Berita Terkini
Trending Tags

Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Desa Kradinan Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun

Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima bantuan. Namun, berdasarkan kondisi sosial ekonomi di lingkungannya, masih ada warga lain yang dinilai lebih membutuhkan sehingga menjadi prioritas.

“Beliau termasuk golongan yang layak menerima bantuan. Tapi kalau dibandingkan dengan warga lain yang kondisinya lebih berat, beliau bukan yang paling bawah. Ibaratnya dari 10 warga yang layak menerima bantuan, Pak Darus berada di urutan delapan atau sembilan karena masih banyak yang lebih susah,” kata Titis saat ditemui dikantor Desa Kradinan ( 15/7/2026).

Terkait informasi bahwa Darus masuk kategori desil 7 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Titis menegaskan pemerintah desa tidak memiliki kewenangan menentukan klasifikasi tersebut.

Menurutnya, penilaian desil dilakukan pemerintah pusat berdasarkan sejumlah indikator yang tidak diketahui secara rinci oleh pemerintah desa.

“Kalau soal desil itu, desa tidak mengetahui penilaiannya dari aspek apa saja. Tetapi kalau memang ada usulan untuk penurunan desil agar warga bisa menjadi penerima bantuan, kami siap mengajukannya melalui aplikasi SIKS-NG. Nanti yang mengevaluasi dan memutuskan tetap Dinas Sosial,” ujarnya.

Menanggapi pengakuan Darus yang selama ini menerima bantuan atas nama orang lain, Titis menjelaskan kondisi tersebut merupakan bentuk pengalihan bantuan yang masih diperbolehkan dalam kondisi tertentu.

Ia menyebut, tidak semua bantuan yang diterima Darus berasal dari pengalihan. Menurut catatan pemerintah desa, Darus juga pernah menerima bantuan atas nama sendiri, termasuk program bedah rumah, bantuan beras, maupun bantuan tunai dari berbagai program pemerintah.

“Kalau dilihat dari rekamannya, Pak Darus pernah mendapatkan bantuan bedah rumah, bantuan beras, dan bantuan uang. Ada yang atas nama beliau sendiri, ada juga yang dialihkan,” jelasnya.

Titis menerangkan, pengalihan bantuan biasanya dilakukan ketika nama penerima lama masih tercantum dalam daftar, padahal yang bersangkutan telah meninggal dunia. Dalam kondisi tersebut, pemerintah desa akan mempertimbangkan siapa warga yang paling membutuhkan untuk menerima bantuan tersebut.

“Misalnya ada penerima yang sudah meninggal tetapi bantuannya masih keluar. Kalau keluarga yang ditinggalkan dinilai sudah mampu, bantuan itu kami alihkan kepada warga lain yang kondisi ekonominya lebih membutuhkan. Tetapi kalau keluarga yang ditinggalkan masih lebih miskin daripada Pak Darus, tentu bantuannya tetap diberikan kepada keluarga tersebut,” pungkasnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Sambut Wisatawan, Wali Kota Maidi Jajal Wahana Kano

    Siap Sambut Wisatawan, Wali Kota Maidi Jajal Wahana Kano

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan wahana wisata yang bisa memanjakan wisatawan di kawasan Pahlawan Religi Center (PSC).  Kali ini, Wali Kota Madiun, Maidi menjajal wahana perahu Kano di bawah miniatur Menara Eiffel pada Selasa (30/12/2025). Perahu kano ini pun siap menyambut di pergantian tahun baru. “Saya uji coba sendiri perahu kano […]

    Bagikan
  • Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan hektar tanaman cengkeh di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, mati akibat serangan Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Serangan penyakit tanaman ini membuat petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah karena gagal panen. Kondisi memprihatinkan itu tampak di Desa Kare, Senin (20/10/2025). Hampir seluruh pohon cengkeh di lahan warga tampak gundul […]

    Bagikan
  • Satu Mobil dan Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi, 6 Orang Luka

    Satu Mobil dan Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi, 6 Orang Luka

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda motor terjadi di jalan raya wilayah Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 15.45 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan enam orang mengalami luka, termasuk dua anak-anak yang merupakan penumpang mobil. Sejumlah korban terlihat tergeletak di lokasi kejadian […]

    Bagikan
  • Disperkim Kota Madiun Gencar Pangkas Pohon Rawan Tumbang Jelang Musim Hujan

    Disperkim Kota Madiun Gencar Pangkas Pohon Rawan Tumbang Jelang Musim Hujan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang datangnya musim penghujan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun gencar melakukan kegiatan pemangkasan pohon di berbagai titik kota. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah potensi pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan. Kabid Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun, Andi Anto, […]

    Bagikan
  • Peternak di Madiun Mulai Siapkan Ratusan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    Peternak di Madiun Mulai Siapkan Ratusan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh kurang dari tiga pekan lagi, para peternak di Kabupaten Madiun mulai menyiapkan ratusan hewan ternak untuk kebutuhan kurban. Sejumlah hewan kurban bahkan telah terjual sejak beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah Muhammad Saifuddin, peternak asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan. Ia menyebut sebanyak […]

    Bagikan
  • Demo di DPRD Magetan, Massa Desak Dewan Kooperatif dalam Penanganan Kasus Pokir

    Demo di DPRD Magetan, Massa Desak Dewan Kooperatif dalam Penanganan Kasus Pokir

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Puluhan warga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kabupaten Magetan, Kamis (16/4/2026). Dalam aksi tersebut, massa secara tegas menyoroti peran DPRD Magetan dalam menyikapi dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir), serta mendesak lembaga legislatif itu bersikap kooperatif terhadap proses hukum. Dengan membawa pengeras suara, poster, dan berbagai atribut […]

    Bagikan
expand_less