Berita Terkini
Trending Tags

Pidato Kenegaraan Prabowo Jadi Momentum Ngawi Perkuat Ketahanan Pangan hingga Sekolah Rakyat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 56
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pidato Kenegaraan di gedung DPRD Kabupaten Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk memperkuat sejumlah program strategis nasional di tingkat daerah.

Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo menyoroti sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahan. Presiden menyebut telah menjalankan 121 kebijakan transformatif di berbagai sektor.

Salah satu isu yang mendapat perhatian besar adalah swasembada pangan dan kemandirian energi. Prabowo menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam setahun terakhir. Pemerintah juga menempatkan kemandirian energi, hilirisasi, Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi, serta penguatan sumber daya manusia sebagai bagian dari agenda transformasi nasional.

Bagi Ngawi, agenda tersebut memiliki relevansi kuat mengingat daerah ini merupakan salah satu sentra produksi pangan di Jawa Timur.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan pemerintah daerah akan berupaya menerjemahkan arahan Presiden melalui penguatan sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan.

“Yang pertama tadi arahan-arahan terkait program strategis nasional. Tadi juga kita lihat sendiri Pak Joko Purnomo itu mewakili petani seluruh Indonesia untuk undangan langsung pada acara kepresidenan. Ya, itu memastikan bahwa kita men-support apa yang menjadi harapan Nawa Cita Bapak Presiden,” ujar Ony.

Menurutnya, sektor pangan menjadi salah satu agenda yang harus terus diperkuat. Selain swasembada pangan, pemerintah pusat juga mendorong kemandirian energi dan berbagai program strategis lainnya yang membutuhkan dukungan pemerintah daerah.

“Program strategis nasional juga disampaikan terkait swasembada pangan, terus kemudian bagaimana kegiatan kemandirian energi dan lain sebagainya. Kita di daerah tentu saja harus bisa berjuang seoptimal mungkin, bisa mewujudkan apa yang menjadi program-program strategis nasional yang Pak Presiden jalankan,” katanya.

Image Not Found
Jajaran Forkopimda dan anggota DPRD Kabupaten Ngawi mengikuti pidato kenegaraan. Foto : Kus-Sinergia

Ony menegaskan, keberhasilan program nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Menurut dia, kolaborasi pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar program tersebut memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

“Sinergi, kolaborasi dengan seluruh stakeholder, pemangku kebijakan ini diharapkan bisa menumbuhkembangkan apa yang menjadi harapan dari pemerintah pusat. Seiring sejalan, di Kabupaten Ngawi pun juga mendorong percepatan-percepatan itu,” jelasnya.

Selain sektor pangan, Ony juga menyoroti keberlanjutan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Ngawi. Menurut dia, sejumlah KDMP di Ngawi kini memasuki tahapan menuju aktivasi. Pemerintah daerah akan melanjutkan pendampingan terhadap pengurus yang sebelumnya telah mendapatkan bimbingan teknis.

“Ya, kita tunggu daripada aktivasi dari beberapa KDMP yang ada di Kabupaten Ngawi. Terkait bagaimana nanti kepengurusan yang sudah diberikan bimbingan teknis itu kemudian diterjunkan di KDMP,” ujarnya.

Ony menambahkan, pengembangan KDMP juga akan diarahkan pada pemanfaatan teknologi, termasuk digitalisasi pemasaran. Dengan demikian, koperasi tidak sekadar menjadi lembaga ekonomi di tingkat desa, tetapi mampu menjadi bagian dari rantai distribusi dan pemasaran produk lokal.

“Beberapa instal terkait digitalisasi pemasaran dan lain sebagainya nanti juga akan dijalankan. Setelah itu, apa yang diharapkan Bapak Presiden, KDMP itu menjadi tempat hilirisasi dari produk-produk hasil dari daerah masing-masing untuk bisa dipasarkan di kemudian hari,” katanya.

Konsep tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat rantai pasok di tingkat desa. Pemerintah sebelumnya menargetkan pembentukan sekitar 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko menilai ada hal istimewa bagi daerahnya dalam momentum pidato kenegaraan tahun ini.

Perhatian tersebut berkaitan dengan hadirnya Joko Purnomo, petani sekaligus ketua kelompok tani asal Ngawi, yang mendapat apresiasi dalam rangkaian acara kenegaraan karena dinilai memiliki produktivitas pertanian tinggi dan konsisten menekuni profesinya sebagai petani selama sekitar dua dekade.

Yuwono menilai pengakuan tersebut memperkuat posisi Ngawi sebagai salah satu daerah yang memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional.

“Ini menjadi satu simbol bagi Ngawi. Ternyata Ngawi ini memang sebagai satu daerah yang patut untuk terus dipertahankan sekaligus dikembangkan sebagai daerah yang layak menjadi pilar ketahanan pangan nasional,” ujar Yuwono.

Menurutnya, capaian petani Ngawi tidak semestinya hanya dipandang sebagai prestasi individu. Momentum tersebut harus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk semakin memperkuat sektor pertanian, mulai dari produktivitas hingga kesejahteraan petani.

