Kecelakaan Maut Bus Arga Mas di Tol Solo–Ngawi, Sopir Bus Tewas dan Puluhan Penumpang Luka-Luka
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 173
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi Km 566+700 A, masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden melibatkan sebuah bus penumpang dan truk yang berhenti di bahu jalan, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 31 penumpang mengalami luka-luka.
Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menerangkan bahwa kecelakaan bermula ketika bus Agra Mas bernomor polisi B 7546 KGA yang dikemudikan Moch Supro, 36, melaju dari arah barat menuju timur dengan membawa 29 penumpang serta dua kru.
Di lajur yang sama, sebuah truk Isuzu Giga bermuatan bawang dengan pelat BE 8969 HR berhenti di bahu jalan. Berdasarkan keterangan saksi, pengemudi bus diduga tidak menyadari kondisi lalu lintas di depannya.
“Pengemudi bus diduga kurang mengantisipasi situasi sehingga ketika jaraknya sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Bagian depan bus menghantam belakang truk,” jelas Yuliana.
Benturan keras membuat bagian depan bus ringsek parah. Sejumlah penumpang terpental dan mengalami luka-luka. Total 32 orang menjadi korban dalam insiden tersebut, termasuk sopir bus yang sebelumnya mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia saat dalam perawatan.
Sebagian penumpang mengalami patah tulang, luka robek di wajah, hingga memar. Beberapa anak-anak dan balita juga tercatat mengalami luka ringan serta syok akibat kejadian ini.

Seluruh korban dievakuasi ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis. Petugas kepolisian bersama tim medis langsung melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi sesaat setelah kejadian.
Yuliana menambahkan bahwa dugaan awal mengarah pada kelalaian pengemudi bus yang tidak menjaga jarak aman serta kurang memperhatikan kondisi lalu lintas. Kondisi truk yang berhenti di jalur turut memperburuk situasi.
“Kami masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti di lapangan agar penyebab pastinya dapat dipastikan,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar lebih waspada, menjaga jarak aman, serta mematuhi aturan berhenti di jalur bebas hambatan untuk mencegah insiden serupa. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez






