Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Bupati Madiun Pastikan Tahun 2027 Porsi ADD tetap 20 %, Tekankan Program Ketahanan Pangan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun pastikan ADD tetap 20 persen pada 2027. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 20 persen tetap diberikan kepada seluruh desa di Kabupaten Madiun pada 2027. Komitmen itu disampaikan saat Sarasehan Penyelarasan RPJMD Kabupaten Madiun dengan perencanaan desa dalam rangka penyusunan RKPDes 2027.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan aparatur pemerintahan desa, mulai dari kepala desa, sekretaris desa hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Penyelarasan perencanaan dilakukan agar program pembangunan desa sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mewujudkan visi Madiun Bersahaja.

“ADD tetap komitmen kita berikan 20 persen, jangan khawatir. Kita sudah jelas,” kata Hari Wuryanto Rabu (12/8/2026).

Orang nomer satu di Kabupaten Madiun itu juga  mengatakan, penyelarasan RPJMD dan RPJMDes menjadi penting karena kondisi fiskal pemerintah daerah yang terbatas. Dengan perencanaan yang terintegrasi, anggaran di tingkat kabupaten maupun desa diharapkan dapat digunakan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kalau kita tidak sinkron, nanti kurang bisa efisien. Kami berharap kegiatan ini betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik, sehingga dampaknya kepada masyarakat bisa dirasakan,” ujarnya.

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Menurutnya, salah satu program utama yang perlu diselaraskan hingga tingkat desa adalah ketahanan pangan. Program tersebut dinilai penting untuk mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain pangan, pemerintah juga mendorong desa memperkuat program di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Yang utamanya adalah mulai dari ketahanan pangan untuk berswasembada. Kemudian program kita supaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pendidikan dan kesehatan juga kita fokuskan,” jelasnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu menekankan, ketahanan pangan harus menjadi perhatian karena ketersediaan pangan berkaitan langsung dengan ketenangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Wong iki nek wis enek panganane, ayem,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hari juga meminta aparatur desa tidak bersikap masa bodoh terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Menurutnya, perkembangan demokrasi menuntut pemerintah desa terbuka terhadap kritik dan aspirasi warga. Setiap masukan harus direspons secara proporsional dan demokratis.

Ia juga meminta sejumlah kebutuhan dasar masyarakat masuk dalam skala prioritas perencanaan desa, di antaranya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), program satu pohon, pipanisasi, dukungan bagi guru PAUD dan TK, rehabilitasi jalan akses ekonomi, serta pengelolaan keuangan dan aset desa.

“Jangan masa bodoh terhadap permasalahan di masyarakat. Apapun kritik dan aspirasi masyarakat harus kita tanggapi dengan sikap demokratis,” pesannya.

Hari juga mengingatkan aparatur desa agar tidak alergi terhadap perkembangan teknologi. Di tengah era digitalisasi, pemerintah desa dituntut mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk menunjang pelayanan masyarakat.

Ia meminta aparatur desa terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi, namun tetap menggunakannya secara bijak.

Hari juga mengingatkan agar aparatur desa tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

Selain itu, ia memberikan peringatan tegas terkait judi online dan pinjaman online. Menurutnya, aparatur desa harus menjaga perilaku serta rekam digital karena aktivitas di ruang digital dapat terlacak melalui sistem.

“Jangan sekali-kali coba-coba kalau mau aman dan tidur nyenyak. Jejak digital terekam jelas melalui sistem,” tegasnya.

Menghadapi 2027, Hari meminta para kepala desa tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga menyinggung kepala desa yang masa jabatannya memasuki periode lanjutan pada 2027.

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah desa.

“Yang penting mereka melayani masyarakat dengan baik, mereka harusnya tetap lanjut,” pungkas Hari. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepi Peminat, SDN 1 Setono Ponorogo Akhirnya Ditutup

    Sepi Peminat, SDN 1 Setono Ponorogo Akhirnya Ditutup

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — SDN 1 Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, resmi ditutup pada Juli 2026. Penutupan dilakukan setelah jumlah siswa di sekolah tersebut terus mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir. Sebelum ditutup, SDN 1 Setono hanya memiliki enam siswa. Mereka terdiri atas masing-masing dua siswa kelas IV, V, dan VI. Sementara itu, […]

    Bagikan
  • Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 8 April 2025, jumlah penumpang di stasiun wilayah KAI Daop 7 Madiun tercatat mencapai 186.894 penumpang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang tercatat sebanyak 173.598 penumpang. Manajer Humas Daop 7 […]

    Bagikan
  • Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Perumda BPR Kota Madiun memasuki babak baru. Pada Jumat (14/11/2025), satu tersangka resmi diserahkan penyidik Polres Madiun Kota kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun. Tersangka Candra Wiyono (35), warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun menjabat sebagai Account Officer (AO) […]

    Bagikan
  • Bus Sumber Selamat Tabrakan dengan Truk, Lima Orang Terluka

    Bus Sumber Selamat Tabrakan dengan Truk, Lima Orang Terluka

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Ngawi–Maospati, kilometer 17–18 masuk Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (10/10/2025) dini hari. Insiden itu melibatkan bus Sumber Selamat bernomor polisi W-7568-UP dengan truk Hino Dutro, S-8357-HM. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika menjelaskan bus sumber selamat dikemudikan Rohmat yang membawa […]

    Bagikan
  • UMK Ngawi 2026 Diusulkan Naik Jadi Rp. 2,54 Juta, Menunggu Keputusan Gubernur

    UMK Ngawi 2026 Diusulkan Naik Jadi Rp. 2,54 Juta, Menunggu Keputusan Gubernur

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Usulan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ngawi tahun 2026 telah resmi dikirimkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Besaran yang diusulkan mencapai Rp2.547.606, atau naik Rp149.678 dibanding tahun sebelumnya. Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi, Supriyadi, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil pembahasan dalam rapat Dewan […]

    Bagikan
  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
expand_less