Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Lereng Lawu di Perbatasan Magetan-Ngawi Sebagian Padam, Petugas Tetap Siaga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran hutan lereng Lawu sebagian mulai padam. (15/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, kawasan perbatasan Kabupaten Magetan dan Ngawi, mulai terkendali setelah petugas gabungan melakukan penanganan sejak Senin (14/9/2026). Hingga Selasa (15/9/2026), titik api yang berada di wilayah administratif Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, sebagian telah dinyatakan padam.

Meski demikian, penanganan belum sepenuhnya dihentikan. Petugas masih melakukan pemantauan di kawasan perbatasan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memastikan api dari wilayah sekitar tidak kembali menjalar ke kawasan Magetan.

Kebakaran pertama kali diketahui pada Senin pagi sekitar pukul 07.58 WIB di kawasan Gunung Lawu, tepatnya Petak 50 RPH Bedagung, yang berbatasan dengan Desa Karangrejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Api kemudian membakar vegetasi di kawasan hutan pinus. Kondisi medan yang berada di lereng pegunungan, ditambah tiupan angin yang cukup kencang, membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.

Sejak awal kejadian, petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, Perhutani, Dinas Sosial, Tagana, relawan, LMDH, MPA, dan masyarakat diterjunkan ke lokasi. Total sekitar 276 personel terlibat dalam operasi penanganan kebakaran.

Petugas melakukan pemadaman secara manual sekaligus membuat sekat bakar atau ilaran untuk memutus jalur penjalaran api. Ilaran dibuat di sejumlah titik, termasuk memanfaatkan kondisi alam seperti sungai sebagai batas alami.

Kalaksa BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan, operasi kembali dilakukan Selasa pagi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa di wilayah Magetan.

“Pagi tadi secara visual dari bawah asap sudah tidak nampak, tetapi ketika di atas ternyata masih ada titik api. Teman-teman melakukan upaya pemadaman, tetapi ada juga yang memang tidak terjangkau. Seluruhnya tadi juga membuat ilaran,” ujar Eka.

Setelah dilakukan penanganan, titik api di Petak 50 yang masuk wilayah administratif Desa Jabung sebagian dinyatakan padam. Namun, petugas masih bersiaga karena terdapat satu titik yang diduga berada di wilayah Kabupaten Ngawi.

Image Not Found
Petugas gabungan memantau titik api di lereng Lawu. Foto : Kus-Sinergia

“Kalau untuk area Magetan sudah normal. Ada satu titik yang dimungkinkan di wilayah Ngawi, tetapi kami masih standby semua untuk memastikan tidak ada hambatan kembali ke area Magetan,” kata Eka.

Pergerakan api sebelumnya mengarah ke utara akibat tiupan angin. Karena itu, petugas juga berkoordinasi dengan unsur terkait di Kabupaten Ngawi. Pembuatan sekat bakar dilakukan di kawasan Campurejo, Ngawi, untuk mengisolasi titik api dan mencegah penjalaran lebih lanjut.

Di sisi Magetan, ilaran yang dibuat dalam penanganan terakhir mencapai sekitar 1,5 kilometer. Total panjang sekat bakar yang telah dibuat sejak Senin masih dalam proses pendataan.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, petugas juga telah mendirikan posko karhutla di Kantor Desa Ngliliran, Kecamatan Panekan. Posko tersebut digunakan sebagai titik koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di kawasan lereng Lawu.

Sementara itu, luasan pasti kawasan yang terbakar masih belum dapat dipastikan. Data sementara mencatat kebakaran terjadi di Petak 50 dan Petak 44 RPH Bedagung dengan perkiraan luasan sekitar 2 hektare, namun angka tersebut masih menunggu hasil pendataan lebih lanjut oleh petugas dan Perhutani.

Eka mengatakan, penetapan luasan harus dilakukan setelah kondisi benar-benar aman dan seluruh area terdampak dapat dipetakan.

“Luasan itu belum bisa dipastikan karena masih terus berkembang nyalanya. Bahkan dari Perhutani pun belum bisa memastikan karena harus benar-benar fix nanti berapa area yang terdampak,” jelasnya.

BPBD Magetan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran selama kondisi kering. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak menyalakan api di kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagasi Penumpang KAI Maksium 20 Kg, Segini Biaya Tambahan Jika Melebihi

    Bagasi Penumpang KAI Maksium 20 Kg, Segini Biaya Tambahan Jika Melebihi

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Moment libur Tahun Baru 2025 banyak dipakai masyarakat untuk berpergian. Salah satunya dengan menggunakan moda transportasi kereta api seperti di Wilayah KAI Daop 7 Madiun. Hal itu terlihat dari lonjakan volume penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun menjelang pergantian tahun. Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menjelaskan berdasarkan data […]

    Bagikan
  • Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 20/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria di kamar kos lantai dua, Minggu (07/12/2025) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan telungkup di lantai kamar. Pria tersebut diketahui bernama Saparin Budi Suwarno (64), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Sehari-hari ia bekerja sebagai […]

    Bagikan
  • Disbudpar Magetan Panggil Pelaku Usaha Usai Wisata Telaga Sarangan Jadi Sorotan

    Disbudpar Magetan Panggil Pelaku Usaha Usai Wisata Telaga Sarangan Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Untuk mencegah reputasi Telaga Sarangan kembali tercoreng, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar pertemuan dengan para ketua paguyuban pelaku usaha. Agenda tersebut juga melibatkan sejumlah OPD terkait dan berlangsung selama dua jam di Restoran Klothok Lawu Sarangan, Jumat (9/1/2026) pagi. Dalam forum tersebut, Kepala Disbudpar Magetan, Joko […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Tegaskan Hormati Penyidikan KPK atas Kasus Sugiri

    DPRD Ponorogo Tegaskan Hormati Penyidikan KPK atas Kasus Sugiri

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menegaskan sikapnya untuk menghormati sepenuhnya proses penyidikan yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyampaikan bahwa pihaknya memilih untuk tidak memberikan komentar panjang lebar atas langkah […]

    Bagikan
  • Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Beruntun Yang Tewaskan 1 Pengendara Motor

    Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Beruntun Yang Tewaskan 1 Pengendara Motor

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Thamrin, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (1/4/2026). Sebuah mobil Toyota Kijang menabrak tiga sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, mengakibatkan satu pengendara meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di depan rumah nomor 11 milik warga […]

    Bagikan
  • Usulan PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Masuk ke DPRD, Jamaluddin Malik Diusulkan Gantikan Nurwachid

    Usulan PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Masuk ke DPRD, Jamaluddin Malik Diusulkan Gantikan Nurwachid

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menerima surat usulan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Surat tersebut berkaitan dengan pemberhentian Nurwachid dari keanggotaan partai sekaligus pengajuan calon pengganti untuk kursi DPRD Magetan. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB […]

    Bagikan
expand_less