Apalagi, swasembada pangan menjadi salah satu pokok penting yang disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan. Presiden menyebut Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dan menempatkan ketahanan pangan sebagai bagian dari fondasi kedaulatan nasional.

Selain pertanian, Yuwono menilai program strategis nasional lain yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat Ngawi adalah Sekolah Rakyat.

Ia berharap implementasi program tersebut benar-benar menyasar anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik, terutama mereka yang menghadapi keterbatasan untuk memperoleh pendidikan melalui sekolah reguler.

“Yang kedua, beberapa program strategis nasional tadi yang sangat erat kaitannya dengan Ngawi, yang mendesak dibutuhkan itu seperti Sekolah Rakyat tadi. Tentunya kita berharap Sekolah Rakyat itu betul-betul bisa menjaring murid, mendapatkan murid yang memang membutuhkan,” kata Yuwono.

Yuwono mengingatkan agar Sekolah Rakyat tidak berhenti pada pembangunan fasilitas atau sekadar menjadi simbol program pemerintah.

“Sekolah Rakyat itu nanti bukan menjadi hanya sekadar monumen dan murid-muridnya nanti kita mengalami kesulitan. Tidak seperti itu yang kita harapkan,” tegasnya.

Menurut Yuwono, Sekolah Rakyat seharusnya menjadi ruang pendidikan yang mampu mengakomodasi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan, sehingga mereka tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

“Di Sekolah Rakyat inilah nanti mereka bisa melanjutkan pendidikannya dengan layak,” ujarnya.

Dengan demikian, pidato kenegaraan Presiden Prabowo tidak hanya dipandang sebagai penyampaian evaluasi dan arah kebijakan pemerintah pusat. Bagi Pemerintah Kabupaten Ngawi, sejumlah agenda yang disampaikan Presiden menjadi pekerjaan lanjutan di tingkat daerah, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan, hilirisasi produk desa, koperasi, serta akses pendidikan.

Sinergi pusat dan daerah pun menjadi kunci agar program-program tersebut tidak berhenti sebagai kebijakan nasional, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi program yang berdampak langsung bagi masyarakat Ngawi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor PNM Mekaar di Madiun Dibobol Maling, 14 Ponsel dan Uang Tunai Raib, Polisi Amankan Rekaman CCTV

    Kantor PNM Mekaar di Madiun Dibobol Maling, 14 Ponsel dan Uang Tunai Raib, Polisi Amankan Rekaman CCTV

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kantor unit PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar di Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dibobol pencuri saat kantor dalam kondisi kosong selama libur Lebaran, Sabtu (28/3/2026). Aksi pencurian itu baru diketahui sekitar pukul 17.20 WIB, ketika seorang karyawan yang mendapat jadwal piket datang untuk mengecek kondisi kantor. Saat […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir, Wawali Bagus Panuntun Pantau Wilayah Kelurahan Pilangbango

    Diterjang Banjir, Wawali Bagus Panuntun Pantau Wilayah Kelurahan Pilangbango

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memantau kondisi wilayah Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo yang terdampak banjir pada Sabtu (15/3/2025) malam. Didampingi personil BPBD dan stakeholder terkait, Wawali meninjau rumah warga terdampak luapan sungai Piring. Kelurahan Pilangbango menjadi salah satu daerah rawan banjir jika kondisi hujan lebat dan debit sungai […]

    Bagikan
  • Siswa SD dan SMP Kota Madiun Unjuk Diri di Lomba Giat Prestasi dan Karakter 2025

    Siswa SD dan SMP Kota Madiun Unjuk Diri di Lomba Giat Prestasi dan Karakter 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan pelajar dari jenjang SD dan SMP di Kota Madiun siap berkompetisi dalam Lomba Giat Prestasi dan Karakter Siswa Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun di Bumi Perkemahan Ngrowo Bening pada 11–12 November 2025. Ajang ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus […]

    Bagikan
  • Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

    Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya warung dan kafe berkonsep modern ala Barat, sebuah warung sederhana di Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, justru tampil dengan wajah berbeda. Warung Reyog Tua memilih bertahan dengan nuansa tradisional Jawa yang kental, baik dari bangunan, koleksi budaya, hingga menu yang disajikan. Warung yang berdiri tak jauh dari […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memasuki libur sekolah tahun ajaran 2024/2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah penumpang kereta api jarak jauh. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyebutkan bahwa lonjakan jumlah penumpang mencapai sekitar 15 persen dibandingkan hari-hari normal. “Biasanya, volume harian […]

    Bagikan
  • Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto membuat gebrakan. Program Bhakti Sosial Terpadu, yang biasa dikenal dengan sebutan BST, telah tamat. Mulai tahun 2026 ini, program unggulan Pemerintah Kabupaten Madiun, yaitu BST,  berubah nama menjadi Bhakti Harmoni atau Bahana Bersahaja. Perubahan ini merupakan kelanjutan dari program unggulan yang telah dimulai sejak jaman Bupati […]

    Bagikan
expand_less