Berita Terkini
Trending Tags

Hanya Fraksi Demokrat yang Bacakan Pandangan Umum LKP APBD 2025, Soroti Akurasi Anggaran hingga Nasib UMKM Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nasib UMKM dan Pasar Baru Magetan jadi perhatian DPRD. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Fraksi Partai Demokrat menjadi satu-satunya fraksi yang membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Pembacaan tersebut dilakukan atas persetujuan seluruh peserta rapat, sementara fraksi-fraksi lainnya memilih menyerahkan dokumen pandangan umum secara tertulis kepada pimpinan sidang.

Pandangan umum Fraksi Demokrat dibacakan oleh Sekretaris fraksi, Wahyu Kurniawan, Dalam penyampaiannya, Fraksi Demokrat menegaskan bahwa pembahasan Raperda pertanggungjawaban APBD harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keuangan daerah, bukan sekadar memenuhi agenda rutin tahunan.

“Pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD 2025 bukanlah sekadar memenuhi ritual agenda tahunan pembahasan anggaran, melainkan momentum strategis bagi DPRD bersama pemerintah daerah untuk menilai, mengukur, dan melakukan pembenahan demi perbaikan tata kelola keuangan dan pemerintahan daerah di masa mendatang dengan mempertimbangkan aspek akuntabilitas, manajemen, transparansi serta keseimbangan antar generasi,” ujar Wahyu saat membacakan pandangan umum Fraksi Demokrat.

Fraksi Demokrat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Magetan atas keberhasilannya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meski demikian, fraksi tersebut mengingatkan agar capaian tersebut tidak dimaknai bahwa pengelolaan keuangan daerah telah sepenuhnya bebas dari persoalan.

“Pencapaian opini WTP dari BPK RI atas LKPD 2025 merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Namun, perlu dicatat bahwa opini WTP tidak serta merta berarti sempurna. Temuan dan rekomendasi BPK menjadi data yang sangat berharga bagi pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan pengelolaan keuangan daerah ke depan,” kata Wahyu.

Dalam pandangan umumnya, Fraksi Demokrat mengajukan 22 pertanyaan strategis kepada Pemerintah Kabupaten Magetan. Fraksi meminta penjelasan mengenai tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, penguatan sistem pengendalian internal, besaran anggaran pelestarian lingkungan, hasil audit BLUD dan BUMD, hingga langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Selain itu, Fraksi Demokrat juga menyoroti ketepatan perencanaan APBD setelah proyeksi defisit sebesar Rp109,65 miliar justru berakhir menjadi surplus Rp26,13 miliar. Fraksi mempertanyakan akurasi penyusunan target makro APBD, meningkatnya nilai SiLPA, tren penurunan belanja modal, hingga menurunnya insentif fiskal yang diterima Kabupaten Magetan. Menurut fraksi tersebut, seluruh persoalan itu perlu dijelaskan secara terbuka sebagai bahan evaluasi penyusunan APBD pada tahun-tahun berikutnya.

Persoalan ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian serius Fraksi Demokrat. Dalam pandangan umumnya disebutkan bahwa semakin banyak toko tradisional, UMKM, dan usaha ritel di Kabupaten Magetan yang mengalami penurunan omzet, bahkan terpaksa menutup usahanya akibat persaingan dengan perdagangan berbasis digital dan marketplace.

Karena itu, Fraksi Demokrat meminta pemerintah daerah menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui transformasi digital, pendampingan pemasaran, penguatan branding produk, hingga memperkuat eksistensi pasar rakyat. Kondisi Pasar Baru Magetan yang dinilai semakin memprihatinkan juga diminta segera mendapatkan solusi dari pemerintah daerah.

Tak hanya itu, Fraksi Demokrat turut meminta penjelasan mengenai capaian investasi daerah, penyerapan tenaga kerja, efektivitas program pengentasan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, pengelolaan aset daerah, hingga peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Magetan dengan Kampus UNESA di Magetan guna mendukung pembangunan daerah.

Melalui pandangan umum yang dibacakan Wahyu Kurniawan tersebut, Fraksi Demokrat berharap seluruh catatan dan pertanyaan yang disampaikan dapat dijawab secara komprehensif oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Jawaban tersebut diharapkan menjadi dasar dalam pembahasan lanjutan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jambore B2SA, DKPP Kota Madiun Tanamkan Pola Makan Sehat dan Anti Boros Pangan pada Siswa

    Jambore B2SA, DKPP Kota Madiun Tanamkan Pola Makan Sehat dan Anti Boros Pangan pada Siswa

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menumbuhkan kesadaran pola makan sehat dan bijak dalam mengonsumsi pangan sejak usia remaja dinilai sangat penting. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Jambore Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta Stop Boros Pangan. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Hotel Aston Madiun dan diikuti oleh siswa-siswi perwakilan […]

    Bagikan
  • Stop Peredaran Miras! Polsek Taman Amankan Puluhan Liter Miras

    Stop Peredaran Miras! Polsek Taman Amankan Puluhan Liter Miras

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) menjelang peringatan 1 Suro, jajaran Polsek Taman Kota Madiun kembali menggelar operasi penindakan di wilayah hukumnya. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan liter miras dari tangan seorang penjual berinisial S (71), warga Jalan Condong Campur, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga di kawasan Jalan Bangka, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kos, Sabtu (16/5/2026). Kejadian ini sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Laporan masyarakat yang masuk sekitar pukul 08.00 WIB langsung ditindaklanjuti petugas Polsek Magetan Kota bersama tim medis. Setibanya di […]

    Bagikan
  • Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area […]

    Bagikan
  • Hakordia 2025, Bupati Madiun Ajak Aparatur Desa hingga Kabupaten Perkuat Integritas dan Jauhi Korupsi

    Hakordia 2025, Bupati Madiun Ajak Aparatur Desa hingga Kabupaten Perkuat Integritas dan Jauhi Korupsi

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bupati Madiun, Hari Wuryanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Pesan penting ini ia sampaikan dalam puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Pemkab Madiun 2025 yang digelar di Lapangan Mojopurno, Kecamatan Wungu, pada Jumat (05/12/2025). Acara yang […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, Kamis (03/07/2025). Penertiban dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Urip Sumoharjo, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Diponegoro. Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edi […]

    Bagikan
expand_less