Berita Terkini
Trending Tags

Peternak di Madiun Mulai Siapkan Ratusan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 111
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Muhammad Saifuddin seorang peternak kambing yang ada di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh kurang dari tiga pekan lagi, para peternak di Kabupaten Madiun mulai menyiapkan ratusan hewan ternak untuk kebutuhan kurban. Sejumlah hewan kurban bahkan telah terjual sejak beberapa waktu lalu.

Salah satunya adalah Muhammad Saifuddin, peternak asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan. Ia menyebut sebanyak 42 ekor kambing dan domba dari total sekitar 200 hewan kurban miliknya telah dipesan pembeli dari berbagai daerah.

“Hewan kurban yang dijual memiliki kriteria umur minimal 10 bulan untuk domba, dan lebih dari satu tahun untuk kambing,” ujar Saifuddin saat ditemui, Rabu (14/05/2025).

Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 5 juta, tergantung beratnya. Harga tersebut sudah termasuk jasa penitipan dan pengiriman ke wilayah Madiun Raya.

Kondisi serupa juga terjadi di kandang milik Eko Aris, peternak dari Desa Jatisari, Kecamatan Geger. Tahun ini, ia menyiapkan sekitar 600 ekor domba dan 100 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, 200 ekor domba dan beberapa kambing telah terjual.

“Permintaan sudah masuk sejak dua pekan lalu. Enam kambing juga sudah terjual,” katanya.

Guna memastikan kondisi hewan tetap sehat hingga hari H, Eko rutin memberikan pakan bernutrisi, vitamin sesuai standar operasional, serta menjaga kebersihan kandang.

Menurutnya, harga hewan kurban tahun ini cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sekitar 10 hingga 30 persen. “Kalau tahun lalu Rp 3,5 juta hanya dapat kambing 20 kilogram, sekarang dengan harga itu bisa dapat yang lebih besar,” ujarnya.

Tak hanya melayani pembeli dari wilayah Madiun Raya, Eko juga menerima pesanan dari luar kota. Ia menyebut, sebagian besar pembeli berasal dari lembaga zakat untuk domba, sedangkan perorangan umumnya memilih kambing.

“Puncak permintaan biasanya terjadi seminggu hingga empat hari menjelang Idul Adha,” jelasnya.

Sementara itu, Imam Iswanto, warga Geger yang telah membeli hewan kurban lebih awal, mengaku memilih waktu tersebut karena masih banyak pilihan dan harga belum melonjak.

“Kalau beli sekarang masih bisa pilih hewan yang bagus, dan harganya belum naik seperti mendekati hari H. Apalagi peternak juga menyediakan jasa penitipan dan pengiriman ke rumah,” kata Imam.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan massal terjadi di Kabupaten Ngawi. Sedikitnya 54 siswa dari dua sekolah berbeda, yaitu SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah 4 Ngawi, dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Rabu (01/10/2025). Para pelajar tersebut mengalami gejala mulai dari mual, sakit perut, hingga kejang-kejang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Camat se-Madiun Lurug Kejari, Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rp. 1,5 Miliar

    Camat se-Madiun Lurug Kejari, Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rp. 1,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seluruh camat se-Kabupaten Madiun bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, Jumat (2/1/2025). Hal itu untuk memberikan klarifikasi terkait isu dugaan pungutan liar (Pungli) yang menyeret aparatur desa dan kejaksaan. Langkah tersebut dilakukan menyusul beredarnya pemberitaan mengenai dugaan penggalangan dana hingga […]

    Bagikan
  • 5 Korban Keracunan MBG Jalani Perawatan Intensif di RSUD Caruban, Dinkes Uji Sampel Sisa Makanan

    5 Korban Keracunan MBG Jalani Perawatan Intensif di RSUD Caruban, Dinkes Uji Sampel Sisa Makanan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menindaklanjuti kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa puluhan siswa di Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan. Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan penanganan cepat telah diberikan sejak kejadian berlangsung pada Kamis (27/11/2025). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Heri Setyana, menjelaskan sebanyak 51 siswa sempat mendapatkan perawatan di […]

    Bagikan
  • Tanah Longsor di Telaga Sarangan, Sejumlah Motor Tercebur ke Telaga

    Tanah Longsor di Telaga Sarangan, Sejumlah Motor Tercebur ke Telaga

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor terjadi tiba-tiba di kawasan wisata Telaga Sarangan, Sabtu (17/6/2025) sekitar pukul 10.45 WIB. Material tanah yang ambrol dari tebing membuat sejumlah sepeda motor milik wisatawan terseret hingga tercebur ke telaga. Insiden ini terjadi saat para pemilik kendaraan tengah beristirahat dan berfoto di titik tersebut. Tidak ada korban jiwa, […]

    Bagikan
  • 5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hiruk pikuk lokalisasi Pasar Janti, Kecamatan Jenangan, mendadak senyap. Puluhan warung kopi esek-esek yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut resmi ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Ponorogo. Penutupan dilakukan setelah muncul temuan mencengangkan yakni lima pekerjanya diduga terinfeksi HIV. Langkah tegas itu diambil menyusul hasil tracing yang dilakukan sejak April lalu […]

    Bagikan
  • Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Produksi susu sapi perah di Kabupaten Magetan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini berkaitan erat dengan berkurangnya populasi ternak akibat serangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih muncul hingga awal 2026. Selain jumlah ternak yang menyusut, sapi yang pernah terpapar PMK pun belum pulih sepenuhnya sehingga produktivitas susu […]

    Bagikan
expand_less