Berita Terkini
Trending Tags

Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim inafis tengah melakukan olah TKP, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Warga Dusun Jaten, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang petani saat bekerja di area persawahan, Jumat (07/11/2025). Korban Harjo Sini (62) ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya sendiri setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang dari ladang. Salah satu warga setempat, Suroto (50) mengaku mendengar suara tangisan dari arah sawah saat sedang merumput di sekitar lokasi.

“Awalnya saya kira ada kecelakaan di jalan raya. Setelah saya dekati, ternyata istri korban yang menangis sambil memeluk suaminya yang sudah tergeletak kaku di bawah pohon,” ujarnya.

Menurutnya, saat kejadian korban sedang memangkas dahan pohon jati miliknya agar tanaman di bawahnya mendapat sinar matahari.

“Sepertinya beliau terpeleset dan jatuh dari atas pohon. Waktu saya datang, kondisinya sudah meninggal dengan luka di kepala dan perut, mungkin karena terkena batang jati saat jatuh,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan istrinya, Bonirah, korban berangkat ke sawah sejak siang untuk memangkas dahan pohon jati. Namun hingga menjelang salat Jumat, Harjo belum juga pulang. Saat dicari ke lokasi, ia mendapati suaminya sudah tergeletak tak bernyawa di bawah pohon.

Petugas dari Polsek Parang, Tim Identifikasi Polres Magetan, serta tenaga medis Puskesmas Parang segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi ditemukan sejumlah barang milik korban, antara lain sabit, tangga, cangkul, topi, dan pakaian kerja.

 “Korban ditemukan meninggal dunia di area sawah. Dugaan sementara, korban terjatuh dari pohon jati yang sedang dipangkasnya,” ujar Kapolsek Parang AKP Sukarno.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh seperti dahi, telinga, kaki, dan leher akibat benturan saat jatuh dari ketinggian sekitar delapan meter. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, peristiwa ini murni kecelakaan kerja. Keluarga korban juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” terang AKP Sukarno.

Polisi memastikan insiden tersebut bukan tindak pidana. Pihak keluarga telah menandatangani surat pernyataan tidak menuntut secara hukum. “Kami tetap melengkapi administrasi penyelidikan serta memintai keterangan para saksi untuk memastikan kronologinya,” pungkas Kapolsek Parang. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Narkotika Mendominasi

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Narkotika Mendominasi

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memusnahkan barang bukti dari 51 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Rabu (11/06/2025). Barang bukti yang dimusnahkan didominasi oleh kasus penyalahgunaan narkotika. Proses pemusnahan dilakukan di halaman kantor Kejari Kabupaten Madiun, sebagai bagian dari komitmen aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti perkara yang […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magetan menggelar upacara di Pondok Pesantren Raudlatul Huda. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus NU, santri, serta berbagai elemen masyarakat pada Selasa (22/10/2025). Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Magetan, Susanto Khairul Fatwa, menyampaikan bahwa tahun […]

    Bagikan
  • Desak Usut Dugaan Korupsi, Ratusan Warga Desa Temon Geruduk Kejari Ponorogo

    Desak Usut Dugaan Korupsi, Ratusan Warga Desa Temon Geruduk Kejari Ponorogo

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga Desa Temon, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Senin (28/04/2025). Mereka menuntut Kejari mengusut dugaan penyelewengan dana desa yang dilakukan kepala desa setempat. Dalam aksinya, massa tidak hanya berorasi, tetapi juga membawa poster-poster berisi berbagai tuntutan. Mereka mendesak aparat kejaksaan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebagai lembaga legislasi, DPRD Ponorogo berupaya memastikan proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda) berjalan terarah dan berkualitas. Menyongsong tahun 2026, para wakil rakyat telah menyiapkan enam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) untuk dibahas bersama Eksekutif. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan Rancangan Perda (Raperda) inisiatif DPRD Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi […]

    Bagikan
  • Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang tahun ajaran baru 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). “Perubahan ini mengikuti kebijakan menteri baru,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Mochammad Hasan, saat dikonfirmasi, Senin (28/04/2025). Hasan menjelaskan, dalam sistem SPMB, […]

    Bagikan
  • 8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

    8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 8 anak muda terlibat perang sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok pemuda mengayunkan sarung ke arah seorang remaja.  Dalam rekaman berdurasi singkat itu, korban tampak tidak berdaya setelah menerima beberapa kali pukulan sarung. Bahkan, beberapa pemuda lainnya […]

    Bagikan
expand_less