Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penurunan harga sayur di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai pukulan berat, terutama karena bertepatan dengan musim panen.

Hasil pantauan di Pasar Sayur Magetan, Jumat (9/1/2026), seledri turun dari Rp20.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, kapri merosot dari Rp70.000 menjadi Rp25.000 per kilogram, daun sawi jatuh dari Rp8.000 menjadi Rp2.000 per kilogram, cabai rawit turun dari Rp85.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, cabai merah keriting bergerak dari Rp50.000 ke Rp30.000 per kilogram, bawang merah turun menjadi Rp25.000 per kilogram, dan tomat anjlok ke Rp6.000 per kilogram.

Para pedagang mengaku kejatuhan harga tidak terlepas dari absennya pembelian dari program MBG. Selama ini, MBG menjadi salah satu penyangga permintaan yang cukup stabil bagi pasokan sayuran lokal.

“Hampir semua harga jatuh. Salah satu penyebabnya karena program MBG berhenti saat liburan kemarin,” ungkap Wahyu Ningsih, pedagang sayur, yang merasakan penurunan omzet secara signifikan.

Image Not Found
Penurunan harga bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Pedagang lainnya, Madinah, menyampaikan bahwa stok sayur justru melimpah karena panen raya, namun permintaan tidak sebanding.

“Barang banyak masuk karena musim panen, sementara pembeli justru menurun drastis,” tuturnya.

Sejumlah pedagang menilai, jika pemerintah tidak memikirkan mekanisme penyangga ketika MBG tidak berjalan, maka kejadian seperti ini akan terus berulang setiap libur panjang.

“Kalau program berhenti begitu saja, harga pasti jatuh duluan. Petani tidak punya banyak pilihan selain menjual dengan harga apa adanya,” ujar Ahnul Firdaus, pedagang cabai, yang selama dua minggu terakhir merugi karena harga terus turun.

Dengan dimulainya kembali proses belajar mengajar, pelaku pasar berharap permintaan akan naik kembali. Namun kejatuhan harga selama dua pekan terakhir menjadi peringatan penting bahwa tanpa perencanaan transisi, program sebesar MBG justru berpotensi menciptakan ketidakstabilan pasar. Program yang bertujuan melindungi petani dan pedagang kecil justru berisiko menimbulkan goncangan harga apabila tidak dikelola secara terencana.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

    Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Denny Michels Adlan, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya memastikan seluruh sistem prasarana dan sinyal di perlintasan sebidang JPL 08 KM 176+586 dalam kondisi baik saat insiden kecelakaan KA Malioboro Ekspres terjadi. Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi pada Selasa (20/05/2025). “Kami sudah cek kondisi fisik dan sistem […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi layak pakai. Proses lelang akan digelar secara daring lewat situs resmi milik negara. Total ada 95 unit kendaraan yang akan dilepas, terdiri dari 12 mobil dan 83 sepeda motor. Seluruhnya […]

    Bagikan
  • Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur curam kawasan wisata Telaga Sarangan, Rabu (25/06/2025). Sepasang suami istri asal Karanganyar, Jawa Tengah, terjun ke jurang sedalam 4 meter setelah motor matic yang dikendarai mengalami rem blong saat melintasi tikungan tajam di atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sepeda motor Honda […]

    Bagikan
  • Status Tiga Pajero Pemkab Magetan Terungkap, Sekda Pastikan Proses Pengembalian

    Status Tiga Pajero Pemkab Magetan Terungkap, Sekda Pastikan Proses Pengembalian

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keberadaan tiga unit Mitsubishi Pajero milik Pemerintah Kabupaten Magetan yang sempat menimbulkan tanda tanya kini mulai mendapat kejelasan. Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, memastikan bahwa kendaraan dinas lama itu akan segera ditarik kembali ke gudang aset. Hal itu setelah ia meminta klarifikasi langsung kepada instansi terkait. “Saya sudah koordinasikan dengan […]

    Bagikan
  • AHY dan Kang Giri Ramaikan Merdeka Run di Monumen Reog bersama para Runners

    AHY dan Kang Giri Ramaikan Merdeka Run di Monumen Reog bersama para Runners

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ikut berlari bersama ratusan warga dan anak muda dalam ajang Merdeka Run 2025 di Kabupaten Ponorogo, Jumat (22/08/2025). Start dan finish kegiatan ini dipusatkan di kompleks Monumen Reog Ponorogo. Sejak pagi, peserta yang didominasi kalangan muda tampak antusias mengikuti jalannya […]

    Bagikan
  • Stafsus Presiden Tinjau Monumen Reog Di Ponorogo

    Stafsus Presiden Tinjau Monumen Reog Di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Ponorogo, mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf), Yovie Widianto, secara langsung meninjau progres proyek tersebut, Jumat sore (25/4/2025). Didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, musisi dan komposer kenamaan itu bahkan menyempatkan diri naik hingga lantai 13 […]

    Bagikan
expand_less