Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Jumlah Desa Peserta Pilkades Serentak Magetan 2027 Bertambah, Pemkab Siapkan Anggaran Rp. 12 Miliar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 234
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan siapkan Pilkades serentak 2027 dengan sistem e-voting. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027 mendatang. Selain jumlah desa peserta yang dipastikan bertambah, kebutuhan anggaran yang diusulkan untuk pesta demokrasi tingkat desa tersebut juga mencapai belasan miliar rupiah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan semula terdapat 178 kepala desa yang masa jabatannya akan berakhir pada 27 Desember 2027. Namun jumlah itu diperkirakan bertambah menyusul adanya kepala desa yang meninggal dunia sebelum masa jabatan berakhir.

“Data awal ada 178 desa. Dalam perkembangan ada tambahan desa yang juga ikut Pilkades yakni Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo karena kepala desanya meninggal sehingga nanti akan ada penyesuaian kebutuhan,” ujar Parminto.

Dengan adanya tambahan tersebut, Pemkab Magetan mulai melakukan pemetaan kebutuhan anggaran maupun kesiapan teknis pelaksanaan Pilkades serentak.

Parminto menjelaskan, tahapan Pilkades wajib dimulai enam bulan sebelum masa jabatan kepala desa berakhir. Artinya, pada Juni 2027 mendatang seluruh tahapan awal sudah harus berjalan, mulai dari pembentukan panitia pemilihan di tingkat desa hingga persiapan administrasi dan teknis pelaksanaan.

Menurut dia, sistem pemungutan suara pada Pilkades 2027 tetap direncanakan menggunakan metode elektronik atau e-voting seperti pelaksanaan sebelumnya. Karena itu, kebutuhan sarana dan prasarana juga mulai dihitung sejak sekarang.

“Kalau hitungan sementara untuk bantuan keuangan ke desa kurang lebih pengusulan sekitar Rp10,8 miliar. Ditambah operasional di DPMD sekitar Rp1,2 miliar, jadi total sementara sekitar Rp12 miliar,” jelasnya.

Meski demikian, angka tersebut masih berupa usulan awal dan nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Selain itu, kebutuhan anggaran pengamanan dari Satpol PP maupun dukungan personel kepolisian juga belum masuk dalam perhitungan tersebut.

Parminto menambahkan, penggunaan sistem e-voting kini semakin kuat secara regulasi setelah terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 sebagai petunjuk pelaksanaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.

“Dalam aturan itu sudah tertulis bahwa pelaksanaan Pilkades bisa dilakukan dengan dua cara, yakni manual maupun elektronik,” katanya.

Menurutnya, e-voting memiliki sejumlah kelebihan dibanding metode konvensional, terutama dalam hal efisiensi waktu dan percepatan hasil penghitungan suara. Melalui sistem tersebut, hasil pemungutan suara dapat langsung diketahui setelah tempat pemungutan suara (TPS) ditutup tanpa proses penghitungan manual yang memakan waktu panjang.

Selain mempercepat proses demokrasi di tingkat desa, perangkat e-voting yang digunakan nantinya juga dinilai lebih efisien karena dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung pelayanan administrasi desa setelah Pilkades selesai dilaksanakan.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan e-voting, setiap desa nantinya juga akan didampingi tenaga teknis lapangan. Sedikitnya terdapat tiga operator yang disiapkan untuk membantu operasional perangkat di masing-masing TPS.

“Nanti hasilnya langsung muncul di masing-masing TPS sehingga lebih cepat dan mengurangi potensi kerumunan maupun masuknya orang luar desa,” pungkas Parminto. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Madiun Gencar Lakukan Pengawasan di Kawasan Industri 

    Imigrasi Madiun Gencar Lakukan Pengawasan di Kawasan Industri 

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun —  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun gencar melakukan operasi pengawasan terhadap keberadaan Tenaga Kerja Asing di wilayah Kawasan Industri tepatnya di Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk memastikan legalitas dan keberadaan para pekerja asing tersebut. Operasi Gabungan Pengawasan Keimigrasian itu digelar melibatkan Imigrasi Madiun, Kepolisian, […]

    Bagikan
  • Hari Pertama Masuk Kerja, 11 ASN di Ponorogo Ambil Cuti

    Hari Pertama Masuk Kerja, 11 ASN di Ponorogo Ambil Cuti

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ponorogo tercatat tidak masuk kantor pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, Selasa (8/4/2025). Namun, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memastikan bahwa ketidakhadiran mereka bukan karena bolos, melainkan cuti yang telah dijadwalkan sebelumnya. Plt Kepala BKPSDM Ponorogo, Herry Sutrisno, merinci […]

    Bagikan
  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
  • Dishub Anggarkan Rp928 Juta untuk 65 Titik Lampu Jalan Baru, Fokus Terangi Jalur Rawan Kecelakaan

    Dishub Anggarkan Rp928 Juta untuk 65 Titik Lampu Jalan Baru, Fokus Terangi Jalur Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengalokasikan anggaran sebesar Rp928 juta pada 2026 untuk membangun 65 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) baru. Program tersebut diprioritaskan di sejumlah ruas jalan yang selama ini minim penerangan dan dinilai rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan seluruh APJ […]

    Bagikan
  • Tradisi Katam Qur’an Malam 27 Ramadan di Madiun Tetap Semarak Meski Diguyur Hujan

    Tradisi Katam Qur’an Malam 27 Ramadan di Madiun Tetap Semarak Meski Diguyur Hujan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun tak menyurutkan semangat warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, dalam menggelar tradisi Katam Qur’an pada malam ke-27 Ramadan, Senin (16/3/2026). Tradisi tahunan yang berlangsung di Musola Kendi Al Jabar itu tetap berjalan meriah. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa […]

    Bagikan
  • Mahalona Mulai Dilirik sebagai Sentra Baru Minyak Nilam di Indonesia Timur

    Mahalona Mulai Dilirik sebagai Sentra Baru Minyak Nilam di Indonesia Timur

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur – Potensi minyak nilam di kawasan transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mulai mencuat sebagai komoditas unggulan baru. Hamparan lahan subur di kaki pegunungan kini menjadi ruang tumbuh bagi tanaman nilam yang bernilai ekonomi tinggi dan berpeluang mengangkat nama Mahalona di tingkat nasional. Penelusuran ini merupakan bagian dari tugas Tim […]

    Bagikan
expand_less