Jelang Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Siagakan 10 Lokomotif dan 94 Kereta, Perawatan Diperketat!
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 37
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Menyambut masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan kesiapan penuh armada sarana perkeretaapian. Sebanyak 10 unit lokomotif dan 94 unit kereta disiapkan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selama periode mudik dan arus balik yang berlangsung 11 Maret hingga 1 April 2026.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan seluruh armada saat ini menjalani perawatan intensif di Depo Lokomotif Madiun dan Depo Kereta Blitar.
“Perawatan ini merupakan komitmen kami dalam menyiapkan sarana yang andal dan laik operasi menjelang Angkutan Lebaran 2026. Harapannya, perjalanan kereta api selama periode tersebut berjalan lancar tanpa kendala teknis,” ujar Tohari di Madiun, Senin (2/3/2026).
Untuk mendukung operasional Lebaran, KAI Daop 7 Madiun menyiapkan 10 unit Lokomotif diantaranya 6 unit seri CC 201 dan 4 unit seri CC 203. Sementara, 94 KA terdiri dari 78 kereta penumpang kelas eksekutif dan ekonomi,n5 kereta makan dan pembangkit (MP),b4 kereta makan (M1), 4 kereta pembangkit (P) dan 3 kereta bagasi (B)

Seluruh armada akan dioperasikan secara bergantian dengan skema fleksibel, termasuk penyediaan lokomotif cadangan untuk mengantisipasi gangguan teknis selama masa angkutan.
Perawatan dilakukan oleh tenaga ahli Unit Sarana Daop 7 Madiun dengan fokus pada aspek keselamatan dan kenyamanan.
“Beberapa komponen vital yang diperiksa meliputi sistem operasional seperti lampu sorot, kelistrikan, spidometer, wiper, serta fungsi deadman pedal untuk keselamatan masinis. Juga bagian bogie (roda) dan alat perangkai guna mendeteksi tingkat keausan. Termasuk fasilitas penumpang baik AC, toilet, kursi, serta lampu penerangan agar tetap nyaman dan berfungsi optimal,” jelas Tohari.
Menurut Tohari, setiap komponen yang ditemukan aus atau melebihi batas toleransi akan langsung diganti sesuai standar teknis yang berlaku. Sepuluh lokomotif tersebut akan menarik sejumlah kereta unggulan di wilayah Daop 7. Seperti KA Madiun Jaya, KA Bangunkarta, KA Singasari, KA Brantas, KA Kahuripan dan KA Brantas Tambahan
“Kami menyiapkan pola operasi yang fleksibel. Ada lokomotif yang bertugas, ada yang siaga sebagai cadangan, dan ada yang menjalani perawatan rutin. Ini langkah antisipasi agar pelayanan tetap optimal selama Angkutan Lebaran,” tutup Tohari.
Dengan langkah ini, KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya memastikan perjalanan kereta api pada musim mudik 2026 berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez

