
Sinergia | Magetan – Krisna (14), seorang remaja asal Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, harus menjalani proses penyelamatan panjang setelah kakinya tersangkut rangka besi jembatan darurat di Dusun Bangunsari, Rabu (17/12/2025) malam.
Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat Krisna melintas di jembatan yang biasa dipakai warga menuju area persawahan. Tanpa diduga, kakinya masuk ke sela besi dan tak dapat dilepaskan. Situasi tersebut membuat warga sekitar panik dan segera meminta bantuan.
Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, menyatakan pihaknya menerima laporan dari warga yang melihat korban dalam kondisi terjebak. “Kami mendapatkan kabar melalui telepon dari warga yang melaporkan adanya anak terperosok di jembatan dari besi bekas rel. Menindaklanjuti hal itu, anggota langsung turun ke lokasi,” ujarnya.
Petugas kepolisian kemudian menggandeng BPBD Magetan dan masyarakat setempat untuk melakukan evakuasi. Karena posisi kaki korban terjepit sangat kuat, tim penyelamat akhirnya memutuskan memotong sebagian rangka besi menggunakan alat las. Cara ini dipilih demi menghindari cedera tambahan pada kaki Krisna.
Setelah berhasil dibebaskan dari rangka besi, korban mendapat penanganan awal oleh tim Public Safety Center (PSC) di lokasi kejadian. Ia kemudian dibawa ke RSUD Dr. Sayidiman Magetan untuk pemeriksaan medis lanjutan akibat luka yang dialami.
Menanggapi insiden tersebut, aparat kepolisian mengimbau warga agar berhati-hati saat melewati jembatan darurat, terlebih yang terbuat dari material bekas dan minim pengaman. Pengawasan ekstra juga diperlukan terhadap anak-anak yang beraktivitas di area serupa. (Nan/Krs).