Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Harga Telur Naik, Warga Miskin Di Ponorogo Malah Untung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo panen telur dari ayam peliharaannya. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga telur ayam yang kini mencapai Rp28–Rp29 ribu per kilogram ternyata tidak selalu membawa kabar buruk. Di Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, sejumlah warga miskin justru merasa diuntungkan. Mereka adalah penerima bantuan ayam petelur dari pemerintah daerah melalui program Taskintul atau Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pangan yang Betul.

Program yang telah berjalan dua bulan terakhir itu memberikan 40 hingga 50 ekor ayam petelur lengkap dengan subsidi pakan untuk setiap kepala keluarga. Tujuannya sederhana: memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menambah penghasilan rumah tangga.

Kini, di tengah harga telur yang melonjak, manfaat program itu semakin terasa. Salah satu penerima bantuan, Sarmini, mengaku tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarganya, tetapi juga memperoleh penghasilan tambahan dari penjualan telur.

“Dari 45 ekor ayam, setiap hari bisa panen belasan butir telur. Sebagian buat makan anak-anak, sebagian dijual. Alhamdulillah pas harga telur lagi mahal,” ujar Sarmini, Selasa (14/10).

Cerita serupa datang dari Sukarman, warga lainnya yang memelihara ayam bantuan di lahan belakang rumahnya. Ia menyebut program ini bukan sekadar bantuan ternak, tetapi bentuk nyata ketahanan hidup masyarakat kecil di tengah naiknya harga bahan pokok.

“Sekarang enggak perlu beli telur. Harga di pasar naik, tapi kami tetap bisa makan telur tiap hari,” katanya.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menjelaskan, pemberian ayam petelur merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan rumah tangga. Pemerintah daerah, kata dia, ingin membangun kemandirian pangan mulai dari pekarangan warga.

“Kami ingin masyarakat tahan pangan. Tidak bergantung pada pasar. Dari kandang kecil di rumah pun bisa menjaga gizi keluarga dan menambah penghasilan,” terang Sugiri.

Dari balik kandang sederhana di desa, warga Gelang Kulon kini memahami makna ketahanan pangan sesungguhnya. Di saat harga telur terus merangkak naik, mereka justru menemukan sumber harapan baru — bukan dari bantuan uang, melainkan dari ayam-ayam yang terus bertelur setiap hari.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
  • HUT ke-53, DPC PDI Perjuangan Magetan Konsolidasi Total, Benahi Struktur hingga Kaderisasi Gen Z

    HUT ke-53, DPC PDI Perjuangan Magetan Konsolidasi Total, Benahi Struktur hingga Kaderisasi Gen Z

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan dimanfaatkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan sebagai momentum besar untuk membangun ulang kepercayaan publik sekaligus melakukan pembenahan struktural. Serangkaian kegiatan digelar di kantor DPC pada Sabtu (10/1/2026), diawali agenda yang sebenarnya direncanakan berupa upacara bendera. Namun hujan yang mengguyur kawasan setempat membuat perubahan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — DPRD Ponorogo menerima aspirasi ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) DPC Ponorogo. Dalam sarasehan di Gedung DPRD setempat, para anggota BPD mendesak adanya revisi Peraturan Bupati (Perbup) Ponorogo terkait pengelolaan tanah eks bengkok yang dinilai merugikan BPD. Ketua DPRD Ponorogo, Agus Dwi […]

    Bagikan
  • Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kabupaten Ponorogo memperkuat transparansi dan integritas tata kelola pemerintahan daerah. Informasi ini dilansir dari situs resmi KPK pada kanal Ruang Informasi – Berita dengan judul “Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Ponorogo Benahi Tata Kelola”. Dalam audiensi dan koordinasi yang digelar Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) […]

    Bagikan
  • PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin. Hanya dua hari setelah […]

    Bagikan
  • Ponorogo Siap Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO, Grebeg Suro 2025 Jadi Momentum Penting

    Ponorogo Siap Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO, Grebeg Suro 2025 Jadi Momentum Penting

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan warga memadati Alun-alun Ponorogo pada malam pembukaan Grebeg Suro 2025, Festival Reog Remaja (FRR) XXI, dan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXX, Selasa (17/06/2025). Antusiasme tinggi masyarakat terlihat jelas dari padatnya penonton yang datang dari berbagai daerah. Acara tahunan kebanggaan masyarakat Ponorogo ini juga dihadiri oleh Staf Khusus Menteri […]

    Bagikan
expand_less