Berita Terkini
Trending Tags

Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinsos Magetan Melalui program Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia). Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat jejaring perlindungan sosial berbasis komunitas mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui program Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia), sejumlah wilayah kini membangun sistem pemantauan yang lebih dekat dan responsif terhadap kondisi warga lanjut usia.

Program ini diluncurkan Dinas Sosial (Dinsos) Magetan sejak akhir 2025 dan kini mulai berkembang pesat, terutama di Desa Sukawinangun. Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, menyebut desa tersebut mencatatkan pertumbuhan kelompok Gerilia paling signifikan.

“Di Sukawinangun sudah muncul lima kelompok Gerilia baru di tingkat RT. Ini menunjukkan masyarakat mulai merasa bahwa memantau lansia adalah kebutuhan bersama, bukan hanya urusan pemerintah,” ujarnya.

Konsep Gerilia menempatkan RT sebagai aktor terdepan dalam pemantauan lansia. Setiap kelompok diberi tugas mengidentifikasi kebutuhan lansia, mendata kondisi kesehatan, mendampingi aktivitas harian, hingga memastikan lingkungan sekitar mengetahui apakah seorang lansia sedang membutuhkan bantuan.

Menurut Parminto, system ini dirancang berdasarkan realitas di lapangan yang sebagian lansia, terutama yang tinggal sendiri, sering luput dari perhatian.

“Masih ada kasus lansia rentan yang tidak terpantau. Dengan Gerilia, masalah-masalah seperti itu bisa dicegah sejak awal,” tegasnya.

Di beberapa desa, kegiatan Gerilia semakin beragam. Mulai dari pengumpulan data, pembagian bantuan, senam bersama, pemeriksaan kesehatan, pendampingan psikososial, hingga jalan santai untuk menguatkan koneksi sosial.

Gerakan ini membuat masyarakat menyadari bahwa kesejahteraan lansia adalah bagian dari kualitas hidup lingkungan.

“Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai tergerak,” kata Parminto.

Dinsos juga mendorong desa mengaktifkan Karang Werdha, organisasi sosial khusus lansia yang berperan mirip Karang Taruna. Jika Karang Werdha dan Gerilia saling terkoneksi, keduanya dapat menjadi ekosistem yang lebih kuat untuk mendukung pendampingan lansia secara jangka panjang.

Hingga kini terdapat sekitar enam hingga delapan kelompok Gerilia yang tercatat aktif. Dinsos memperkirakan jumlahnya akan terus meningkat seiring pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan lansia.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geliat Serda Rohman Geluti Budidaya Cacing, Gandeng Investor untuk Pemasaran

    Geliat Serda Rohman Geluti Budidaya Cacing, Gandeng Investor untuk Pemasaran

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tak ingin lingkungan di sekitar tempat tinggalnya terus tercemar, Serda Muhamad Rohman Yudianto yang kesehariannya bertugas di Koramil 0802/21 Pudak, jajaran Korem 081/DSJ, melakukan upaya budidaya cacing. Budidaya yang gelutinya sejak awal tahun 2025 itu diakuinya sangat efektif untuk mengurangi pencemaran lingkungan, khususnya di aliran sungai sekitar tempat tinggalnya. “Di […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ Apresiasi Ketahanan Pangan Terpadu di Trenggalek

    Danrem 081/DSJ Apresiasi Ketahanan Pangan Terpadu di Trenggalek

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto memuji lahan ketahanan pangan terpadu di Trenggalek. Ia menyebut, semuanya sudah terintegrasi dengan baik. “Tadi kita lihat ketahanan pangan terpadu di Trenggalek ini sudah bagus, dalam satu komplek ada padinya, ada buah, sayur-sayuran, kemudian ada ikan, sapi, dan juga kambing, semua sudah terintegrasi dengan baik […]

    Bagikan
  • Mobil Terbakar di Tol Caruban Madiun, Tiga Penumpang Selamat

    Mobil Terbakar di Tol Caruban Madiun, Tiga Penumpang Selamat

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebuah mobil Ford Fiesta terbakar saat melintas di ruas Tol Nganjuk–Caruban, tepatnya di Jalur B KM 611+800, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bagian kendaraan hangus terbakar. Kebakaran diduga bermula dari gangguan pada bagian mesin. Salah […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Hadiri Halal Bihalal IKAPTK, Tekankan Peran Alumni dalam Pembangunan Daerah

    Bupati Madiun Hadiri Halal Bihalal IKAPTK, Tekankan Peran Alumni dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bupati Madiun, Hari Wuryanto menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar oleh Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Madiun di Panti Asuhan Asih, Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Perkuat Silaturahmi dengan Semangat Kesederhanaan, Kebersamaan, dan Kekeluargaan serta Kepedulian untuk Meraih Keberkahan.” Acara berlangsung dalam suasana […]

    Bagikan
  • Miris, Oknum Kiai di Ngawi Diduga Cabuli Santri Laki-Laki

    Miris, Oknum Kiai di Ngawi Diduga Cabuli Santri Laki-Laki

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sungguh menggemparkan, seorang oknum kiai di Kabupaten Ngawi diduga melakukan tindak asusila. Oknum kiai berinisial AUR (53) dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan perbuatan asusila terhadap santri laki-laki. Mirisnya, oknum Kiai ini merupakan pengasuh pondok pesantren ternama di Ngawi. Kasus itu terungkap usai jajaran Satreskrim Polres Ngawi menerima laporan dari […]

    Bagikan
  • Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

    Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, akhirnya menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan adanya kontaminasi bakteri nitrit pada dua menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa pada 26 November 2025 lalu. Temuan tersebut disampaikan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan […]

    Bagikan
expand_less