan tahun anggaran 2019 di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan. Kedua tersangka yaitu S, mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora yang saat itu juga menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta YSJI, […]

    Bagikan
  • Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diresmikan di Kabupaten Madiun bertambah. Kali ini, SPPG di Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan resmi beroperasi pada Rabu (24/09/2025). Peresmian dilakukan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun, Dandim 0803/Madiun serta disaksikan oleh stakeholder terkait. Dapur ini bakal menyediakan makan bergizi […]

    Bagikan
expand_less