Berita Terkini
Trending Tags

Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Imbas regulasi baru kemenkeu, 22 desa di Magetan terhambat cairkan dana desa tahap II, Foto: Istimewa

Sinergia | Magetan – Menjelang akhir tahun 2025, sebanyak 22 desa di Kabupaten Magetan menghadapi hambatan serius. Mereka belum dapat mencairkan Dana Desa (DD) Tahap II Non Earmark. Persoalan ini muncul setelah pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu), menerbitkan regulasi baru tentang penyaluran dana desa.

Regulasi yang menjadi biang masalah ini adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025, yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Aturan tersebut, secara spesifik Pasal 29B, menetapkan bahwa penyaluran Dana Desa Non Earmark dihentikan per tanggal 17 September 2025. Dampak dari regulasi ini langsung terasa hingga tingkat desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Magetan, Eko Muryanto, membenarkan adanya persoalan ini. Ia menyebut sekitar dua lusin desa belum dapat melanjutkan proses pencairan Dana Desa Non Earmark. “Totalnya ada 22 desa yang masih terkendala pencairan DD Non Earmark. Mereka tersebar di sepuluh kecamatan,” ujar Eko Muryanto, Jumat (5/12/2025).

Desa-desa yang terdampak oleh PMK 81/2025 antara lain: Banjarejo, Banyudono, Ngariboyo, Selopanggung, Bedagung, Ngiliran, Bulu, Pojoksari, Truneng, Ngunut, Jambangan, Ngadirejo, Bogem, Candirejo, Purwosari, Klagen, Kartoharjo, Sidorejo, Getasanyar, dan Taji.

Kecamatan yang mencakup desa-desa bermasalah tersebut yakni Ngariboyo, Magetan, Karas, Sidorejo, Parang, Sukomoro, Panekan, Kawedanan, Barat, dan Kartoharjo.

Eko menjelaskan bahwa dalam struktur Dana Desa terdapat dua jenis alokasi: Earmark dan Non Earmark. “Dana Earmark itu sifatnya wajib karena sudah diarahkan oleh pemerintah pusat, misalnya untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), penanganan stunting, atau ketahanan pangan (sekitar 30-40% dari total DD). Sementara Non Earmark (sekitar 60-70%) lebih lentur karena diserahkan ke desa sesuai kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan lokal,” terangnya.

Jenis Non Earmark inilah yang terdampak langsung oleh aturan baru Kemenkeu. Padahal, dana ini merupakan sumber fleksibel yang vital bagi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Eko menambahkan bahwa Dinas PMD Magetan akan segera mengambil langkah proaktif untuk membantu desa menyesuaikan diri dengan regulasi yang baru agar urusan administrasi tidak lagi menjadi penghambat.

“Kami akan mendampingi supaya desa dapat menata ulang perencanaan dan realisasi anggarannya sesuai ketentuan terbaru,” katanya.

Dengan adanya perubahan sistem penyaluran ini, Pemerintah Desa di Magetan kini harus melakukan penyesuaian cepat agar program pembangunan lokal yang telah direncanakan tidak terbengkalai menjelang penutupan tahun anggaran. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timah Panas Bersarang di Kaki Perampok Pecah Kaca Mobil di Ponorogo

    Timah Panas Bersarang di Kaki Perampok Pecah Kaca Mobil di Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua dari empat pelaku perampokan uang nasabah bank dengan modus pecah kaca mobil di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berhasil dibekuk tim Resmob Polres Ponorogo. Salah satu pelaku terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat diminta menunjukkan lokasi persembunyian rekannya. Kedua pelaku ditangkap setelah polisi melakukan pengejaran intensif selama hampir dua […]

    Bagikan
  • Usai Salat Id, Plt Wali Kota Madiun Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 1,1 Ton

    Usai Salat Id, Plt Wali Kota Madiun Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 1,1 Ton

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat Kota Madiun usai pelaksanaan Salat Idul Adha, Rabu (27/5/2026) pagi. Penyerahan dilakukan di Masjid Az-Zahro yang berada di kawasan Balai Kota Madiun. Sapi bantuan Presiden RI tersebut memiliki bobot lebih dari satu ton […]

    Bagikan
  • Khitan Massal Rangkaian HUT Kabupaten Madiun Ke – 457, Salah Satu Anak Dikhitan Wabup Purnomo Hadi

    Khitan Massal Rangkaian HUT Kabupaten Madiun Ke – 457, Salah Satu Anak Dikhitan Wabup Purnomo Hadi

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 115 anak mengikuti kegiatan khitan massal yang digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo, Kabupaten Madiun, pada Senin (07/07/2025). Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun dan Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Madiun. Menariknya, Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi yang juga […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

    Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peran orang tua dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di satuan PAUD, tetapi juga melalui keteladanan nyata yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Seperiti langkah Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan dalam […]

    Bagikan
  • Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras sejak Senin siang (27/1/2025) hingga sore hari menyebabkan banjir di wilayah Dusun Kebonduren Desa Kenongorejo kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Dampaknya, 51 rumah warga tergenang air hingga ketinggian 1 meter. Selain itu, Sebanyak 36 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir luapan dari sungai desa setempat. […]

    Bagikan
  • Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pesilat dari berbagai perguruan silat yang tergabung dalam paguyuban kampung pesilat di Kabupaten Madiun mendeklarasikan diri sebagai pemersatu bangsa. Deklarasi yang berlangsung di Gedung Padepokan Kampung Pesilat Caruban pada Selasa (09/09/2025) itu dihadiri Bupati Madiun, Hari Wuryanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan […]

    Bagikan
expand_less