Berita Terkini
Trending Tags

Tim Dokkes Polres Magetan Cek Menu Makan Bergizi di SPPG Poncol

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 69
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Dokkes Polres Magetan melakukan pemeriksaan menu MBG di SPPG Polres Magetan 2 Yayasan Kemala Bhayangkari, Kec. Poncol, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Magetan melakukan pemeriksaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Magetan 2 Yayasan Kemala Bhayangkari, Kecamatan Poncol. Kegiatan ini guna memastikan makanan yang disajikan kepada anak-anak penerima manfaat aman, sehat, dan bergizi.

Dalam pemeriksaan, tim Dokkes didampingi Kasi Humas Polres Magetan Ipda Indra S., serta Ketua SPPG Polres Magetan 2. Pemeriksaan mulai dari pengolahan bahan makanan, kebersihan dapur, hingga hasil masakan siap saji.

Menu yang diuji antara lain nasi kuning, rendang daging sapi, kering tempe, urap sayur (kubis, wortel, tauge, dan bayam), sambal krawu, serta buah pisang. Tim juga melakukan uji organoleptis dan kimia untuk memastikan kelayakan makanan tersebut.

Dari hasil uji organoleptis, seluruh makanan menunjukkan bentuk, warna, aroma, dan rasa yang normal. Sementara hasil uji kimia menyatakan tidak ditemukan zat berbahaya seperti arsenik, sianida, maupun formalin.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh bahan dan proses pengolahannya sudah sesuai standar kebersihan, sehingga aman dikonsumsi anak-anak penerima manfaat,” ujar Kasi Humas Polres Magetan Ipda Indra S.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas penyediaan makanan di SPPG.

“Dengan pengecekan rutin, diharapkan SPPG Polres Magetan 2 terus mampu menyediakan menu sehat dan bergizi demi mendukung tumbuh kembang anak-anak di wilayah Poncol dan sekitarnya,” kata Indra.

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polres Magetan dan Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap program Makan Bergizi (MBG) pemerintah. Sinergi antara tim Dokkes, pengelola SPPG, dan pihak sekolah diharapkan dapat memastikan program ini berjalan optimal dan berkelanjutan di Kabupaten Magetan. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Penampilan SMAN 1 Maospati Dalam Pawai Budaya Magetan 2025

    Ini Penampilan SMAN 1 Maospati Dalam Pawai Budaya Magetan 2025

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemeriahan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia berlangsung semarak di Kabupaten Magetan. Pawai Budaya Magetan 2025 dengan mengusung tema “Magetan Gemah Ripah Loh Jinawi, Indonesia Hanjayeng Mukti”, kegiatan ini menampilkan kekayaan seni dan budaya, Sabtu (23/8/2025)  SMA Negeri 1 Maospati menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian masyarakat dan tamu undangan. […]

    Bagikan
  • Petugas Amankan Bendera One Piece di Jalur Pendakian Gunung Lawu

    Petugas Amankan Bendera One Piece di Jalur Pendakian Gunung Lawu

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah khidmatnya upacara HUT ke-87 RI di Puncak Gunung Lawu, petugas Perhutani bersama relawan melakukan langkah antisipasi terhadap potensi pengibaran bendera selain Merah Putih. Hasilnya, dua bendera bergambar animasi One Piece berhasil diamankan. Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menjelaskan sweeping dilakukan sejak proses registrasi pendaki di pintu masuk. “Kami […]

    Bagikan
  • Permohonan Kartu Kuning di Disnakerin Kabupaten Madiun Melejit

    Permohonan Kartu Kuning di Disnakerin Kabupaten Madiun Melejit

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Libur Lebaran baru saja berlalu, tapi antrean di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun justru kian mengular. Sejak awal April, permohonan kartu kuning yang merupakan dokumen wajib bagi para pencari kerja—melonjak ratusan orang. “Trennya terus naik sejak awal tahun. Januari tercatat 252 pencari kerja, Februari 245, dan […]

    Bagikan
  • Dilaporkan Hilang Diduga Hanyut, Nenek Sri Wahyuni Ditemukan Lemas di Kebun Tebu

    Dilaporkan Hilang Diduga Hanyut, Nenek Sri Wahyuni Ditemukan Lemas di Kebun Tebu

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah sempat dinyatakan hilang selama dua hari karena hanyut terbawa arus sungai, Sri Wahyuni (53), warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Jumat (24/10/2025) pagi. Ia ditemukan tergeletak lemas di area kebun tebu, sekitar 300 meter dari titik awal dilaporkan hanyut. Pencarian yang dilakukan oleh tim […]

    Bagikan
  • Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

    Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di sudut Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur deretan tanaman melon tumbuh rapi di dalam bangunan greenhouse. Bukan ladang luas dengan tanah terbuka, melainkan sistem hidroponik yang bersih, tertata, dan terbuka untuk siapa saja yang ingin memetik langsung buahnya. Greenhouse Paman Jack demikian warga menyebutnya menawarkan […]

    Bagikan
  • Harga Tomat Jatuh ke Rp 2.000 per Kg, Gubernur Jatim Instruksikan Pemda Serap Hasil Panen Petani

    Harga Tomat Jatuh ke Rp 2.000 per Kg, Gubernur Jatim Instruksikan Pemda Serap Hasil Panen Petani

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harga tomat di Jawa Timur terus anjlok sejak Agustus 2025. Dari sebelumnya Rp. 6.000–7.000 per kilogram, kini petani hanya bisa menjual Rp. 2.000 per kilogram. Situasi ini membuat petani merugi, lantaran harga pokok penjualan tak sebanding dengan biaya produksi. Deflasi akibat overproduksi tomat tercatat di 14 kabupaten/kota di Jawa Timur, […]

    Bagikan
expand_less