Berita Terkini
Trending Tags

Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
petani merugi, 8 kotak di persawahan bangunsari diserang wereng, Foto : ega patria Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Serangan hama wereng kembali menghantui para petani di Kabupaten Ponorogo. Sedikitnya delapan hektar dari total sebelas hektar lahan pertanian di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, rusak parah hingga menyebabkan tanaman padi gagal panen alias puso.

Kondisi ini dikeluhkan para petani karena terjadi begitu cepat dan luas. Dalam hitungan malam, petak-petak sawah berubah mengering, tanaman mati, dan bulir padi kosong tak berisi.

“Wereng coklat, ini kejadian luar biasa. Gerakannya cepat sekali. Hanya dua malam, sawah kami habis. Awalnya baik-baik saja, tapi tiba-tiba menyerang pangkal batang. Dari sana menyebar, batang bawah diisap, bertelur dan menetas, lalu menyerap lagi. Semuanya rusak, layu, dan mati,” ungkap Ahmad Subkhi, salah satu petani terdampak, Kamis (10/7/2025).

Image Not Found
Tanaman padi usia 50 hari mati diserang hama wereng, Foto : Ega Patria – Sinergia

Ia menyebut sebagian padi yang sudah bunting sekitar 50 hari kini hanya dibiarkan. Menurutnya, jika dirawat pun biaya pestisida terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan hasil panen yang akan didapat.

“Sudah ada bantuan obat, tapi jumlahnya terbatas, petani banyak. Biaya perawatan lebih besar dari hasilnya. Yang bisa ditangani hanya sebagian, selebihnya ya dibiarkan,” ujarnya.

Serangan wereng kali ini disebut jauh lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurut petani, serangan dipicu oleh cuaca kemarau basah yang mempercepat siklus hidup hama. Wereng berkembang biak cepat, warnanya berubah dari putih ke coklat saat memasuki fase dewasa dan mulai merusak tanaman dari akar hingga daun.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ngudi Hasil, Farid Nurcholis menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan penyemprotan secara mandiri guna mencegah serangan meluas.

“Kami semprot sendiri, tapi dengan luas lahan seperti ini tentu tidak cukup. Harus ada tindakan dari pemerintah, jangan hanya hadir saat panen saja,” tegas Farid.

Petani berharap pemerintah turun langsung ke lapangan, melihat kondisi nyata, serta memberikan bantuan yang proporsional. Jika terus seperti ini, bukan hanya petani yang rugi, tetapi juga negara karena pasokan pangan akan terganggu.

“Gini terus, ya negara juga yang rugi. Stok pangan pasti berkurang. Pemerintah harus lihat kondisi kami saat begini, jangan cuma datang waktu panen saja,” pungkas Ahmad Subkhi.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jika biasanya nasi pecel hanya disajikan dengan sayuran segar dan siraman sambal kacang, berbeda dengan yang ada di Warung Juanda Cinta Buk Tin, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo. Di warung ini, pecel hadir dengan cita rasa berbeda, yakni dipadukan dengan ayam lodho lengkap dengan kuahnya. Meski berada di tengah kota, suasana […]

    Bagikan
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Bojonegoro – Pencarian terhadap RA (14) asal Ngawi yang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Madiun berujug duka. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang di Bendungan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (14/4/2025) sore. Seorang pekerja proyek bendungan melihat benda mencurigakan mengambang di permukaan air. Setelah didekati, ternyata itu adalah jasad manusia. Tim SAR gabungan […]

    Bagikan
  • Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

    Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Magetan tahun 2025 berada dalam tekanan. Hingga 10 Desember 2025, capaian PAD baru menyentuh 85,19 persen, menyisakan kekurangan sekitar Rp. 3 miliar dari target penuh Rp. 21,186 miliar. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan pun bergerak cepat untuk mengejar sisa waktu 21 hari di […]

    Bagikan
  • Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di internal partai. Proses tersebut merujuk pada keputusan Mahkamah Partai serta mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Suratno menjelaskan, keputusan pemberhentian Gus […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Usulkan Renovasi Pasar Sayur Jadi Pasar Induk Regional

    Pemkab Magetan Usulkan Renovasi Pasar Sayur Jadi Pasar Induk Regional

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan tengah mempersiapkan sejumlah kelengkapan administrasi untuk mendukung rencana renovasi Pasar Sayur Magetan yang akan dikembangkan menjadi Pasar Induk Magetan. Langkah ini dilakukan setelah adanya kunjungan dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi DPR RI. Kepala Dinas Perindustrian […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Ketua Umum PSHT dan Ketua Umum PSHW-TM soal Suroan dan Suran Agung

    Ini Arahan Ketua Umum PSHT dan Ketua Umum PSHW-TM soal Suroan dan Suran Agung

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mendekati bulan Muharram 1447 Hijriah atau dalam kalender Jawa disebut bulan Suro berkaitan erat dengan 2 tradisi besar Kota Madiun. Yakni tradisi Suroan bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) serta Suran Agung bagi Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM). 2 tradisi tersebut menjadi atensi bagi pihak keamanan baik Pemerintah […]

    Bagikan
expand_less