Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
  • visibility 189
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kota Madiun melalui Komisi I lakukan sidak di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi angkat bicara terkait protes orang tua maupun wali murid terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Diketahui, sejumlah orang tua siswa mendatangi kantor Cabdindik di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Senin (30/06/2025) lantaran anak mereka belum di terima di SMA negeri manapun. Tidak hanya itu, DPRD Kota Madiun melalui Komisi I juga turut hadir lantaran menerima aduan terkait SPMB 2025 dari masyarakat.

Terkait persoalan itu, Kasi SMA/PK-PLK  Cabdindik Jatim Wilayah Madiun, Devi Yuniar, menjelaskan bahwa keterbatasan kuota SMA Negeri menjadi penyebab utama siswa tidak tertampung. Jumlah lulusan SMP dan MTs di Kota Madiun tidak sebanding dengan daya tampung SMA Negeri yang ada.

“Kuota SMA Negeri di Kota Madiun jelas tidak cukup menampung seluruh lulusan. Kami mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan pilihan ke SMK, yang jalur pendaftarannya masih dibuka pada 2-3 Juli dengan kuota 60%,” jelas Devi.

Ia juga menegaskan bahwa penerimaan melalui jalur domisili tetap menggunakan sistem seleksi berdasarkan nilai sebagai prioritas pertama, baru kemudian jarak sebagai pertimbangan kedua jika nilai sama. Menurutnya, sistem ini telah disosialisasikan ke seluruh sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Bagi siswa yang tidak lolos ke SMA Negeri dan tidak berminat ke SMK, Devi menyarankan untuk mempertimbangkan SMA swasta yang kini banyak memberikan program beasiswa penuh maupun sebagian. “Alhamdulillah, banyak SMA swasta yang sekarang menyediakan beasiswa. Kami sarankan untuk memanfaatkan itu sebagai alternatif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai aduan dari masyarakat, terutama orang tua siswa yang kecewa karena anak-anak mereka gagal masuk ke SMA Negeri meskipun berdomisili di Kota Madiun.

“Kami Komisi I DPRD membuka posko pengaduan dan hari ini menyampaikan langsung ke kantor cabang dinas provinsi. Harapan kami, masyarakat Kota Madiun tidak hanya jadi penonton di kota sendiri saat ingin mendapatkan sekolah,” ujar Armaya.

Komisi I, kata Armaya, sejak awal telah memantau proses penerimaan siswa baru, bahkan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya bersama pihak terkait. Ia juga menekankan perlunya evaluasi sistem agar lebih mengakomodasi kepentingan masyarakat lokal.

“Kalau bicara sistem, memang banyak hal yang dilematis. Tapi aturan itu kan dibuat oleh manusia, harusnya bisa juga disesuaikan untuk melindungi hak pendidikan masyarakat,” tambahnya.

Terkait kemungkinan masih adanya bangku kosong di SMA Negeri, Cabdindik menyebut peluang itu masih terbuka karena belum semua siswa melakukan daftar ulang. Tahap pemenuhan pagu direncanakan berlangsung pada 1 Juli, dan menjadi kesempatan terakhir bagi siswa untuk mendapatkan bangku di SMA Negeri.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Madiun Setujui LPJ APBD 2025, Ini Catatan Fraksi untuk Pemkot Madiun

    DPRD Kota Madiun Setujui LPJ APBD 2025, Ini Catatan Fraksi untuk Pemkot Madiun

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan fraksi yang diawali penyampaian pandangan akhir terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (20/7/2026). Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, seluruh fraksi DPRD menyampaikan sejumlah catatan strategis kepada Pemerintah Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

    Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan pendekar perguruan silat, anggota Banser, hingga kader PP Muhammadiyah di Kabupaten Magetan menggelar deklarasi kebersamaan untuk mendukung TNI-Polri menjaga stabilitas wilayah. Deklarasi ini berlangsung bersamaan dengan Apel Siaga Gabungan pengamanan aksi “Rakyat Magetan Bersuara” yang digelar PC PMII Magetan di sekitar Gedung DPRD dan Polres Magetan, Senin (01/09/2025). Apel tersebut […]

    Bagikan
  • Koloni Ulat Bulu Serang SDN 2 Klegen, BPBD Lakukan Penyemprotan Insektisida

    Koloni Ulat Bulu Serang SDN 2 Klegen, BPBD Lakukan Penyemprotan Insektisida

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan ulat bulu menyerang SDN 2 Klegen sejak 2 minggu terakhir. Bahkan, hampir setiap hari, siswa merasakan gatal-gatal. Menyikapi hal ini, petugas BPBD Kota Madiun melakukan penanganan usai menerima laporan dari pihak sekolah. Sumarsih, Kepala Sekolah SDN 2 Klegen, menjelaskan pihak sekolah awalnya sudah melakukan penanganan dengan menyemprotkan cairan garam […]

    Bagikan
  • Terjerat Kabel di Jalan Letjen Suprapto Ponorogo, Leher Pengendara Motor Luka dan Memar

    Terjerat Kabel di Jalan Letjen Suprapto Ponorogo, Leher Pengendara Motor Luka dan Memar

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pengendara sepeda motor bernama Sopingi, 30, warga Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, mengalami luka dan memar di bagian leher setelah terjerat kabel Wi-Fi yang melintang di jalan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 16.45 WIB di Jalan Letjen Suprapto, tepatnya di selatan SPBU Gupolo, Kelurahan Keniten, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, digegerkan munculnya fenomena tak biasa. Air sumur pertanian yang selama ini digunakan mengairi sawah tiba-tiba berubah warna, berbusa, dan mengeluarkan bau tak sedap. Dugaan sementara, sumber masalah berasal dari pembuangan limbah dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalir ke saluran irigasi. Dalam dua […]

    Bagikan
  • Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun angkat bicara terkait dugaan pencemaran limbah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Sumberjo, Kecamatan Geger. Dugaan pencemaran itu sebelumnya dikeluhkan petani setempat lantaran limbah berupa air bercampur minyak diduga mengalir ke area persawahan dan menimbulkan bau menyengat. Kepala DLH […]

    Bagikan
expand_less