Berita Terkini
Trending Tags

Debit Empat Waduk di Kabupaten Madiun Menyusut, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 11
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cadangan air waduk menipis, sawah terancam kekeringan. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Debit air di empat waduk utama di Kabupaten Madiun terus mengalami penurunan di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu pasokan air irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian yang selama ini bergantung pada suplai air waduk.

Berdasarkan data pemantauan tinggi muka air (TMA) yang dipublikasikan melalui laman Unit Pengelola Bendungan (UPB) Bengawan Solo pada Kamis (30/7/2026), seluruh waduk di Kabupaten Madiun berada pada batas bawah. Rinciannya, Waduk Dawuhan memiliki TMA +80,21 meter, Waduk Kedungbrubus +109,90 meter, Waduk Notopuro +91,61 meter, dan Waduk Saradan +116,08 meter.

Menyusutnya cadangan air tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kebutuhan irigasi pada musim tanam ketiga (MT III), terutama jika petani tetap memilih menanam padi yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Madiun, Vindha Bagus Devianto, menjelaskan pengaturan debit air yang keluar dari seluruh waduk di Kabupaten Madiun bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Yang mengatur debit keluarnya adalah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Seluruh waduk di Kabupaten Madiun merupakan kewenangan BBWS, sehingga pemerintah kabupaten tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan waduk tersebut,” ujar Vindha, Kamis (30/7/2026).

Image Not Found
Debit empat waduk di Madiun terus menyusut saat kemarau. Foto : Istimewa

Ia mengatakan, pemerintah daerah telah mengimbau petani mengikuti Rencana Tata Tanam Global (RTTG) yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati. Dalam pola tanam tersebut, petani dianjurkan menanam tanaman palawija pada musim tanam ketiga agar kebutuhan air tetap terkendali.

Menurut Vindha, apabila petani mematuhi pola tanam tersebut, ketersediaan air di waduk diperkirakan masih mencukupi hingga masa panen. Sebaliknya, jika petani tetap memaksakan menanam padi, cadangan air waduk berisiko tidak mampu memenuhi kebutuhan irigasi.

“Untuk musim tanam ketiga kami sarankan menanam palawija sesuai RTTG. Bila masih terjadi kekurangan air, DPUPR bersama Dinas Pertanian dapat memaksimalkan pemanfaatan sumur air tanah milik pemerintah,” katanya.

Selain memanfaatkan fasilitas sumur milik pemerintah, petani yang telah memiliki sumur submersible atau sumur air dalam secara mandiri juga diimbau menggunakannya sebagai alternatif sumber irigasi selama musim kemarau.

Pemerintah berharap kepatuhan terhadap pola tanam yang telah ditetapkan dapat menjadi langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan air hingga akhir musim tanam, sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat kekeringan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispertan Madiun : ID Food Akan Serap 20 Ribu Ton Gula Petani

    Dispertan Madiun : ID Food Akan Serap 20 Ribu Ton Gula Petani

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Polemik pembayaran hasil panen tebu di Kabupaten Madiun belum tuntas. Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) mencatat, hingga tahun ini total lahan tebu di wilayah tersebut mencapai 2.388 hektare yang memasok bahan baku ke PG Rejoagung dan PG Pagotan. “Luasan ini tersebar di sejumlah kecamatan dan menjadi penopang produksi gula dua […]

    Bagikan
  • Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Catat 85.946 Keberangkatan, Okupansi Tembus 109%

    Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Catat 85.946 Keberangkatan, Okupansi Tembus 109%

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) cukup tinggi. Hal itu tercermin dari lonjakan jumlah penumpang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Berdasarkan data per Minggu (21/12/2025), KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 85.946 pelanggan berangkat dari […]

    Bagikan
  • Karangrejo Jadi Lokasi Alternatif Sekolah Rakyat Magetan, Nilai Proyek Diperkirakan Senilai Rp. 200 Miliar

    Karangrejo Jadi Lokasi Alternatif Sekolah Rakyat Magetan, Nilai Proyek Diperkirakan Senilai Rp. 200 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Magetan mengalami pergeseran lokasi. Setelah proposal pembangunan di lahan bekas SDN Selosari 4 ditolak pemerintah pusat, Pemkab Magetan kini menyiapkan opsi baru di Kecamatan Karangrejo. Lahan seluas 8 hektare di wilayah ini kini diajukan sebagai kandidat lokasi baru proyek pendidikan skala nasional tersebut. Lokasinya tak […]

    Bagikan
  • 15 Tim DKPP Madiun Siaga Periksa Daging Kurban Saat Idul Adha 2026

    15 Tim DKPP Madiun Siaga Periksa Daging Kurban Saat Idul Adha 2026

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menyiapkan 15 tim pemeriksa kesehatan hewan kurban untuk mengawasi proses penyembelihan saat Hari Raya Idul Adha 2026. Tim tersebut akan diterjunkan ke seluruh kecamatan guna memastikan daging kurban aman dan layak dikonsumsi masyarakat. Kepala DKPP Kabupaten Madiun, Paryoto, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tinjau Program Infrastruktur dan Layanan Publik di Desa Muneng

    Pemkab Madiun Tinjau Program Infrastruktur dan Layanan Publik di Desa Muneng

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Memasuki hari kedua rangkaian Bhakti Sosial Terpadu (BST), Pemerintah Kabupaten Madiun meninjau sejumlah program layanan publik dan pembangunan fisik di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kamis (27/11/2025). Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Purnomo Hadi, Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan dimulai dengan apel pelatihan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
expand_less