Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Wabup Magetan Minta Relawan Bencana Tak Kendur, Soroti Pentingnya Respons Cepat dan Gotong Royong

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wabup Magetan Suyatni Priasmoro memimpin apel kesiapsiagaan bencana. (4/11/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengingatkan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama musim penghujan. Selain memastikan kesiapan personel dan peralatan, kesadaran masyarakat serta kecepatan koordinasi hingga tingkat desa dan lingkungan menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko bencana.

Pesan tersebut disampaikan Suyatni saat memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Magetan Tahun 2026 di halaman Polres Magetan, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi sarana untuk mengingatkan sekaligus membangkitkan kembali kesadaran seluruh komponen penanggulangan bencana terhadap potensi ancaman di wilayah masing-masing.

Seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI, relawan, hingga masyarakat, harus memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menghadapi situasi darurat. Terlebih, setiap wilayah memiliki karakteristik dan potensi kerawanan bencana yang berbeda.

Suyatni menilai, meskipun sebagian besar personel dan relawan telah memiliki pengalaman dalam penanganan bencana, penguatan kesiapsiagaan tetap diperlukan. Semangat kemanusiaan dan solidaritas harus terus dijaga agar seluruh unsur tetap sigap ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Dia juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi psikologis para relawan yang kerap menghadapi berbagai risiko dan tantangan di lapangan. Menurutnya, tugas penanggulangan bencana bukan pekerjaan ringan karena membutuhkan tenaga, waktu, keberanian, serta pengorbanan.

Di tengah keterbatasan dan situasi darurat, relawan terkadang juga harus menghadapi kritik maupun cibiran masyarakat ketika penanganan belum berjalan sempurna.

Image Not Found
Wabup Magetan, Suyatni Priasmoro minta relawan menjaga semangat kemanusiaan dan gotong royong. Foto : Kus-Sinergia

“Ini tugas kemanusiaan. Mereka sudah menghadapi berbagai kesulitan dan risiko di lapangan. Karena itu, jangan sampai justru dicibir ketika ada kekurangan dalam pelaksanaan. Kita harus saling menguatkan, membangun rasa persatuan dan gotong royong,” ujar Suyatni.

Selain memperkuat koordinasi antarlembaga, Suyatni menekankan pentingnya peran aparatur kewilayahan dalam mendeteksi potensi bencana sejak dini.

Kepala satuan wilayah, camat, kepala desa, hingga perangkat lingkungan seperti ketua RW dan RT diharapkan mampu mengenali kondisi rawan bencana di wilayah masing-masing. Dengan begitu, potensi ancaman dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.

Jika menemukan persoalan yang tidak mampu ditangani di tingkat awal, aparatur wilayah diminta segera berkoordinasi dengan pimpinan atau instansi terkait. Kecepatan penyampaian informasi dan respons dinilai sangat menentukan keberhasilan penanganan bencana.

Suyatni mengingatkan, keterlambatan dalam mengidentifikasi masalah maupun lambannya respons birokrasi dapat memperparah dampak bencana. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kerusakan sekaligus membengkakkan anggaran penanganan.

Dia mencontohkan, persoalan yang sebenarnya bisa diantisipasi melalui langkah pencegahan dan penanganan dini dapat berkembang menjadi bencana lebih besar apabila tidak segera ditindaklanjuti.

Di sisi lain, Suyatni juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap mekanisme birokrasi dan penganggaran dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, pemerintah harus memastikan prosedur yang ada tidak justru menghambat langkah cepat ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Dia menyinggung penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebagai salah satu instrumen pembiayaan penanganan bencana. Namun, mekanisme dan ketentuan yang berlaku perlu dievaluasi agar pelaksanaannya lebih responsif terhadap kebutuhan di lapangan.

“Ini tentu harus diperbaiki bersama, baik dalam regulasi, pekerjaan maupun program. Jangan sampai persoalan prosedur dan respons birokrasi yang tidak tepat justru membuat dampak bencana semakin fatal dan membutuhkan anggaran lebih besar,” tegasnya.

Suyatni berharap, momentum apel kesiapsiagaan dapat memperkuat sinergi seluruh unsur penanggulangan bencana di Magetan. Tidak hanya pemerintah dan petugas di lapangan, masyarakat juga diharapkan memiliki pengetahuan serta kesadaran untuk mengenali ancaman di lingkungannya.

Dengan deteksi dini, koordinasi berjenjang, respons cepat, dan semangat gotong royong, dampak bencana hidrometeorologi diharapkan dapat ditekan selama musim penghujan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daop 7 Madiun Catat c11.087 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual

    Daop 7 Madiun Catat c11.087 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemesanan tiket lebaran 2025 telah dibuka sejak 4/2/2025 oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero). Tercatat per 14/2/2025, telah membuka penjualan dari H-10 hingga keberangkatan pada hari H lebaran atau 31/3/2025. PT KAI Daop 7 Madiun selama masa angkutan lebaran menyediakan sebanyak 69.088 tempat duduk untuk melayani kebutuhan masyarakat Manager Humas PT KAI […]

    Bagikan
  • Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Madiun Gencarkan Program “Satu Rumah Satu Pohon”

    Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Madiun Gencarkan Program “Satu Rumah Satu Pohon”

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong pelaksanaan program nasional “Satu Rumah Satu Pohon” sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Program ini merupakan inisiatif dari Presiden Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menjelaskan bahwa penanaman pohon produktif seperti […]

    Bagikan
  • Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan Kota Madiun terus dimasifkan. Salah satunya melalui penertiban jaringan kabel udara yang selama ini tampak semrawut di sejumlah ruas jalan. Diskominfo Kota Madiun bersama Dinas Perkim, Satpol PP, dan Dishub turun langsung melakukan penertiban kabel fiber optic yang dinilai mengganggu estetika kota. Kegiatan penertiban berlangsung di kawasan Tugu […]

    Bagikan
  • Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu siang (18/2/2026), memicu tumbangnya dua pohon sengon laut berukuran besar di dua titik berbeda. Kedua pohon roboh melintang di badan jalan hingga menutup akses warga dan menyebabkan lalu lintas lumpuh total untuk sementara waktu. Insiden pertama terjadi di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • Koperasi Merah Putih di Ambang Krisis, Ini Langkah Wali Kota Madiun

    Koperasi Merah Putih di Ambang Krisis, Ini Langkah Wali Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, angkat bicara mengenai kondisi Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang kini berada di ujung tanduk. Koperasi yang sebelumnya mampu mencatat omzet hingga Rp. 6 juta per hari itu, kini hanya mampu menghasilkan sekitar Rp. 2 juta bahkan sempat di bawah angka tersebut. Menurut Wali Kota Maidi, […]

    Bagikan
  • Catatan Dahlan Iskan untuk Maidi Diserahkan Pengadilan Tipikor, Satu Sisi KPK Masih Menghantui

    Catatan Dahlan Iskan untuk Maidi Diserahkan Pengadilan Tipikor, Satu Sisi KPK Masih Menghantui

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya  – Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menaruh perhatian serius kepada Walikota Madiun nonaktif Maidi. Catatan Dahlan Iskan berbentuk dokumen amicus curiae atau sahabat pengadilan diserahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (08/10/2026).  Ternyata langkah serupa dilakukan sejumlah tokoh masyarakat Kota Madiun. Dokumen ini diserahkan melalui perwakilannya, Muhammad Taufik, ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu […]

    Bagikan
expand_less