Berita Terkini
Trending Tags

CCTV Rekam Aksi Pencurian di Minimarket Ngawi, Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 137
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aksi pencurian terekam CCTV di salah satu minimarket di Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi — Aksi pencurian di sebuah minimarket di Kabupaten Ngawi terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 18 detik itu, seorang perempuan terlihat menyembunyikan barang curian dengan modus menjepitnya di antara kedua kaki, lalu menutupinya menggunakan gamis.

Peristiwa tersebut terjadi di Kharisma Minimarket, Dusun Pucanganom, Desa Kendal, Kecamatan Kendal, pada Minggu (6/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Karyawan minimarket, Agus, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, pelaku berhasil membawa kabur enam kotak susu formula bayi dengan total kerugian lebih dari Rp1 juta.

“Ada enam kotak susu yang hilang, rinciannya empat ukuran satu kilogram dan dua ukuran 500 gram,” kata Agus.

Ia menjelaskan, aksi tersebut diduga dilakukan secara berkelompok. Sebelum pencurian terjadi, seorang pria lebih dulu masuk ke dalam toko untuk memantau situasi.

“Awalnya ada satu laki-laki masuk lebih dulu, seolah hanya melihat-lihat, kemungkinan untuk memastikan kondisi di dalam aman,” ujarnya.

Tak lama kemudian, dua orang lainnya, seorang pria dan seorang perempuan, masuk dan diduga langsung menjalankan aksi pencurian.

“Dua orang berikutnya masuk hampir bersamaan. Penampilannya tertutup semua, dua laki-laki pakai sarung, sementara yang perempuan memakai gamis, jilbab besar, dan masker,” imbuh Agus.

Ia menilai, cara pelaku menjalankan aksinya cukup rapi dan terencana, sehingga luput dari perhatian karyawan.

“Barang diambil dari dekat tiang, lalu disembunyikan di bawah kaki, jadi tidak terlihat. Cara mereka cukup lihai,” tuturnya.

Meski mengalami kerugian, pihak minimarket memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Agus menyebut, pihaknya akan lebih fokus meningkatkan kewaspadaan.

“Kami tidak melaporkan kejadian ini, tapi ke depan akan lebih waspada dan memperketat pengawasan di dalam toko,” katanya.

Sementara itu, kasir minimarket, Nanik, mengatakan pelaku sempat berpura-pura menjadi pembeli sebelum melakukan aksinya.

“Mereka sempat tanya obat tertentu yang sebenarnya tidak ada di sini, sambil membeli pasta gigi,” ujar Nanik.

Ia mengaku sempat merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku, namun tidak berani melakukan pemeriksaan langsung.

“Sempat curiga karena cara jalannya tidak biasa, tapi kami tidak berani menggeledah dan tetap melayani seperti biasa,” katanya.

Kecurigaan tersebut baru terjawab setelah karyawan melakukan pengecekan stok barang usai jam operasional.

“Setelah toko tutup, kami cek stok, ternyata ada barang yang tercatat tapi tidak ada di etalase. Akhirnya kami buka rekaman CCTV dan benar terjadi pencurian,” ungkapnya.

Ia juga memastikan, perempuan yang terekam CCTV merupakan orang yang sebelumnya sempat berinteraksi langsung dengannya.

“Yang mengambil itu orang yang sempat tanya obat ke saya, ternyata memang dia pelakunya,” tegas Nanik.

Lebih lanjut, Agus menyebut bahwa minimarket tersebut sebelumnya juga pernah menjadi sasaran pencurian dengan modus berbeda.

“Sekitar setahun lalu pernah ada pembobolan dari tembok belakang, kerugiannya juga cukup besar dan sampai sekarang pelakunya belum tertangkap,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di SMPN 2 Dagangan dipertanyakan oleh DPRD Kabupaten Madiun. Ketua Komisi A, Purwadi, menyoroti adanya dugaan pelanggaran prosedur dan ketidak transparanan dalam proses seleksi siswa baru, usai mencuatnya kasus yang menimpa seorang wali murid bernama Kartini. Purwadi menduga, terdapat indikasi permainan oleh oknum […]

    Bagikan
  • Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penghargaan terhadap jasa pemimpin masa lalu tak cukup hanya sebatas mengenang. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memilih langkah konkret dengan mengusulkan perubahan nama Gedung Terpadu di Jalan Basuki Rahmad menjadi Gedung Haji Amin. Nama Haji Amin dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Bupati Ponorogo yang menggagas pembangunan gedung enam lantai tersebut […]

    Bagikan
  • Usai Penggeledahan, KPK Segera Periksa Para Saksi Kasus OTT Wali Kota Madiun Nonaktif

    Usai Penggeledahan, KPK Segera Periksa Para Saksi Kasus OTT Wali Kota Madiun Nonaktif

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dalam 2 pekan terakhir, KPK melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Kota Madiun. 3 rumah tersangka yakni Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Thariq Megah serta Rochim Ruhdiyanto, pihak […]

    Bagikan
  • PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan bergerak cepat usai menerima laporan terkait ratusan sapi yang dimiliki warga terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sesuai laporan, setidaknya ada 33 ekor sapi mati hingga Senin (30/12/2024). Sementara, tahun 2024 ini tercatat sudah 781 kasus PMK yang telah dilaporkan. “Jadi dari ratusan yang dilaporkan, […]

    Bagikan
  • Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Pondok Ngawi

    Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Pondok Ngawi

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi digemparkan dengan penemuan jasad seorang anak berusia sekitar tujuh tahun di area Waduk Pondok, Kamis (11/9/2025). Jenazah pertama kali ditemukan oleh Supriyanto, Warga Setempat, saat hendak menyalakan mesin diesel untuk mengairi sawahnya. Ia curiga setelah melihat sepasang sandal anak-anak tergeletak di tepi waduk. “Dari […]

    Bagikan
  • Bus Pariwisata Lindas Kaki Polisi Saat Putar Balik, Ini Kronologi Lengkapnya

    Bus Pariwisata Lindas Kaki Polisi Saat Putar Balik, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Video yang memperlihatkan keterangan antara anggota kepolisian dan awak bus pariwisata viral di media sosial. Juga terlihat seorang anggota polisi terkapar sembari memegangi kaki bagian kiri. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/3/2026) di Simpang 5 Patung Pendekar atau Proliman Kota Madiun, Jawa Timur. Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono […]

    Bagikan
expand_less