Jumat, 23 Okt 2026
Trending Tags

1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV/AIDS dan TBC Lewat Posyandu Integrasi Layanan Primer. Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Kasus HIV di Kabupaten Madiun menunjukkan kondisi darurat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) per 4 Oktober 2025, tercatat 1.491 warga positif HIV, dengan 779 orang di antaranya masih hidup dan menjalani pendampingan aktif. Angka ini menegaskan bahwa HIV masih menjadi persoalan kesehatan serius di wilayah tersebut.

Pengelola Program dan Keuangan KPAD (Komisi Penanggulangan AIDS Daerah  Kabupaten Madiun  Madiun Lenny Dwi Ambarsari menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan bagi warga yang positif HIV maupun yang baru terdiagnosis. Upaya ini dilakukan secara lintas sektor bersama Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPHD) dan sejumlah mitra layanan kesehatan.

“Kami tetap melakukan pendampingan bagi semua warga yang positif HIV maupun yang terdiagnosis IMS seperti sifilis. Pengobatan dilakukan di Puskesmas terdekat agar akses lebih mudah, dan kami terus berkoordinasi lintas sektor untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Lenny, Senin (06/10/2025).

Selain pengobatan, tim KPAD juga memperluas jangkauan ke wilayah-wilayah baru yang berisiko tinggi penularan. Menurut Lenny, masih ada sejumlah lokasi di Kabupaten Madiun yang belum terakses program edukasi dan layanan HIV.

“Kita terus melakukan kegiatan outreach ke berbagai lokasi, terutama yang belum terjangkau sebelumnya. Ini bagian dari komitmen kami untuk menekan angka penularan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Meski sebagian besar penderita sudah mendapat pendampingan dan terapi, tantangan masih besar. Salah satunya adalah rendahnya deteksi dini serta stigma sosial yang membuat sebagian warga enggan memeriksakan diri.

Pemerintah Kabupaten Madiun melalui KPAD berharap masyarakat semakin terbuka terhadap pemeriksaan HIV. Deteksi dan pengobatan sejak dini menjadi kunci penting dalam menekan penyebaran virus sekaligus menjaga kualitas hidup penderita.

“Penanganan HIV tidak hanya soal medis, tapi juga perubahan sikap sosial. Masyarakat harus sadar bahwa pemeriksaan bukan aib, melainkan langkah menyelamatkan diri dan orang lain,” tegas Lenny.

Kasus HIV di Kabupaten Madiun menjadi alarm bagi semua pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Tanpa kesadaran publik dan dukungan sosial, target pengendalian HIV di tingkat daerah akan sulit tercapai. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Identitas para pelaku perampokan minimarket 24 jam di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota. Dua tersangka yang sudah diamankan adalah HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. Keduanya ditangkap di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah polisi […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Puluhan Ibu-Ibu Serbu Lapak Gerakan Pangan Murah

    Jelang Ramadhan, Puluhan Ibu-Ibu Serbu Lapak Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Puluhan warga Desa Sumberejo Kecamatan/Kabupaten Madiun mengantre panjang di lapak Gerakan Pasar Murah ( GPM ) jelang bulan Ramadhan Kamis (20/2/2025) pukul 08.00 WIB. GPM ini merupakan inisiasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun yang masif dilaksanakan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah. Hanya butuh waktu satu jam, […]

    Bagikan
  • Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  — Seorang warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penipuan dengan modus janji kelulusan masuk Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Dalam kasus tersebut korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp150 juta. Terduga pelaku berinisial HA, yang disebut-sebut merupakan oknum anggota Satpol PP Kota Madiun. Kepada korban, HA mengaku memiliki kedekatan […]

    Bagikan
  • Pengakuan Atlet Kickboxing Nasional: Dilecehkan Pelatih, Perjuangan Mencari Keadilan yang Berliku

    Pengakuan Atlet Kickboxing Nasional: Dilecehkan Pelatih, Perjuangan Mencari Keadilan yang Berliku

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia – Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga Tanah Air. Kasus pelecehan terhadap atlet kembali mencuat setelah VA, atlet kickboxing nasional mengaku menjadi korban pelecehan oleh Ketua Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia Jawa Timur, berinisial WPC. Dalam unggahan postingan di akun Instagramnya, atlet kelahiran 25 Juni 2001 itu menceritakan perjalanannya mencari keadilan. Dalam unggahan tersebut, […]

    Bagikan
  • Sedimentasi Menumpuk di Hulu Bendung Sentono, DPUPR Kabupaten Madiun Siapkan Normalisasi Antisipasi Banjir

    Sedimentasi Menumpuk di Hulu Bendung Sentono, DPUPR Kabupaten Madiun Siapkan Normalisasi Antisipasi Banjir

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tumpukan sedimentasi di aliran sungai kawasan Hulu Bendung Sentono, Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, mulai menjadi perhatian menjelang musim hujan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kapasitas tampungan sungai dan meningkatkan risiko banjir saat debit air meningkat. Untuk mengantisipasi hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun menyiapkan normalisasi sungai yang […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

    Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan harus bersiap dalam menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026. Pemangkasan anggaran ini mendorong Pemkab agar menyiapkan langkah efisiensi yang strategis di berbagai sektor agar keuangan daerah tetap stabil. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa berdasarkan […]

    Bagikan
expand_less