Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua pelaku orderan fiktif di gelandang ke Polsek Taman, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Seorang remaja perempuan berinisial P (17), warga Perum Tiara, Sragen, dan diduga kekasihnya berinisial MTA (22) dibawa ke Polsek Taman oleh puluhan ojek online (Ojol). Keduanya diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus orderan fiktif terhadap para driver ojol. Akibat perbuatanya tersebut, dinilai merugikan setidaknya delapan driver di Kota Madiun.

Koordinator Gojek Kota Madiun, Loid Darmanto (44) menyebutkan bahwa korban sementara berjumlah 8 orang. Ia juga menegaskan bahwa para driver mengalami kerugian sebesar Rp. 250 ribu per orang.

“Order fiktif ini sudah terjadi di Solo, Semarang, dan terakhir di Madiun. Ini sudah kami laporkan dan kami koordinasikan. Pelaku ini order dagangannya sendiri. Kemudian barang dikirim ke alamat yang tidak jelas,” terang Loid.

Kasus ini pertama kali terungkap pada Kamis (15/05/2025) pukul 11.30 WIB ketika driver ojol yang mendapatkan orderan fiktif tersebut di salah satu penginapan yang ada di Kota Madiun. Para ojol yang geram pun mendatangi para pelaku dan meminta pertanggungjawaban. Karena tidak dapat memberikan tuntutan para ojol, keduanya pun dibawa ke Polsek Taman.

“Nanti untuk riwayat-riwayat ordernya akan kami mintakan ke kantor pusat. Itu nanti sebagai bukti untuk kami serahkan kepada kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Taman, AKP Jumianto Nugroho menjelaskan bahwa pelaku menggunakan aplikasi Gojek untuk membuat order fiktif layanan GoShop, dengan memesan barang dari toko online miliknya sendiri. Barang kemudian dikirim ke alamat yang tidak jelas, namun pelaku tetap mendapatkan uang penjualan dari sistem aplikasi, sementara para driver tidak menerima pembayaran dari pelanggan.

“Dia jual barang sendiri, lalu order sendiri lewat aplikasi. Tujuannya agar dagangannya terlihat laku. Tapi tempat pengiriman tidak jelas, dan akhirnya yang dirugikan adalah teman-teman driver,” ujar AKP Jumianto.

Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polres Madiun untuk penanganan lebih lanjut. Karena masih di bawah umur, kasus ini kini dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madiun. Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluhan Pedagang Pasar Sayur ke Bupati Madiun, Drainase Jebol hingga Talang Air Hancur

    Keluhan Pedagang Pasar Sayur ke Bupati Madiun, Drainase Jebol hingga Talang Air Hancur

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kondisi infrastruktur di Pasar Sayur Caruban, Kabupaten Madiun, dikeluhkan para pedagang karena dinilai semakin memprihatinkan dan tidak layak pakai. Kerusakan terlihat mulai dari saluran drainase hingga talang air hujan yang disebut sudah rusak total. Akibatnya, saat hujan turun dengan intensitas tinggi, air kerap meluap dan menggenangi area pasar yang dikenal sebagai […]

    Bagikan
  • Empat Pejabat Bersaing Rebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun

    Empat Pejabat Bersaing Rebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Empat pejabat internal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melaju ke tahap lanjutan seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Mereka dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh Panitia Seleksi Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Senin (2/2/2026). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan awalnya […]

    Bagikan
  • 5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hiruk pikuk lokalisasi Pasar Janti, Kecamatan Jenangan, mendadak senyap. Puluhan warung kopi esek-esek yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut resmi ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Ponorogo. Penutupan dilakukan setelah muncul temuan mencengangkan yakni lima pekerjanya diduga terinfeksi HIV. Langkah tegas itu diambil menyusul hasil tracing yang dilakukan sejak April lalu […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati […]

    Bagikan
  • Porprov Jatim IX 2025, Magetan Terpuruk di Papan Bawah, Publik Desak Evaluasi Total

    Porprov Jatim IX 2025, Magetan Terpuruk di Papan Bawah, Publik Desak Evaluasi Total

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 resmi berakhir. Namun bukan euforia yang menyelimuti Kabupaten Magetan, melainkan kekecewaan mendalam. Harapan untuk memperbaiki prestasi kandas, setelah kontingen Magetan hanya mampu menempati peringkat ke-36 dari total 38 daerah di Jawa Timur. Dalam ajang olahraga terbesar di Jawa Timur itu, Magetan mengumpulkan 5 […]

    Bagikan
  • Kasus PSU diusut Kejari, Puluhan Pengembang Buru-Buru Urus Alih Aset ke Pemkot Madiun

    Kasus PSU diusut Kejari, Puluhan Pengembang Buru-Buru Urus Alih Aset ke Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun kini tengah mengusut perkara penyalahgunaan prasarana, sarana, utilitas umum (PSU) perumahan. Rupanya hal itu berdampak luas bagi para pengembang perumahan di Kota Madiun.  Bahkan satu per satu pengembang perumahan mulai mengurus penyerahan aset PSU ke Pemkot Madiun. Sesuai data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman […]

    Bagikan
expand_less