Tim Labfor Polda Jatim Periksa Tungku Api di Rumah Kasus Dugaan Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 53 menit yang lalu
- visibility 78
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur bersama tim Jatanras dan Satreskrim Polres Madiun Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (26/10/2026).
Olah TKP tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4). Polisi telah menangkap Dwi Bagus Martono, suami siri Dini, yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Salah satu titik yang menjadi perhatian petugas adalah tungku api di bagian belakang rumah. Tungku tersebut diduga digunakan untuk membakar jasad korban setelah dimutilasi. Tim Labfor masih melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi tungku hingga Senin siang.
Pantauan di lokasi, olah TKP dipimpin Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi bersama tim gabungan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan mendalami dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.
Menurut informasi, tim penyidik bakal menelusuri tiga lokasi yang berkaitan dengan rangkaian kasus ini, yakni Hotel Mataram, rumah di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, serta rumah di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Ketua RT 24 Gang Tentrem, Agung Rusmanto, mengatakan rumah di wilayahnya merupakan milik orang tua terduga pelaku. Namun, rumah tersebut bukan tempat tinggal utama Dwi Bagus Martono.

“Jadi, rumah di sini memang rumah orang tuanya (pelaku), tetapi alamatnya masih di sini. Untuk tinggal itu di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong,” kata Agung.
Menurut Agung, terduga pelaku sesekali datang ke rumah tersebut, kemungkinan untuk membersihkannya. Namun, rumah itu tidak ditempati dan dalam kondisi kosong.
“Kalau di sini, biasanya dia datang, mungkin dibersihkan. Tapi kalau untuk tempat tinggal, tidak, kosong,” ujarnya.
Hingga Senin siang, tim Labfor masih melakukan pemeriksaan di rumah Jalan Kunir, terutama di sekitar tungku api yang diduga berkaitan dengan upaya pembakaran jasad korban. Hasil pemeriksaan forensik tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dalam kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak tersebut. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Krz/Diez





