Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Satgas Pangan Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Sesuai HET

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satgas Pangan Polres Madiun mengecek harga beras di Pasar Pagotan. (11/9/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Polres Madiun memastikan harga beras di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pengecekan harga dan ketersediaan beras tersebut dilakukan bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Jumat (11/9/2026).

Kasat Reskrim Polres Madiun sekaligus Kasatgas Pangan, AKP Agung Hartawan, memimpin langsung monitoring tersebut. Petugas mendatangi sejumlah pedagang untuk mengecek harga jual sekaligus memastikan ketersediaan beras di tingkat pasar.

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah merek beras premium dan medium yang dijual pedagang masih berada dalam ketentuan HET.

Di Toko Sri Wahyuni, beras premium Punokawan dijual Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras medium Rp12.900 per kilogram. Kemudian di Toko Budi, beras premium Tiga Delima dibanderol Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.000 per kilogram.

Sementara itu, di Toko Palawija 99, beras premium Punokawan dijual Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.200 per kilogram.

Image Not Found
Satgas Pangan mengimbau pedagang menjual beras sesuai ketentuan HET. Foto : Tova-Sinergia

Selain mengecek harga, petugas juga memberikan imbauan kepada pedagang agar menjual beras sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan harga sekaligus menjaga pasokan pangan tetap tersedia bagi masyarakat.

AKP Agung Hartawan mengatakan monitoring harga pangan akan dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Madiun.

“Petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pelaku usaha agar menjual beras sesuai dengan ketentuan HET yang berlaku, sehingga tidak memberatkan masyarakat dan tetap menjaga kondusivitas pasar,” ujar AKP Agung.

Satgas Pangan Polres Madiun bersama instansi terkait selanjutnya akan terus memantau harga, stok, keamanan, dan mutu bahan pangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar dan terjangkau. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Ajukan Penambahan Armada Balik Gratis Lewat Program CSR

    Dishub Ajukan Penambahan Armada Balik Gratis Lewat Program CSR

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun berencana menambah armada untuk layanan balik gratis tujuan Jakarta. Ini menyusul tingginya animo masyarakat yang berminat ikut dalam program balik gratis yang diselenggarakan oleh Pemkab Madiun. Bahkan sesaat aplikasi layanan Si-Madu dibuka, tak kurang dari dua jam jumlah kuota 400 kursi langsung terpenuhi. Rencana usulan penambahan […]

    Bagikan
  • Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua remaja asal Kabupaten Bojonegoro harus berurusan dengan Satpol PP Ngawi setelah ketahuan bermesraan di kawasan Alun-alun Merdeka, Senin (15/09/2025) pagi. Keduanya, yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, diamankan petugas usai mendapat laporan dari masyarakat. Perilaku mereka dinilai tidak pantas dilakukan di ruang publik. Saat diamankan, keduanya masih mengenakan seragam […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tunggu Restu BKN dan Kemendagri Soal Pengisian Kekosongan Kursi JPTP

    Pemkot Madiun Tunggu Restu BKN dan Kemendagri Soal Pengisian Kekosongan Kursi JPTP

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun masih menunggu proses pengisian puluhan jabatan yang kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di tengah kekosongan tersebut, Pemkot Madiun melantik 51 Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta 18 pejabat fungsional dalam Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pengambilan Sumpah Jabatan serta Pelantikan Pejabat Fungsional, Kamis (18/6/2026). Prosesi pengambilan sumpah […]

    Bagikan
  • Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu. Kini tepat satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun dirayakan. Namun tidak dengan seremoni […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Aturan Bagasi dan Powerbank untuk Penumpang Kereta Api

    KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Aturan Bagasi dan Powerbank untuk Penumpang Kereta Api

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengingatkan kembali para pelanggan untuk mematuhi ketentuan barang bawaan dan penggunaan perangkat elektronik selama perjalanan kereta api. Pengingat tersebut disampaikan seiring meningkatnya volume penumpang. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kepatuhan terhadap aturan bagasi dan penggunaan perangkat elektronik penting untuk […]

    Bagikan
  • Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persoalan penarikan iuran oleh SMA Negeri 2 Mejayan kepada orang tua/walimurid mendapatkan tanggapan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Dalam unggahan di akun Instagram @emildardak pada Rabu (04/06/2025), ditegaskan agar jangan pernah mau jika ada yang memaksakan iuran di SMA/SMK di Jawa Timur. Pemprov Jatim menegaskan jika tidak […]

    Bagikan
expand_less