Berita Terkini
Trending Tags

Jumlah Desa Peserta Pilkades Serentak Magetan 2027 Bertambah, Pemkab Siapkan Anggaran Rp. 12 Miliar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan siapkan Pilkades serentak 2027 dengan sistem e-voting. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027 mendatang. Selain jumlah desa peserta yang dipastikan bertambah, kebutuhan anggaran yang diusulkan untuk pesta demokrasi tingkat desa tersebut juga mencapai belasan miliar rupiah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan semula terdapat 178 kepala desa yang masa jabatannya akan berakhir pada 27 Desember 2027. Namun jumlah itu diperkirakan bertambah menyusul adanya kepala desa yang meninggal dunia sebelum masa jabatan berakhir.

“Data awal ada 178 desa. Dalam perkembangan ada tambahan desa yang juga ikut Pilkades yakni Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo karena kepala desanya meninggal sehingga nanti akan ada penyesuaian kebutuhan,” ujar Parminto.

Dengan adanya tambahan tersebut, Pemkab Magetan mulai melakukan pemetaan kebutuhan anggaran maupun kesiapan teknis pelaksanaan Pilkades serentak.

Parminto menjelaskan, tahapan Pilkades wajib dimulai enam bulan sebelum masa jabatan kepala desa berakhir. Artinya, pada Juni 2027 mendatang seluruh tahapan awal sudah harus berjalan, mulai dari pembentukan panitia pemilihan di tingkat desa hingga persiapan administrasi dan teknis pelaksanaan.

Menurut dia, sistem pemungutan suara pada Pilkades 2027 tetap direncanakan menggunakan metode elektronik atau e-voting seperti pelaksanaan sebelumnya. Karena itu, kebutuhan sarana dan prasarana juga mulai dihitung sejak sekarang.

“Kalau hitungan sementara untuk bantuan keuangan ke desa kurang lebih pengusulan sekitar Rp10,8 miliar. Ditambah operasional di DPMD sekitar Rp1,2 miliar, jadi total sementara sekitar Rp12 miliar,” jelasnya.

Meski demikian, angka tersebut masih berupa usulan awal dan nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Selain itu, kebutuhan anggaran pengamanan dari Satpol PP maupun dukungan personel kepolisian juga belum masuk dalam perhitungan tersebut.

Parminto menambahkan, penggunaan sistem e-voting kini semakin kuat secara regulasi setelah terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 sebagai petunjuk pelaksanaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.

“Dalam aturan itu sudah tertulis bahwa pelaksanaan Pilkades bisa dilakukan dengan dua cara, yakni manual maupun elektronik,” katanya.

Menurutnya, e-voting memiliki sejumlah kelebihan dibanding metode konvensional, terutama dalam hal efisiensi waktu dan percepatan hasil penghitungan suara. Melalui sistem tersebut, hasil pemungutan suara dapat langsung diketahui setelah tempat pemungutan suara (TPS) ditutup tanpa proses penghitungan manual yang memakan waktu panjang.

Selain mempercepat proses demokrasi di tingkat desa, perangkat e-voting yang digunakan nantinya juga dinilai lebih efisien karena dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung pelayanan administrasi desa setelah Pilkades selesai dilaksanakan.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan e-voting, setiap desa nantinya juga akan didampingi tenaga teknis lapangan. Sedikitnya terdapat tiga operator yang disiapkan untuk membantu operasional perangkat di masing-masing TPS.

“Nanti hasilnya langsung muncul di masing-masing TPS sehingga lebih cepat dan mengurangi potensi kerumunan maupun masuknya orang luar desa,” pungkas Parminto. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Gelar Buka Puasa Bersama Dan Nuzulul Qur’an, Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda dan Perguruan Silat

    Polres Magetan Gelar Buka Puasa Bersama Dan Nuzulul Qur’an, Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda dan Perguruan Silat

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya mempererat silaturahmi dan menjaga kondusivitas selama bulan suci Ramadan dilakukan Polres Magetan dengan menggelar buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an Ramadan 1447 H di Gedung Pesat Gatra. Acara tersebut turut melibatkan Forkopimda Magetan serta 18 pimpinan perguruan pencak silat. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Magetan Nanik […]

    Bagikan
  • Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) hingga kini masih menarik untuk dikulik. Sebagai komponen pendulang pendapatan asli desa, hadirnya Bumdes tidak harus dikomando orang pintar. Justru sosok pengurus berjiwa bisnis tinggi yang cukup pas menahkodai Bumdes. Pernyataan ini muncul dari seorang tenaga ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madiun, Deyisnil Fariadi […]

    Bagikan
  • Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah bergulir hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan. Setidaknya TK Tapen, SDN 1 Tapen, dan SDN 2 Tapen masih belum pernah menerima distribusi MBG hingga akhir Januari 2026. Temuan tersebut terungkap berdasarkan pantauan lapangan dan keluhan […]

    Bagikan
  • Aksi Nekad Remaja 16 Tahun di Madiun Diduga Akibat Depresi

    Aksi Nekad Remaja 16 Tahun di Madiun Diduga Akibat Depresi

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seorang remaja berinisial ARP (16) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di samping kamar kakek buyutnya, di Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (20/12) sore.  Belum diketahui pasti penyebab aksi remaja yang masih duduk di bangku SMA tersebut nekat mengakhiri hidupnya. Korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Endah […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wakil Bupati Magetan Terpilih Dijadwalkan Dilantik 23 Mei di Surabaya

    Bupati dan Wakil Bupati Magetan Terpilih Dijadwalkan Dilantik 23 Mei di Surabaya

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan akhirnya menerima surat resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait pelantikan Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro sebagai Bupati dan Wakil Bupati Magetan terpilih. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, (23/05/2025) pukul 09.00 WIB di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Kepastian jadwal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan […]

    Bagikan
  • Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026). Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden […]

    Bagikan
expand_less