Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Desa Kradinan Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun

Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima bantuan. Namun, berdasarkan kondisi sosial ekonomi di lingkungannya, masih ada warga lain yang dinilai lebih membutuhkan sehingga menjadi prioritas.

“Beliau termasuk golongan yang layak menerima bantuan. Tapi kalau dibandingkan dengan warga lain yang kondisinya lebih berat, beliau bukan yang paling bawah. Ibaratnya dari 10 warga yang layak menerima bantuan, Pak Darus berada di urutan delapan atau sembilan karena masih banyak yang lebih susah,” kata Titis saat ditemui dikantor Desa Kradinan ( 15/7/2026).

Terkait informasi bahwa Darus masuk kategori desil 7 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Titis menegaskan pemerintah desa tidak memiliki kewenangan menentukan klasifikasi tersebut.

Menurutnya, penilaian desil dilakukan pemerintah pusat berdasarkan sejumlah indikator yang tidak diketahui secara rinci oleh pemerintah desa.

“Kalau soal desil itu, desa tidak mengetahui penilaiannya dari aspek apa saja. Tetapi kalau memang ada usulan untuk penurunan desil agar warga bisa menjadi penerima bantuan, kami siap mengajukannya melalui aplikasi SIKS-NG. Nanti yang mengevaluasi dan memutuskan tetap Dinas Sosial,” ujarnya.

Menanggapi pengakuan Darus yang selama ini menerima bantuan atas nama orang lain, Titis menjelaskan kondisi tersebut merupakan bentuk pengalihan bantuan yang masih diperbolehkan dalam kondisi tertentu.

Ia menyebut, tidak semua bantuan yang diterima Darus berasal dari pengalihan. Menurut catatan pemerintah desa, Darus juga pernah menerima bantuan atas nama sendiri, termasuk program bedah rumah, bantuan beras, maupun bantuan tunai dari berbagai program pemerintah.

“Kalau dilihat dari rekamannya, Pak Darus pernah mendapatkan bantuan bedah rumah, bantuan beras, dan bantuan uang. Ada yang atas nama beliau sendiri, ada juga yang dialihkan,” jelasnya.

Titis menerangkan, pengalihan bantuan biasanya dilakukan ketika nama penerima lama masih tercantum dalam daftar, padahal yang bersangkutan telah meninggal dunia. Dalam kondisi tersebut, pemerintah desa akan mempertimbangkan siapa warga yang paling membutuhkan untuk menerima bantuan tersebut.

“Misalnya ada penerima yang sudah meninggal tetapi bantuannya masih keluar. Kalau keluarga yang ditinggalkan dinilai sudah mampu, bantuan itu kami alihkan kepada warga lain yang kondisi ekonominya lebih membutuhkan. Tetapi kalau keluarga yang ditinggalkan masih lebih miskin daripada Pak Darus, tentu bantuannya tetap diberikan kepada keluarga tersebut,” pungkasnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debit Sungai Piring Naik, Air Meluap Hingga Ke Jalan Alternatif ke Caruban

    Debit Sungai Piring Naik, Air Meluap Hingga Ke Jalan Alternatif ke Caruban

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras mengguyur wilayah Kota Madiun dan sekitarnya pada Kamis (25/12/2025). Dampaknya, debit Sungai Piring di wilayah Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo mengalami peningkatan. Bahkan, air meluap hingga ke jalan raya yang menyebabkan arus tersendat. Personil BPBD Kota Madiun bersama DPUPR, DLH serta Dishub melakukan penanganan cepat. Luapan air sungai ke […]

    Bagikan
  • Warga Padas Tangkap Dua Anjing Liar Diduga Pemangsa Belasan Kambing Play Button

    Warga Padas Tangkap Dua Anjing Liar Diduga Pemangsa Belasan Kambing

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menangkap dua ekor anjing liar yang diduga menjadi pemangsa belasan kambing milik warga. Penangkapan dilakukan pada Selasa (27/1/2026), menyusul keresahan masyarakat akibat serangan hewan misterius yang terjadi dalam dua pekan terakhir. Dua anjing berjenis kelamin betina tersebut ditangkap dalam kondisi hidup saat […]

    Bagikan
  • H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mobilitas penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun masih terpantau tinggi di tengah arus balik Lebaran 2026. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas tersebut terlihat dari akumulasi jumlah […]

    Bagikan
  • KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan tenaga kerja asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ironisnya, 2 tersangka diantaranya merupakan mantan Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK). Hal itu disampaikan dalam konfrensi pers oleh Pelaksana Harian (Plh) […]

    Bagikan
  • Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hariadi
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas PGRI Madiun resmi mengukuhkan Supri Wahyudi Utomo sebagai Rektor untuk masa bakti 2026–2030 dalam acara pelantikan dan pengukuhan yang digelar khidmat di  Graha Cendekia, Selasa (3/2/2026). Pelantikan ini dihadiri oleh civitas akademika, pengurus PGRI, serta sejumlah undangan dari mitra strategis dan instansi pemerintah. Bagi Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., pelantikan […]

    Bagikan
  • 34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

    34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan ribu warga di Kabupaten Magetan mengalami penonaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Berdasarkan data terbaru, sebanyak 34.920 peserta dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial RI. Kondisi ini membuat sejumlah warga mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Magetan untuk meminta klarifikasi dan informasi proses reaktivasi. Kepala Dinsos Magetan, Parminto […]

    Bagikan
expand_less