Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Cuaca Ekstrem Terjang Telaga Sarangan, Pohon Kersen Besar Roboh Timpa Jaringan Telekomunikasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Pohon di sekitar telaga sarangan tumbang akibat cuaca ekstrim, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah dataran tinggi Magetan. Hujan lebat disertai angin kencang mengguyur kawasan wisata Telaga Sarangan, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Rabu pagi (14/1/2026). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sejumlah wisatawan mengaku kaget dan panik saat cuaca buruk terjadi.

Dampaknya, sebuah pohon kersen berdiameter sekitar 70 sentimeter roboh. Pohon tersebut jatuh tepat menimpa kabel telekomunikasi milik Telkom yang melintas di kawasan wisata.

Kasi Darlog BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan timnya langsung bergerak begitu menerima informasi.

“Begitu kabar masuk, personel Pusdalops dan TRC kami segera diterjunkan untuk melakukan penanganan di titik kejadian,” ujar Eka.

Keberadaan pohon tumbang sempat menghambat sebagian jalur wisata, namun tidak berlangsung lama.

Upaya evakuasi dilakukan menggunakan chainsaw dan sejumlah alat manual. Banyak pihak terlibat dalam proses pembersihan, mulai dari BPBD Magetan, TNI, Polri, BBWS, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Perhutani, relawan, hingga warga sekitar.

Image Not Found
Sejumlah Pohon di sekitar telaga sarangan tumbang akibat cuaca ekstrim, Foto : Kusnanto-Sinergia

Menurut Eka, percepatan penanganan menjadi fokus utama karena lokasi kejadian berada di kawasan wisata yang ramai dikunjungi.

“Karena berada di area wisata, kami prioritaskan penanganan cepat supaya aktivitas pengunjung tidak terganggu,” jelasnya.

Koordinasi lintas sektor tersebut membuat area yang terdampak bisa dibersihkan dalam waktu singkat. Setelah pohon terpotong dan kabel dievakuasi, kegiatan wisata di Telaga Sarangan kembali berjalan seperti biasa.

BPBD Magetan mengimbau masyarakat serta wisatawan agar tetap waspada saat cuaca ekstrem melanda wilayah pegunungan. Aktivitas luar ruangan disarankan untuk dibatasi, terutama ketika angin kencang dan hujan deras terjadi.

Eka mengingatkan agar masyarakat menjauhi area di sekitar pohon besar yang tampak rapuh.

“Jika melihat pohon menyentuh atau menekan kabel listrik, segera jauhi karena risikonya sangat berbahaya dan bisa memicu sengatan,” tegasnya. BPBD juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan kejadian serupa atau melihat potensi bahaya. Laporan cepat membantu petugas meminimalkan dampak dan mempercepat proses penanganan. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

    Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi sangat meresahkan para peternak di berbagai daerah. Tidak sedikit ternak sapi yang akhirnya mati akibat PMK tersebut. Berbagai cara dilakukan guna mengatasi sapi yang terserang virus PMK. Seperti yang dilakukan di kandang Putra Lembu Farm yang berada di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Relokasi TPA Kaliabu Masuk Tahap Penyusunan Dokumen

    Relokasi TPA Kaliabu Masuk Tahap Penyusunan Dokumen

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 59
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Mega proyek relokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu sampai pada tahap penyusunan dokumen lingkungan. Ini setelah Pemkab Madiun mantap merelokasi satu-satunya TPA yang dimiliki. Hal itu mengingat volume sampah telah menggunung dan overload.  Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun, M. Zahrowi mengatakan, penyusunan dokumen kelayakan sudah dilakukan tahun lalu, […]

    Bagikan
  • Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar gerakan tanam padi serentak di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo pada Rabu (23/04/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional swasembada pangan, dengan melibatkan petani, TNI, dan Polri. Gerakan ini menyasar lahan sawah seluas 600 hektare. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah Penderita HIV dan sifilis dari 12 pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring operasi penyakit masyarakat bertambah. Total ada empat PSK yang terjaring Satpol PP Kabupaten Madiun terdeteksi mengidap HIV/AIDS serta dua orang di antaranya juga positif sifilis. Temuan tersebut diungkap Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun usai menindaklanjuti […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siapkan Anggaran 1,5 Miliar Rupiah untuk Tambah Pupuk Subsidi Bagi Petani

    Pemkot Madiun Siapkan Anggaran 1,5 Miliar Rupiah untuk Tambah Pupuk Subsidi Bagi Petani

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengalokasikan anggaran sebesar 1,5 milyar rupiah untuk menyediakan pupuk subsidi bagi petani. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat yang selama ini terbukti tidak mencukupi kebutuhan petani. Menurut Irsyad Dawami, Kepala Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) […]

    Bagikan
expand_less