Berita Terkini
Trending Tags

SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
  • visibility 89
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kota Madiun melalui Komisi I lakukan sidak di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi angkat bicara terkait protes orang tua maupun wali murid terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Diketahui, sejumlah orang tua siswa mendatangi kantor Cabdindik di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Senin (30/06/2025) lantaran anak mereka belum di terima di SMA negeri manapun. Tidak hanya itu, DPRD Kota Madiun melalui Komisi I juga turut hadir lantaran menerima aduan terkait SPMB 2025 dari masyarakat.

Terkait persoalan itu, Kasi SMA/PK-PLK  Cabdindik Jatim Wilayah Madiun, Devi Yuniar, menjelaskan bahwa keterbatasan kuota SMA Negeri menjadi penyebab utama siswa tidak tertampung. Jumlah lulusan SMP dan MTs di Kota Madiun tidak sebanding dengan daya tampung SMA Negeri yang ada.

“Kuota SMA Negeri di Kota Madiun jelas tidak cukup menampung seluruh lulusan. Kami mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan pilihan ke SMK, yang jalur pendaftarannya masih dibuka pada 2-3 Juli dengan kuota 60%,” jelas Devi.

Ia juga menegaskan bahwa penerimaan melalui jalur domisili tetap menggunakan sistem seleksi berdasarkan nilai sebagai prioritas pertama, baru kemudian jarak sebagai pertimbangan kedua jika nilai sama. Menurutnya, sistem ini telah disosialisasikan ke seluruh sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Bagi siswa yang tidak lolos ke SMA Negeri dan tidak berminat ke SMK, Devi menyarankan untuk mempertimbangkan SMA swasta yang kini banyak memberikan program beasiswa penuh maupun sebagian. “Alhamdulillah, banyak SMA swasta yang sekarang menyediakan beasiswa. Kami sarankan untuk memanfaatkan itu sebagai alternatif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai aduan dari masyarakat, terutama orang tua siswa yang kecewa karena anak-anak mereka gagal masuk ke SMA Negeri meskipun berdomisili di Kota Madiun.

“Kami Komisi I DPRD membuka posko pengaduan dan hari ini menyampaikan langsung ke kantor cabang dinas provinsi. Harapan kami, masyarakat Kota Madiun tidak hanya jadi penonton di kota sendiri saat ingin mendapatkan sekolah,” ujar Armaya.

Komisi I, kata Armaya, sejak awal telah memantau proses penerimaan siswa baru, bahkan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya bersama pihak terkait. Ia juga menekankan perlunya evaluasi sistem agar lebih mengakomodasi kepentingan masyarakat lokal.

“Kalau bicara sistem, memang banyak hal yang dilematis. Tapi aturan itu kan dibuat oleh manusia, harusnya bisa juga disesuaikan untuk melindungi hak pendidikan masyarakat,” tambahnya.

Terkait kemungkinan masih adanya bangku kosong di SMA Negeri, Cabdindik menyebut peluang itu masih terbuka karena belum semua siswa melakukan daftar ulang. Tahap pemenuhan pagu direncanakan berlangsung pada 1 Juli, dan menjadi kesempatan terakhir bagi siswa untuk mendapatkan bangku di SMA Negeri.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
  • PAD Kabupaten Madiun Belum Capai Target, Retribusi RSUD Jadi Penyumbang Defisit Terbesar

    PAD Kabupaten Madiun Belum Capai Target, Retribusi RSUD Jadi Penyumbang Defisit Terbesar

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun masih belum mencapai target. Hingga 11 Desember 2025, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi PAD baru berada di angka 92,48 persen atau Rp. 405,3 miliar dari target Rp. 438,3 miliar. Kekurangan realisasi PAD tersebut didominasi oleh sektor retribusi daerah, […]

    Bagikan
  • TPID Triwulan II, Pemkot Madiun Siapkan Strategi Kendalikan Harga dan Perkuat Ketahanan Pangan

    TPID Triwulan II, Pemkot Madiun Siapkan Strategi Kendalikan Harga dan Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Triwulan II di Gedung GCIO Kota Madiun, Selasa (24/06/2025). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan dihadiri sejumlah pejabat terkait. Dalam arahannya, Wali Kota Maidi menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi tekanan inflasi yang […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Pemerasan Libatkan Oknum Wartawan, Polisi : Masih Didalami

    Kasus Dugaan Pemerasan Libatkan Oknum Wartawan, Polisi : Masih Didalami

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota tengah mengusut kasus dugaan pemerasan terhadap salah satu anggota Satpol PP Kota Madiun. Kasus itu diduga dilakukan oleh sejumlah oknum wartawan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat dari lima orang terduga pelaku telah berhasil diamankan oleh penyidik. Mereka yang ditangkap diantaranya Adi Prayitno, Rifai, Seno, dan Samboro. […]

    Bagikan
  • Ungkap Kasus Narkotika, Satnarkoba Polres Ponorogo Amankan 7 Tersangka

    Ungkap Kasus Narkotika, Satnarkoba Polres Ponorogo Amankan 7 Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan pil koplo. Tidak tanggung-tanggung, ribuan pil koplo dan belasan gram sabu-sabu diamankan dari tujuh orang tersangka. Wakapolres Ponorogo, Kompol Gandhi Darma Yudanto, mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan sepanjang bulan April dan menjadi tangkapan terbesar sejak awal tahun 2025. […]

    Bagikan
  • Kejagung RI Beberkan Kasus Dugaan Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

    Kejagung RI Beberkan Kasus Dugaan Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026. Dadan langsung ditahan bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana […]

    Bagikan
expand_less