Berita Terkini
Trending Tags

SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
  • visibility 121
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kota Madiun melalui Komisi I lakukan sidak di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi angkat bicara terkait protes orang tua maupun wali murid terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Diketahui, sejumlah orang tua siswa mendatangi kantor Cabdindik di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Senin (30/06/2025) lantaran anak mereka belum di terima di SMA negeri manapun. Tidak hanya itu, DPRD Kota Madiun melalui Komisi I juga turut hadir lantaran menerima aduan terkait SPMB 2025 dari masyarakat.

Terkait persoalan itu, Kasi SMA/PK-PLK  Cabdindik Jatim Wilayah Madiun, Devi Yuniar, menjelaskan bahwa keterbatasan kuota SMA Negeri menjadi penyebab utama siswa tidak tertampung. Jumlah lulusan SMP dan MTs di Kota Madiun tidak sebanding dengan daya tampung SMA Negeri yang ada.

“Kuota SMA Negeri di Kota Madiun jelas tidak cukup menampung seluruh lulusan. Kami mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan pilihan ke SMK, yang jalur pendaftarannya masih dibuka pada 2-3 Juli dengan kuota 60%,” jelas Devi.

Ia juga menegaskan bahwa penerimaan melalui jalur domisili tetap menggunakan sistem seleksi berdasarkan nilai sebagai prioritas pertama, baru kemudian jarak sebagai pertimbangan kedua jika nilai sama. Menurutnya, sistem ini telah disosialisasikan ke seluruh sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Bagi siswa yang tidak lolos ke SMA Negeri dan tidak berminat ke SMK, Devi menyarankan untuk mempertimbangkan SMA swasta yang kini banyak memberikan program beasiswa penuh maupun sebagian. “Alhamdulillah, banyak SMA swasta yang sekarang menyediakan beasiswa. Kami sarankan untuk memanfaatkan itu sebagai alternatif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai aduan dari masyarakat, terutama orang tua siswa yang kecewa karena anak-anak mereka gagal masuk ke SMA Negeri meskipun berdomisili di Kota Madiun.

“Kami Komisi I DPRD membuka posko pengaduan dan hari ini menyampaikan langsung ke kantor cabang dinas provinsi. Harapan kami, masyarakat Kota Madiun tidak hanya jadi penonton di kota sendiri saat ingin mendapatkan sekolah,” ujar Armaya.

Komisi I, kata Armaya, sejak awal telah memantau proses penerimaan siswa baru, bahkan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya bersama pihak terkait. Ia juga menekankan perlunya evaluasi sistem agar lebih mengakomodasi kepentingan masyarakat lokal.

“Kalau bicara sistem, memang banyak hal yang dilematis. Tapi aturan itu kan dibuat oleh manusia, harusnya bisa juga disesuaikan untuk melindungi hak pendidikan masyarakat,” tambahnya.

Terkait kemungkinan masih adanya bangku kosong di SMA Negeri, Cabdindik menyebut peluang itu masih terbuka karena belum semua siswa melakukan daftar ulang. Tahap pemenuhan pagu direncanakan berlangsung pada 1 Juli, dan menjadi kesempatan terakhir bagi siswa untuk mendapatkan bangku di SMA Negeri.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani. Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama […]

    Bagikan
  • Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ramainya informasi terkait beras premium yang diduga oplosan menjadi keresahan tersendiri bagi pedagang di Pasar Besar Madiun (PBM). Mereka merasakan dampak turun minat pembeli terhadap beras kualitas premium. Bahkan, sepekan terakhir tidak konsumen yang membeli beras tersebut. “Sudah seminggu ini tidak ada yang beli. Memang jarang yang minat tetapi biasanya […]

    Bagikan
  • Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemkab Madiun menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di Lapangan Desa/Kec Jiwan, Kab Madiun, Jum’at (25/04/2025). Tema peringatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang. Kolaborasi yang harmonis diharapkan dapat memperkuat fondasi Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yakni menjadi […]

    Bagikan
  • MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo untuk sementara dihentikan. Pantauan di lapangan, aktivitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di halaman Kodim 0802 Ponorogo tampak sepi pada Senin (19/05/2025). Tak terlihat kegiatan memasak maupun lalu-lalang kendaraan pengantar makanan seperti biasanya. Dua unit mobil pickup yang biasa […]

    Bagikan
  • PSC dan PRC Resmi Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok, Pemkot Madiun Berlakukan Denda

    PSC dan PRC Resmi Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok, Pemkot Madiun Berlakukan Denda

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC) menjadi kawasan bebas asap rokok yang sejak awal Januari 2026. Sosialisasi Perda Nomor 9 tahun 2025 tersebut mulai dimasifkan oleh Pemkot Madiun. Wakil […]

    Bagikan
  • Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Ramadan, para petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen yang membawa berkah besar. Permintaan yang meningkat tajam sejak pertengahan Januari membuat harga mawar meroket lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa. Kenaikan harga ini dipicu tradisi masyarakat yang memerlukan bunga mawar untuk ziarah dan berbagai […]

    Bagikan
expand_less