Berita Terkini
Trending Tags

Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran hebat yang melanda kandang ayam di Desa Pragak, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kebakaran hebat yang melanda kandang ayam di Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jumat dini hari (04/07/2025), dipastikan dipicu oleh korsleting listrik. Temuan ini menepis dugaan awal bahwa sumber api berasal dari oven pemanas.

Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan arus pendek pada instalasi listrik sebagai penyebab utama.

“Dari penyelidikan, kami temukan bahwa titik api berasal dari korsleting listrik. Oven penghangat tidak terbukti sebagai penyebab kebakaran,” ungkapnya.

Barang bukti seperti meteran listrik yang terbakar serta potongan kayu dari bangunan kandang turut diamankan untuk analisis lebih lanjut.

Peristiwa tragis ini menimpa kandang ayam milik Yudhi Agung Pranoto, Sekretaris Desa Pragak. Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.17 WIB, saat listrik di rumah Yudhi tiba-tiba padam. Tak lama kemudian, terdengar suara alarm dari arah kandang.

Saat Yudhi memeriksa, kobaran api sudah meluas dan sulit dikendalikan. Sekitar 12 ribu ekor ayam siap panen yang berada dalam kandang tidak bisa diselamatkan. Seluruh bangunan, peralatan, dan ternak hangus dilalap api.

Kerugian yang dialami ditaksir mencapai Rp 700 juta, meningkat dari perkiraan awal yang berada di kisaran Rp 500 juta.

Untuk mendalami kasus ini, polisi memeriksa dua saksi yang pertama kali melihat kebakaran, yakni Ruslan dan Safi’i, warga sekitar lokasi kejadian. Tim dari Polres Magetan juga ikut turun tangan guna menelusuri lebih jauh penyebab teknis dan sistem kelistrikan di area kandang.

“Kami akan terus mendalami kasus ini, termasuk memastikan agar sistem listrik di lokasi peternakan benar-benar aman. Kandang ayam sangat rentan terbakar, dan langkah pencegahan mutlak diperlukan,” tutup AKP Sukarno.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Ramadan, para petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen yang membawa berkah besar. Permintaan yang meningkat tajam sejak pertengahan Januari membuat harga mawar meroket lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa. Kenaikan harga ini dipicu tradisi masyarakat yang memerlukan bunga mawar untuk ziarah dan berbagai […]

    Bagikan
  • 9,6 Juta Kunjungan Orang dan Kendaraan di Kawasan PSC Selama 2025

    9,6 Juta Kunjungan Orang dan Kendaraan di Kawasan PSC Selama 2025

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) menjadi magnet wisata di Kota Madiun. Sepanjang tahun 2025, total kunjungan di objek wisata Kota Pecel tersebut tembus 9,6 juta. Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Noor Aflah mengungkapkan angka kunjungan tersebut hasil perolehan data analitik CCTV yang merekam aktivitas […]

    Bagikan
  • 8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak delapan orang berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Kabupaten Madiun setelah terjebak banjir di sungai Tretes Desa Gandul Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pada Senin malam, (24/02/2025). Kejadian ini bermula saat hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Hal itu menyebabkan aliran sungai di kawasan itu meluap dan menutup […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar apel pada Kamis (05/06/2025) yang dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Lokasi tersebut direncanakan akan disulap menjadi destinasi wisata kebun buah di masa mendatang. Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan diikuti oleh seluruh jajaran […]

    Bagikan
  • Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Gejala hewan ternak mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ) makin bertambah setiap harinya. Namun Pemerintah Kabupaten Madiun masih enggan melakukan kebijakan penutupan sementara pada pasar hewan di wilayahnya. Saat ditemui awak media PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto mengakui jika ada beberapa wilayah di Kabupaten Madiun yang terdampak virus PMK […]

    Bagikan
  • Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun belakangan dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Insiden ini memicu kegaduhan publik, mengingat siswa tersebut telah mengikuti seluruh […]

    Bagikan
expand_less