Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Pastikan Tahun 2027 Porsi ADD tetap 20 %, Tekankan Program Ketahanan Pangan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun pastikan ADD tetap 20 persen pada 2027. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 20 persen tetap diberikan kepada seluruh desa di Kabupaten Madiun pada 2027. Komitmen itu disampaikan saat Sarasehan Penyelarasan RPJMD Kabupaten Madiun dengan perencanaan desa dalam rangka penyusunan RKPDes 2027.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan aparatur pemerintahan desa, mulai dari kepala desa, sekretaris desa hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Penyelarasan perencanaan dilakukan agar program pembangunan desa sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mewujudkan visi Madiun Bersahaja.

“ADD tetap komitmen kita berikan 20 persen, jangan khawatir. Kita sudah jelas,” kata Hari Wuryanto Rabu (12/8/2026).

Orang nomer satu di Kabupaten Madiun itu juga  mengatakan, penyelarasan RPJMD dan RPJMDes menjadi penting karena kondisi fiskal pemerintah daerah yang terbatas. Dengan perencanaan yang terintegrasi, anggaran di tingkat kabupaten maupun desa diharapkan dapat digunakan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kalau kita tidak sinkron, nanti kurang bisa efisien. Kami berharap kegiatan ini betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik, sehingga dampaknya kepada masyarakat bisa dirasakan,” ujarnya.

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Menurutnya, salah satu program utama yang perlu diselaraskan hingga tingkat desa adalah ketahanan pangan. Program tersebut dinilai penting untuk mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain pangan, pemerintah juga mendorong desa memperkuat program di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Yang utamanya adalah mulai dari ketahanan pangan untuk berswasembada. Kemudian program kita supaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pendidikan dan kesehatan juga kita fokuskan,” jelasnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu menekankan, ketahanan pangan harus menjadi perhatian karena ketersediaan pangan berkaitan langsung dengan ketenangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Wong iki nek wis enek panganane, ayem,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hari juga meminta aparatur desa tidak bersikap masa bodoh terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Menurutnya, perkembangan demokrasi menuntut pemerintah desa terbuka terhadap kritik dan aspirasi warga. Setiap masukan harus direspons secara proporsional dan demokratis.

Ia juga meminta sejumlah kebutuhan dasar masyarakat masuk dalam skala prioritas perencanaan desa, di antaranya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), program satu pohon, pipanisasi, dukungan bagi guru PAUD dan TK, rehabilitasi jalan akses ekonomi, serta pengelolaan keuangan dan aset desa.

“Jangan masa bodoh terhadap permasalahan di masyarakat. Apapun kritik dan aspirasi masyarakat harus kita tanggapi dengan sikap demokratis,” pesannya.

Hari juga mengingatkan aparatur desa agar tidak alergi terhadap perkembangan teknologi. Di tengah era digitalisasi, pemerintah desa dituntut mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk menunjang pelayanan masyarakat.

Ia meminta aparatur desa terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi, namun tetap menggunakannya secara bijak.

Hari juga mengingatkan agar aparatur desa tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

Selain itu, ia memberikan peringatan tegas terkait judi online dan pinjaman online. Menurutnya, aparatur desa harus menjaga perilaku serta rekam digital karena aktivitas di ruang digital dapat terlacak melalui sistem.

“Jangan sekali-kali coba-coba kalau mau aman dan tidur nyenyak. Jejak digital terekam jelas melalui sistem,” tegasnya.

Menghadapi 2027, Hari meminta para kepala desa tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga menyinggung kepala desa yang masa jabatannya memasuki periode lanjutan pada 2027.

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah desa.

“Yang penting mereka melayani masyarakat dengan baik, mereka harusnya tetap lanjut,” pungkas Hari. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan LPG 3KG Pertamina 7.280 Unit Per Hari Selama Nataru

    Pasokan LPG 3KG Pertamina 7.280 Unit Per Hari Selama Nataru

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Pertamina Patra Niaga bersama Hiswansa dan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop) Kabupaten Madiun pada [23/12/2024], melakukan monitoring dan evaluasi ke beberapa pangkalan gas 3 kilogram untuk memastikan kelancaran pasokan selama momen libur Natal dan Tahun Baru [NATARU]. Sebagai langkah antisipasi lonjakan, Pertamina menambah pasokan gas LPG menjadi […]

    Bagikan
  • DJKA Investigasi Insiden Kecelakaan KA Malioboro Ekspres Tabrak 7 Motor di Magetan

    DJKA Investigasi Insiden Kecelakaan KA Malioboro Ekspres Tabrak 7 Motor di Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menanggapi terkait insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) 170 Malioboro Ekspres dan 7 sepeda motor di perlintasan JPL 08, kawasan Stasiun Magetan, Senin (19/5/2025). Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 12.49 WIB ini menyebabkan empat orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka berat. […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percepat Standarisasi SLHS untuk Seluruh SPPG

    Pemkot Madiun Percepat Standarisasi SLHS untuk Seluruh SPPG

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong percepatan standarisasi Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah diresmikan. Dari tujuh SPPG yang telah berdiri, empat di antaranya kini dalam proses pengurusan SLHS melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa proses […]

    Bagikan
  • Bau Sampah dan Lalat Berterbangan Dikeluhkan Puluhan Pedagang Pasar Burung Caruban Madiun

    Bau Sampah dan Lalat Berterbangan Dikeluhkan Puluhan Pedagang Pasar Burung Caruban Madiun

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan pedagang pasar burung di Caruban Kabupaten Madiun mengeluhkan munculnya lalat disertai bau kurang sedap dari timbunan sampah. Sejak dua minggu ini, lokasi TPS di pasar burung tidak boleh dipakai membuang sampah. Larangan ditandai memakai bambu dan baner yang dipasang pada tembok TPS. Joko Harianto, salah satu pedagang burung mengaku sejak […]

    Bagikan
  • Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

    Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Madiun pada Jumat (17/10/2025) sore. Akibatnya, sebuah rumah milik warga Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, rusak tertimpa pohon berusia ratusan tahun yang tumbang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih 30 menit. Pohon besar yang […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Magetan, 15 Pohon Tumbang dan Rumah Hingga Pengendara Tertimpa Pohon

    Angin Kencang Terjang Magetan, 15 Pohon Tumbang dan Rumah Hingga Pengendara Tertimpa Pohon

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magetan sejak Sabtu (24/1/2026) memicu serangkaian kejadian pohon tumbang di sejumlah titik. Insiden paling parah terjadi di jalur wisata Sarangan–Tawangmangu, tepatnya di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sebuah pohon besar tumbang dan melintang di badan jalan sekitar pukul 07.00 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas arah Magetan […]

    Bagikan
expand_less