Berita Terkini
Trending Tags

Debit Empat Waduk di Kabupaten Madiun Menyusut, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cadangan air waduk menipis, sawah terancam kekeringan. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Debit air di empat waduk utama di Kabupaten Madiun terus mengalami penurunan di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu pasokan air irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian yang selama ini bergantung pada suplai air waduk.

Berdasarkan data pemantauan tinggi muka air (TMA) yang dipublikasikan melalui laman Unit Pengelola Bendungan (UPB) Bengawan Solo pada Kamis (30/7/2026), seluruh waduk di Kabupaten Madiun berada pada batas bawah. Rinciannya, Waduk Dawuhan memiliki TMA +80,21 meter, Waduk Kedungbrubus +109,90 meter, Waduk Notopuro +91,61 meter, dan Waduk Saradan +116,08 meter.

Menyusutnya cadangan air tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kebutuhan irigasi pada musim tanam ketiga (MT III), terutama jika petani tetap memilih menanam padi yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Madiun, Vindha Bagus Devianto, menjelaskan pengaturan debit air yang keluar dari seluruh waduk di Kabupaten Madiun bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Yang mengatur debit keluarnya adalah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Seluruh waduk di Kabupaten Madiun merupakan kewenangan BBWS, sehingga pemerintah kabupaten tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan waduk tersebut,” ujar Vindha, Kamis (30/7/2026).

Image Not Found
Debit empat waduk di Madiun terus menyusut saat kemarau. Foto : Istimewa

Ia mengatakan, pemerintah daerah telah mengimbau petani mengikuti Rencana Tata Tanam Global (RTTG) yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati. Dalam pola tanam tersebut, petani dianjurkan menanam tanaman palawija pada musim tanam ketiga agar kebutuhan air tetap terkendali.

Menurut Vindha, apabila petani mematuhi pola tanam tersebut, ketersediaan air di waduk diperkirakan masih mencukupi hingga masa panen. Sebaliknya, jika petani tetap memaksakan menanam padi, cadangan air waduk berisiko tidak mampu memenuhi kebutuhan irigasi.

“Untuk musim tanam ketiga kami sarankan menanam palawija sesuai RTTG. Bila masih terjadi kekurangan air, DPUPR bersama Dinas Pertanian dapat memaksimalkan pemanfaatan sumur air tanah milik pemerintah,” katanya.

Selain memanfaatkan fasilitas sumur milik pemerintah, petani yang telah memiliki sumur submersible atau sumur air dalam secara mandiri juga diimbau menggunakannya sebagai alternatif sumber irigasi selama musim kemarau.

Pemerintah berharap kepatuhan terhadap pola tanam yang telah ditetapkan dapat menjadi langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan air hingga akhir musim tanam, sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat kekeringan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 102.281 Wisatawan Ramaikan Libur Nataru di Destinasi Wisata Ngawi

    102.281 Wisatawan Ramaikan Libur Nataru di Destinasi Wisata Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Tingkat kunjungan wisatawan ke sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Ngawi mengalami peningkatan signifikan selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah wisatawan yang berkunjung meningkat hingga 24 ribu lebih. Menurut catatan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi, jumlah pengunjung destinasi wisata selama liburan […]

    Bagikan
  • IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

    IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persoalan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun kembali menjadi sorotan. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menemukan fasilitas IPAL di SPPG Ngegong masih belum memenuhi standar saat inspeksi mendadak (sidak), Kamis (7/5/2026). Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut hasil […]

    Bagikan
  • Geliat Aktivitas Denhubrem 081/DSJ Budidaya Ayam dan Ikan

    Geliat Aktivitas Denhubrem 081/DSJ Budidaya Ayam dan Ikan

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program nasional ketahanan pangan terus digalakkan pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan menuju Indonesia swasembada pangan. Hal itulah yang tergambar di lingkungan TNI AD yang terus gencar melakukan berbagai inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, tak terkecuali satuan Denhubrem 081/DSJ yang bermarkas di Kota […]

    Bagikan
  • Petani di Magetan Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air Sawah

    Petani di Magetan Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air Sawah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di area persawahan miliknya di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Sabtu (6/6/2026) pagi. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik saat melakukan perbaikan pompa air yang digunakan untuk mengairi sawah. Korban diketahui bernama Subari (65), warga setempat yang ditemukan dalam […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Rencanakan Pelebaran Tikungan Ahmad Yani Untuk Jalur Wisata

    Pemkot Madiun Rencanakan Pelebaran Tikungan Ahmad Yani Untuk Jalur Wisata

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun berencana melakukan pelebaran jalan di pojokan Jalan Ahmad Yani. Pelebaran jalan ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran dan kenyamanan transportasi. Lebih khusus untuk bus wisata yang nantinya akan melintasi kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran. Agus Tri Sukamto, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) […]

    Bagikan
  • Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN

    Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Madiun dan sekitarnya pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Hal ini sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikeluarkan beberapa waktu lalu terkait potensi angin kencang sejumlah wilayah di Jawa Timur. Hal ini dampak dari munculnya bibit siklon tropis […]

    Bagikan
expand_less