Berita Terkini
Trending Tags

Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Tenda Jambore Anak Sholeh Ambruk

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 123
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tenda Jambore Anak Sholeh Porak di Madiun poranda diterjang angin kencang, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, pada Jumat sore (17/10/2025), menyebabkan sejumlah tenda dalam kegiatan Jambore Anak Sholeh Santri TPA dan TPQ di Lapangan Reksogati, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat peserta bersiap mengikuti upacara pembukaan. Angin kencang datang secara tiba-tiba, disusul hujan deras yang membuat para peserta panik dan berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.

“Saat itu anak-anak sudah siap untuk upacara pembukaan. Tiba-tiba angin datang sangat kencang disertai hujan deras. Anak-anak panik, ada yang berlarian ke tenda, ada yang masuk ke ruang sekolah terdekat. Kami terus membimbing mereka sambil berdoa dan bersholawat,” ujar Prihatin, salah satu guru pendamping.

Hal serupa disampaikan oleh Dela, pendamping peserta lainnya. Ia menuturkan bahwa hujan yang awalnya hanya rintik-rintik tiba-tiba berubah menjadi deras disertai angin kuat. 

“Kami fokus mengamankan anak-anak. Yang penting mereka selamat karena kejadian ini di luar perkiraan,” katanya.

Selain tenda peserta, tenda utama yang digunakan untuk upacara pembukaan juga ikut ambruk. Setelah hujan dan angin reda, para peserta, pendamping, dan panitia gotong royong membersihkan area perkemahan.

Sebagian peserta Jambore Anak Sholeh kemudian dipulangkan lebih awal, sementara sebagian lainnya tetap melanjutkan kegiatan setelah kondisi dinilai aman. Hingga Jumat malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun masih melakukan pendataan dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut.

Tak hanya di wilayah Sawahan, hujan deras dan angin kencang juga dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan lain di Kabupaten Madiun dan sekitarnya. Sejumlah atap rumah warga dilaporkan rusak, dan beberapa dahan pohon patah tertiup angin.

Cuaca ekstrem ini menambah catatan kejadian angin kencang di wilayah Madiun dalam sepekan terakhir, yang menurut BMKG merupakan bagian dari peralihan musim dari kemarau menuju penghujan. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penemuan 35 Kg Sabu-Sabu Gegerkan Warga Perairan Masalembu Sumenep

    Penemuan 35 Kg Sabu-Sabu Gegerkan Warga Perairan Masalembu Sumenep

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Sumenep – Penemuan mengejutkan menggegerkan warga di perairan sekitar Desa Sukajeruk Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep pada Jumat (30/05/2025). Empat nelayan secara tak sengaja menemukan drum mencurigkan. Lantaran penasaran, mereka lantas membawanya ke daratan. Setelah dibuka, drum tersebut berisi karung yang didalamnya terdapat bungkusan plastik mencurigakan diduga narkotika. Sontak saja, beberapa warga langsung mendatangi […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

    Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga cabai rawit di Ponorogo, Jawa Timur hingga kini masih tinggi. Bahkan sempat menyentuh angka Rp. 120 Ribu per kilogramnya. Meski kini turun di kisaran harga Rp. 85 Ribu per kilogram, namun itu masih jauh dari harga normal. Kondisi ini memberikan tekanan besar terhadap pelaku usaha kuliner dan produsen sambal […]

    Bagikan
  • Dampak Efisiensi Anggaran, Wacana Pembangunan Caruban Sport Center Tertunda

    Dampak Efisiensi Anggaran, Wacana Pembangunan Caruban Sport Center Tertunda

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Mega proyek Caruban Sport Center (CSC) yang rencananya tahapan pelaksanaan dilakukan pembangunannya tahun 2025 ini terancam batal. Ini menyusul adanya surat edaran terkait efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) 1 tahun 2025. Akibatnya, progres pengadaan sport center yang rencananya menggunakan APBD 2025 terhambat tahun ini. Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Magetan mulai memperketat pengawasan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Fenomena perang sarung, balap lari liar, hingga penggunaan sound horeg menjadi perhatian khusus karena dianggap kerap menciptakan keresahan. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, mengatakan bahwa jajarannya sudah menyiapkan […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
  • Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, masih menyisakan kekhawatiran mendalam. Hingga Rabu malam (1/10/2025), sebagian siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Ngrambe sudah diperbolehkan pulang. Dari 18 pasien, kini hanya beberapa yang masih menjalani perawatan karena kondisi lemas. Meski kondisi mulai membaik, […]

    Bagikan
expand_less