Berita Terkini
Trending Tags

1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 111
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV/AIDS dan TBC Lewat Posyandu Integrasi Layanan Primer. Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Kasus HIV di Kabupaten Madiun menunjukkan kondisi darurat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) per 4 Oktober 2025, tercatat 1.491 warga positif HIV, dengan 779 orang di antaranya masih hidup dan menjalani pendampingan aktif. Angka ini menegaskan bahwa HIV masih menjadi persoalan kesehatan serius di wilayah tersebut.

Pengelola Program dan Keuangan KPAD (Komisi Penanggulangan AIDS Daerah  Kabupaten Madiun  Madiun Lenny Dwi Ambarsari menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan bagi warga yang positif HIV maupun yang baru terdiagnosis. Upaya ini dilakukan secara lintas sektor bersama Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPHD) dan sejumlah mitra layanan kesehatan.

“Kami tetap melakukan pendampingan bagi semua warga yang positif HIV maupun yang terdiagnosis IMS seperti sifilis. Pengobatan dilakukan di Puskesmas terdekat agar akses lebih mudah, dan kami terus berkoordinasi lintas sektor untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Lenny, Senin (06/10/2025).

Selain pengobatan, tim KPAD juga memperluas jangkauan ke wilayah-wilayah baru yang berisiko tinggi penularan. Menurut Lenny, masih ada sejumlah lokasi di Kabupaten Madiun yang belum terakses program edukasi dan layanan HIV.

“Kita terus melakukan kegiatan outreach ke berbagai lokasi, terutama yang belum terjangkau sebelumnya. Ini bagian dari komitmen kami untuk menekan angka penularan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Meski sebagian besar penderita sudah mendapat pendampingan dan terapi, tantangan masih besar. Salah satunya adalah rendahnya deteksi dini serta stigma sosial yang membuat sebagian warga enggan memeriksakan diri.

Pemerintah Kabupaten Madiun melalui KPAD berharap masyarakat semakin terbuka terhadap pemeriksaan HIV. Deteksi dan pengobatan sejak dini menjadi kunci penting dalam menekan penyebaran virus sekaligus menjaga kualitas hidup penderita.

“Penanganan HIV tidak hanya soal medis, tapi juga perubahan sikap sosial. Masyarakat harus sadar bahwa pemeriksaan bukan aib, melainkan langkah menyelamatkan diri dan orang lain,” tegas Lenny.

Kasus HIV di Kabupaten Madiun menjadi alarm bagi semua pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Tanpa kesadaran publik dan dukungan sosial, target pengendalian HIV di tingkat daerah akan sulit tercapai. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 31 pelajar sekolah dasar di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tengah digembleng intensif sebagai calon polisi cilik (pocil) untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Mereka diproyeksikan mewakili Polres Madiun menuju ajang bergengsi yang digelar Polda Jawa Timur pada Oktober 2025. Seleksi berlangsung berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Setiap sekolah […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, semangat dan aktivitas warga di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkat tajam. Desa ini tak sekadar bersiap menyambut hari besar keagamaan, namun juga menunjukkan denyut ekonomi yang hidup lewat sentra UMKM kerajinan anyaman bambunya. Desa Durenan dikenal sebagai penghasil besek, wadah tradisional dari bambu […]

    Bagikan
  • Jalan Wagir Lor – Wates Ponorogo Kian Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Memperbaiki

    Jalan Wagir Lor – Wates Ponorogo Kian Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Memperbaiki

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kerusakan Jalan di Dukuh Dayakan Desa Wagir Lor Kecamatan Ngebel Ponorogo kian parah. Terbaru, badan jalan kembali longsor pada Senin malam (13/1/2025). Kondisi tersebut memperparah jalan utama yang menghubungkan Desa Wagir Lor dan Desa Wates di Kecamatan Jenangan. “Ini sudah lama terjadi. Senin malam kemarin longsor lagi. Sekarang jalan ini […]

    Bagikan
  • Bekas Galian C Memakan Korban, Pemdes Tulung Pasangi Papan Peringatan

    Bekas Galian C Memakan Korban, Pemdes Tulung Pasangi Papan Peringatan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Insiden tenggelamnya seorang bocah laki-laki berinisial RYA (11) di kubangan air bekas tambang galian C yang berada di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan mendapat atensi dari pemerintah. Setelah lokasi tersebut menelan korban jiwa, Pemerintah Desa Tulung berencana memasang pagar pembatas keliling, serta memasang papan peringatan.  Hal itu dilakukan agar […]

    Bagikan
  • Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung 2025, Simbol Persatuan Umat Hindu Nusantara

    Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung 2025, Simbol Persatuan Umat Hindu Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Lumajang – Suasana religius kembali menyelimuti kawasan kaki Gunung Semeru, Sabtu (19/07/2025), saat ribuan umat Hindu memadati Pura Mandara Giri Semeru Agung di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Kehadiran mereka adalah bagian dari perayaan Piodalan, yaitu upacara sakral ulang tahun pura yang digelar setiap 210 hari menurut kalender Bali. Piodalan tahun ini berlangsung meriah […]

    Bagikan
  • Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

    Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana perombakan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali molor. Hingga penghujung 2025, mutasi pejabat yang sudah lama dinantikan tak juga terealisasi. Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat masih ditempati pejabat yang telah berstatus “penghuni lama” selama lebih dari lima tahun. Data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia […]

    Bagikan
expand_less